Anggota Damkar Belum Memiliki Lisensi Bersertifikat
Kepala BPBD Subulussalam Akan Mengevaluasi Semua Personil
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Penilaian masyarakat kota Subulussalam mengenai kinerja petugas Pemadam Kebakaran (DamKar), pada tragedi kebakaran (31/7/2021), lalu. Yang na'as menghanguskan Sebanyak sepuluh unit rumah, lima terkena dampak, satu diantaranya kantor urusan agama.
Banyak masyarakat yang menilai kinerja petugas Damkar itu tidak maksimal, termasuk kepala desa setempat. Bahkan turut menyoroti fasilitas APD petugas Pemadam Kebakaran.
Menanggapi penilaian masyarakat itu. Awak media ini mengkonfirmasi Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Subulussalam, Adita Karya, via chat WhatsApp, menyampaikan.
"Untuk memaksimalkan kinerja Damkar, harus dulu diketahui dan di pahami, syarat untuk itu,"sampainya, Sabtu, (7/08/21).
Adita juga menjelaskan. yang pertama kita harus didukung dengan sarana dan prasarana, terutama alat-alat dan Sumber daya manusianya.
"Alat pemadam kebakaran dikota subulussalam, terutama mobil itu sebagian adalah hibah dari kab.aceh singkil ke pemko subulussalam. dilihat dari kondisi sudah harus di perbaiki secara ekstra lebih, karena mobilnya diperlukan perbaikan secara menyeluruh dari pabrik-pabrik yang berkompenten terhadap kondisi mobil yang perlu di rehab agar pulih kembali,"bebernya.
Yang kedua, masih kata Adita. Untuk menciptakan Sumber daya manusia anggota pemadam kebakaran, diperlukan upaya-upaya meningkatkan melalui pelatihan-pelatihan bersertifikat, yang berlisensi dari pemerintah yang berkompenten terhadap pelatihan.
"Pelatihan bersertifikat agar anggota pemadam mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional dilapangan,"katanya.
Adita Juga mengatakan secara melihat anggota pemadam kota subulussalam belum satu orangpun yg memiliki lisensi bersartifikat hanya bersifat alami, artinya hanya kepintaran pengalaman dilapangan yang diterapkan.
"untuk itu kami akan mengevaluasi kembali dan akan berupaya terus meningkatkan apa yang menjadi kekurangan agar kinerja pemadam kedepan akan lebih baik,"ujarnya.
Ditambahkan Adita. ketika dia mengkomfirmasi anggotanya dilapangan, bahwa mobil tersebut tidak ada kendala, cuma anggota tim dilapangan merasa gugup dan bingung kemungkinan melihat situasi dan kondisi dilapangan. sehingga pergerakan tim dilapangan menjadi terhambat dan terlambat.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Subulussalam itu juga akan mengevaluasi semua personil pemadam terhadap pengetahuannya tentang pengunaan alat-alat pemadam, dan tata cara operasionalnya
"Menuju keproporsionalisme tim Damkar harus didukung oleh semua pihak,"tutup Adita. (*)
Penulis: Juliadi


Berita Lainnya
Rapat Koordinasi Pergerakan Germas Kota Subulussalam Resmi Dibuka
Bank BRI Bireuen Serahkan Bantuan Klinik Kesehatan Ditengah Pandemi Covid-19
Pemdes Kampong Tengoh: Selamat Datang Kepada Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Aceh Barat Daya
Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi Sumbar Besok, Berikut Ini Agendanya
Sembilan Kecamatan di Kabupaten Bireuen Terpapar Covid-19
Kegiatan Sadakata Fair Telan Biaya Rp 80 juta, AMPeS Minta Inspektorat Segera Mengaudit
Nelayan Hilang Saat Cari Udang, SPKKL TBK Bakamla RI Lakukan Pencarian
Ini Nama dan Data Korban Serta Kerugian Saat Ini
Apresiasi LSM Pendidikan, Sairun Istilahkan Kritik Sebagai ISIS
Walkot Subulussalam Mengikuti Raker di Banda Aceh
Empat Rumah Warga di Kecamatan Penanggalan Dilalap Si Jago Merah
Pesawat Tempur Jatuh Di Kampar,Riau