• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

Ridwan Hisjam Sebut Masyarakat Masih Banyak Menggunkan Energi Fosil

PantauNews

Selasa, 23 November 2021 10:52:51 WIB
Cetak

PANTAUNEWS.CO.ID, JAKARTA - Energi terbarukan di Indonesia belum bisa sepenuhnya bisa diterapkan dengan baik. Masyarakat Indonesia masih banyak yang suka menggunkan energi fosil baik minyak bumi atau batu bara dalam mendukung aktivitasnya.

Masalah ini sedang disoroti oleh anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam.

Dia menyebut Revolusi Energi Terbarukan di Indonesia atau Retina masih sulit dilakukan. Padahal Energi Terbarukan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang semakin besar.

Anggota Komisi VII Ridwan Hisjam memaparkan, dalam acara symposium hukum sebagai upaya dalam melakukan akselerasi pengembangan energi terbarukan dengan tema Peluang Dan Tantangan Energi Baru Dan Terbarukan Sebagai Alternatif Solusi Ketahanan Energi Nasional yang diadakan Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Indonesia.

Ridwan Hisjam menilai, wacana untuk melakukan pengembangan energi terbarukan setidaknya sejak tahun 2005 dengan terbitnya Perpres no. 6 tentang kebijakan energi nasional.yang kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 49 tahun 2014 tentang kebijakan energi nasional.

Anggota Komisi VII dan Politikus Partai Golkar Ridwan Hisjam mengatakan,"Dalam rangka menunjang pembangunan berkelanjutan, perlu didorong pemanfaatan energi yang bersih, yang ramah lingkungan, yakni energi terbarukan. Hal ini guna menjamin generasi mendatang memperoleh kondisi lingkungan hidup yang sama atau lebih baik daripada kondisi saat ini. Dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama” tutur  Ridwan Hisjam Anggota Komisi VII kepada wartawan Senin (22/11/2021) di Jakarta.

Ridwan Hisjam menuturkan,dalam rangka melakukan pengembangan energi terbarukan, Indonesia membutuhkan tambahan 14.087 MW untuk mencapai target 23% pada 2025 atau memerlukan investasi sebesar 34 miliar USD untuk proyek-proyek Energi terbarukan.

Sementara,Ridwan Hisjam memaparkan,"Bauran energi terbarukan saat ini masih sekitar 8% secara keseluruhan dan 12% untuk pembangkit, masih jauh dari target sedikitnya 23% pada tahun 2025, padahal waktu tersisa kurang dari 4 tahun lagi,"paparnya.

Ridwan Hisjam menegaskan,perlu upaya-upaya sistematis, terstruktur dan terus-menerus untuk pengembangan energi terbarukan. Konsep tersebut kita kasih sebutan Revolusi Energi Terbarukan Indonesia (Retina).Dalam hal ini 3 persyarat yang harus terpenuhi dalam melakukan Retina.

Pertama, Payung Hukum yang kokoh dalam pengembangan energi terbarukan berdasarkan kondisi saat ini adalah Undang-undang. Dengan adanya undang-undang yang merupakan consensus semua pemangku kepentingan akan dapat memacu kita semua untuk secara serius terlibat dalam melakukan akselerasi pengembangan energi terbarukan.

Dan saat ini,Komisi VII DPR RI sedang menyusun Rancangan Undang-undang tentang energi baru dan terbarukan, harapannya dapat segera terselesaikan.

"Kita telah mengadakan rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan berbagai pelaku usaha, akademisi, asosiasi serta melakukan kunjungan spesifik ke perguruan tinggi dalam rangka menjaring aspirasi dan pemikiran dari semua pemangku kepentingan untuk memperkaya substansi RUU tentang energi baru dan terbarukan.
Pra-syarat kedua adalah Teknologi yang mumpuni. Kondisi saat ini dengan membanjir
nya produk asing dialami juga di teknologi energi terbarukan, sehingga timbul kesan bahwa harga energi terbarukan relative mahal. Perlu adanya pengembangan teknologi energi terbarukan yang terjangkau melalui tranfer teknologi, kliring teknologi, inovasi dan pengembangan industri teknologi energi terbarukan di dalam negeri,"ungkap Ridwan Hisjam.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam menyampaikan, menjadi syarat wajib kita untuk menguasai teknologi energi terbarukan, sehingga diperlukan industri-industri yang menghasilkan teknologi energi terbarukan, misal: industri solar panel photovoltaic, teknologi baterai listrik, teknologi inverter, teknologi turbin, dan lain sebagainya. Harus berani untuk STOP impor produk teknologi energi terbarukan dari asing, kecuali kita hanya untuk Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM).

Lebih lanjut Ridwan menyampaikan: Perlu dilakukan peningkatkan kerjasama dengan negara-negara yang memiliki kemampuan teknologi maju terkait energi terbarukan baik dalam skala regional maupun skala global serta lembaga-Lembaga internasional yang memiliki concern terhadap pengembangan energi terbarukan.

Pada titik yang sangat diperlukan adalah  Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, berkualitas dan handal yang fokus dalam implementasi pengembangan energi terbarukan. Kunci utama dari keberhasilan Revolusi Energi Terbarukan Indonesia (RETINA) adalah sumber daya manusia. (Rls)


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pernyataan Lengkap Menteri Agama Yaqut soal Azan dan Gonggongan Anjing

Panglima TNI Resmikan Markas Kogabwilhan I, II, III dan Monumen Tri Matra

Tiba di Maluku, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Disambut Oleh Pangdam XVI/Pattimura

Ini Kegiatan Ketum PJS Mahmud Marhaba Selama Kunjungi Bangka Belitung

Ombudsman Temukan Potensi Maladministrasi

Menengahi Konflik Internal, DPP PJS Ambil Alih Kepengurusan DPD Sumut

Ini Sikap 7 Partai Koalisi soal Perpanjangan Jabatan Jokowi

Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Pasangan Suami Istri

Mantan KSAD Jendral (Purn) Wismoyo Arismunandar Wafat

Digugat Rp 5 M Soal Dugaan Gelapkan Dana, Ini Tanggapan Yusuf Mansur

Benarkah Luhut di Balik Bisnis PCR? Jubir Buka Suara

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolri: Sinergitas Elemen Bangsa Wujudkan Persatuan

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved