• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Dilaporkan Sebanyak 29 Kali, Larshen Yunus Pecahkan Rekor Aktivis se-Dunia

PantauNews

Rabu, 12 Januari 2022 21:45:55 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Informasinya, laporan beberapa orang dan kelompok dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang mengklaim dirinya sebagai tokoh masyarakat, jadi melaporkan Aktivis Larshen Yunus ke Polda Riau. Maka dari catatan para awak media, laporan tersebut adalah yang ke-29 kali semenjak Desember 2021 hingga saat ini, Rabu (12/1/2022).

Laporan tersebut ditujukan kepada Larshen Yunus, seorang aktivis dan pegiat anti korupsi yang selama ini dikenal 'ganas' dalam melawan, membongkar dan serta 'menelanjangi" setiap praktek haram tindak pidana korupsi (Tipikor).

Sebagai Aktivis Anti Korupsi, laporan seperti itu sudah terlalu sering dan justru kerap menjadi 'sarapan pagi' Aktivis Larshen Yunus. Alumni Sekolah Vokasi Mediator Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu selalu menegaskan bahwa niatnya semata-mata hanya untuk menghadirkan keadilan, guna memperbaiki negeri.

"Dari dulu kami tegaskan bahwa kepentingan kami ini hanya satu, yakni konsisten menghadirkan leadilan, ikhtiar memperbaiki negeri. Terhadap siapa saja yang  terendus 'aroma busuknya' dan ketahuan atas praktek haram tindak P
pidana korupsi, maka hanya ada satu kalimat, LAWAN," ungkap Larshen Yunus, dengan nada optimis.

Aktivis yang juga tercatat sebagai Alumni Jebolan Sospol Universitas Riau itu juga katakan, bahwa pihaknya selalu berada dibarisan rakyat. Bagi Larshen Yunus, organisasi yang dipimpinnya selalu komit dengan istilah menangis, menjerit dan tertawa bersama rakyat.

"Terhadap siapa saja yang sok mengkalim diri sebagai tokoh masyarakat, tokoh-tokohan, penokoh atau tukang bual, sebaiknya berfikir ulang. Jangan sok jadi pahlawan kesiangan, apalagi tak faham terkait hal yang sedang kami usut. Jangan sok bicara santun, padahal disatu sisi anda hanya jadi penjilat para perampok uang rakyat," ajak Larshen Yunus, Ketua PP GAMARI 5 periode itu.

Selanjutnya, pria tinggi tegap kelahiran Kota Pekanbaru itu kembali mengajak seluruh insan, agar selalu bersuara apabila melihat dan merasakan ketidakadilan di negeri ini. 

"Ayo sahabat dan saudaraku semuanya! Jangan takut. Sepanjang kita tidak mengambil hak-hak orang lain, tidak memfitnah dan tidak lakukan tindakan Kriminalitas, maka hanya ada satu kata, LAWAN. Jangan jadi penjilat, karena hidup ini harus menjadi berkat bagi sesama. Stop perbuatan serakah, perutmu kenyang, disatu sisi temanmu kelaparan," akhir Aktivis Larshen Yunus, menutup pernyataan persnya seraya mengusap airmata kesedihan. (*)


Sumber : PP GAMARI /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Abuya Muhtadi: Ajakan Hangat Menuju Dukungan Massa untuk Gibran di Pilpres 2024

Gelar Baksos, PP GAMARI juga Peduli Kegiatan Sosial Masyarakat

Polsek Batuceper Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Merdeka

Konser Kebangsaan Muhaimin Berikan Dampak Positif Bagi Pelaku UMKM Tangerang

Srikandi PP Kecamatan Periuk Rayakan HUT RI Dengan Aneka Lomba

Miliki Persamaan dengan RA Kartini, Nita Ariani: Selamat Hari Ibu Nasionalisme

Diduga Over Kapasitas, Mobil Truk 'Jumping'

Ternyata Kemenkes Punya 'Utang' ke RSUD Dumai, Tak Tanggung Nilainya Hampir Rp70 Miliar

Kapolri - Masalah pekerja asing Dari China

Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

Muncul Spanduk Warga Desa Seluti di Inhu Tolak HGU PT Gandaera Hendana

Pemerhati Pendidikan Kota Tangerang Berharap Media Online Bisa Turut Mengawasi Proses KBM Secara Objektif

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved