Satpol PP Dumai Evakuasi Orang Berhari-hari Tidur Gelandangan
Ketua ORSOS SMPS: Fakir Miskin dan Orang Terlantar Menjadi Atensi Kita Bersama
DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Kondisi yang memprihatikan, orang telantar dan tidur di teras ruko di Jalan Wan Dahlan (Merdeka, red), diketahui sudah beberapa hari, Rabu (5/1/22).
Ketua Organisasi Sosial Solidaritas Masyarakat Peduli Sesama (ORSOS SMPS) Kota Dumai, Hendra Jefri A mengetahui adanya seorang dengan kondisi yang sakit sakitan, langsung menghubungi Dinas Sosial.
Dinas Sosial Kota Dumai yang mengetahui langsung meminta bantuan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan tindakan pertolongan kepada warga yang dikabarkan sudah berhari hari tidur didepan pintu ruko.
Orang terlantar ini yang biasa dipanggil Marpaung, diketahui sehari hari bekerja sebagai buruh angkut. Warga sekitar yang mengetahui orang yang tampak tak terurus ini, kabarnya memiliki keluarga di Dumai.
"Setahu saya dia punya keluarga di Dumai, entah keluarga dekat atau jauh. Kalau anak anaknya kabarnya berada di Medan," ucap warga setempat.
Kasatpol PP Kota Dumai Yuda Pratama Putra menyampaikan bahwa dirinya mengingatkan kepada personilnya untuk merespon dan apalagi memerlukan pertolongan.
"Ya, pihak kami dihubungi Dinsos Dumai dan langsung menuju TKP dan orang yang diduga ODGJ ini berhasil kita bawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan serta pengobatan," kata Kasatpol PP Dumai yang baru dilantik ini dengan lugas.
Saat ini, peran fungsi Satpol PP Kota Dumai bukan sekedar menegakkan perda dan Perwako. Apapun terkait dengan masyarakat, pejabat eselon II termuda di Kota Dumai ini menegaskan kepada seluruh personilnya untuk memberikan pelayanan yang optimal.
Ditempat terpisah, Ketua ORSOS SMPS Dumai yang akrab disapa Jefri sangat mengapresiasi dengan tindakan cepat dari aparatur Pemko Dumai. Sebagai aktivis sosial, dirinya sangat peka dengan kondisi masyarakat dengan kondisi terlantar dan terkesan gelandangan ini.
"Saya berharap, persoalan seperti ini menjadi atensi kita bersama. Fakir miskin dan terlantar, sesuai dengan UUD 45 merupakan tanggungjawab negara dan saya berharap semoga negara hadir dengan kondisi seperti ini," tukasnya.
Pantauan, warga yang diduga ODGJ ini sempat menolak untuk dibawa ke RSUD Dumai. Namun dengan tindakan persuasif personil Satpol PP Dumai, orang tersebut dapat dinaikkan mobil Sahabat Ambulance menuju RSUD. (*)
Penulis: Aan Heru Saputra


Berita Lainnya
Kasus RK Bukan yang Pertama, Pemerhati: Mohon PDAM Dumai Menjadi Atensi Walikota
Gonjong Limo Dumai Peduli Banjir, Rikky Andesma: Kita Berharap Cobaan ini Segera Berakhir
Kasdim 0510/Trs Tinjau Serbuan Vaksin Kodam Jaya Didesa Pangadegan Kabupaten Tangerang
Megawati: Saya dan Pak Jokowi Dibilang PKI, di Mana Nalarnya?
Ketua PJPT: Pernyataan Kades Wanakerta Diduga Mengarah Kepada Ujaran Kebencian
Tinjau Aspek Safety dan Kesiapan Sarfas Jelang Pergantian Tahun, Direktur SDM & PB PT KPI Sambangi Kilang Dumai
Janda Tua Rukiah, 4 Tahun Tak Pernah Dapat Bantuan Pemko Dumai
Selenggarakan Program Mudik Asik dan Aman, PT KPI RU Dumai dan Polres Dumai Lepas Keberangkatan Peserta
Diduga Lompat ke Bengawan Solo, Kakek di Sragen Belum Ditemukan
EGM Pelindo Regional 1 Dumai Beserta Jajaran Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025
Evakuasi Mayat Di Pelabuhan Tanjung Semak
Raja Salman Keluarkan Dekrit Pembukaan Kembali Pelataran Tawaf Masjidil Haram