• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Hukrim
  • Inhu

Terkait Bisnis Sabu di Airmolek, Berikut Penuturan Hatta Munir

PantauNews

Jumat, 05 Maret 2021 22:53:37 WIB
Cetak

INDRAGIRI HULU, PANTAUNEWS.CO.ID - Goto, bandar sabu asal Kota Airmolek, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu, Riau sudah delapan tahun terakhir menggeluti bisnis barang haram jenis sabu.

Dengan rentang waktu selama dekade atau selama delapan tahun menjalani bisnis sabu, mulai dari pengedar hingga menjadi bandar besar, namun hingga kini tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. 

Goto, pria paruh baya, di sebut-sebut sebagai perusak generasi muda, generasi anak bangsa, dengan meracuninya oleh sabu miliknya. 

Melalui kaki tangannya yang tersebar di sejumlah daerah kecamatan, seperti Kecamatan Pasir Penyu, Sei Lala, Kelayang dan Lirik, sabu milik Goto di edarkan ke kalangan usia sekolah, mulai tingkat SMP, SMA dan SMK itu dengan harga perpaket Rp25 ribu.

Hatta Munir, salah seorang warga Kota Airmolek kepada media ini, Jumat (5/3/2021) menegaskan, bahwa Goto itu seperti licin bak seekor belut, susah untuk di tangkap.

"Sudah bertahun-tahun dia (Goto) menjalankan bisnis (sabu) haramnya itu tapi dia bisa menghindar dari kejaran polisi. Si Goto itu mulai dari pengedar kini sudah menjadi bandar, licik dan cerdik bahkan licin seperti belut, sehingga susah di tangkap," kata Hatta Munir.

Mantan anggota DPRD Inhu ini menambahkan, bahkan Polres Inhu sudah berupaya untuk menangkapnya tapi belum tertangkap juga.

Karena kerap berpindah-pindah itu, atau bersembunyi, seperti ke Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan serta di Desa Rimpian, Kecamatan Lubuk Batu Jaya.

"Kalau di Desa Rimpian, di situ keluarga si Goto, ada. Bahkan, di Kelurahan Sekar Mawar, Kecamatan Pasir Penyu juga ada tempat tinggalnya. Jadi sangat sulit polisi untuk mendeteksi keberadaan si Goto itu. Bahkan, sekarang ini dia sudah menjadi bandar besar karena peredarannya sudah cukup banyak," beber Hatta.

Hatta Munir, yang juga penggiat masalah sosial ini juga menilai omset penjualan sabu Goto sudah cukup besar, yang di taksir hingga mencapai ratusan juta rupiah perharinya.

Jika dahulu Goto sebagai penyambung tangan dari seseorang, yang di duga dari jaringan Alexander, pecatan polisi, yang kini sudah di tangkap dan di jatuhi hukuman mati, yang kini mendekam di sel tahanan Nusa Kambangan, kini sudah jadi bandar besar sabu dan bahkan pil ekstasi.

"Dari dulu itu dia (Goto) licik dan licin, sehingga susah di tangkap. Sekitar 7 hingga 8 tahun, Goto itu menggeluti bisnis sabu di Airmolek dan sekitarnya. Bisnis sabu Goto itu sudah sangat meresahkan sekali dan merusak generasi muda, genetasi anak bangsa ini. Jadi si Goto ini harus di tangkap," tegas Hatta, lagi.

Bagaimana caranya, lanjut Hatta, Goto itu harus di tangkap. Bahkan, yang mirisnya itu, paket kecil senilai Rp25 ribu, melalui kaki tangan Goto, di edarkan ke sekolah-sekolah. 

"Peredaran sabu milik Goto melalui kaki tangannya, di edarkan di sekolah mulai tingkat SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Inhu ini. Jika ini terus di biarkan maka akan hancur generasi penerus bangsa ini. Kaki tangan Goto itu sudah ada di mana-mana di Kabupaten Inhu ini," sebutnya.

Peredaran sabu milik Goto, kata Hatta, jika dahulu di Kota Airmolek kini sudah kemana-mana di kota-kota kecamatan di Kabupaten Inhu. Sehingga putra-putri generasi bangsa ini sudah sangat terancam akibat ulah perbuatan Goto.

"Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kita meminta kepada Polres Inhu agar menangkap Goto," kata Hatta, mengakhiri. (*)

Penulis: Yuswanto


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

2 Mantan Pengurus Baznas Resmi Ditahan Kejaksaan, Agustinus Herimulyanto: Tersangka Kita Titip di Rutan Dumai

Amankan dari Tersangka, Satres Narkoba Polresta Pekanbaru Tangkap Sabu Seberat 4,5 Kilogram

Polsek Sinaboi Laksanakan Pemasangan Plang pada Lahan Terdampak Karhutla

Biadab! Ketua RT di Tangerang Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 11 Minggu

Ketua Komisi I DPRD Dumai Desak Pertamina: Segera Tuntaskan Buffer Zone, Jangan Hanya Janji

Polsek Sungai Sembilan Tangkap Pemilik Sabu, Informasi dari Laporan Masyarakat

Polda Riau Gulung 11 Pelaku Tindak Pidana PETI di Kuansing

Polres Dumai Bekuk 2 Kurir Bersama 14 Kg Sabu

Rutan Dumai dan APH Gerebek Kamar Warga Binaan, Temuan Barang Terlarang Diamankan

Polsek Dumai Timur Bekuk Dua Tersangka Pelaku Penggelapan Ranmor

Pelantikan Erisman Yahya Sebagai Kepala Dinas Pendidikan Riau Dinilai Tidak Sesuai Prosedur, Aktivis 98 Erwin Sitompul Desak

22 Kg Sabu Dan 10 Ribu Butir Ekstasi Dimusnahkan BNNP Riau

Terkini +INDEKS

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP

28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 943 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 367 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1199 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 732 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 938 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved