• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Nasional

Lahan Kekeringan, Petani Padang Diminta Asuransikan Lahan

PantauNews

Sabtu, 20 Februari 2021 20:31:37 WIB
Cetak

PADANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Para petani di Kota Padang, Sumatera Barat, diajak untuk memanfaatkan asuransi pertanian. Ajakan disampaikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo setelah melihat puluhan hektare sawah di kawasan Aru Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, gagal panen akibat kekeringan yang melanda dalam satu bulan terakhir.

Menteri Syahrul mengatakan, kondisi gagal panen bisa membuat petani merugi. "Karena, petani telah mengeluarkan biaya produksi untuk tanam. Jika tidak ada panen, biaya itu tidak bisa ditutupi. Oleh karena itu, kita sarankan petani untuk memanfaatkan asuransi. Sebab jika gagal panen petani akan mendapat ganti rugi yang bisa digunakan untuk tanam kembali," terangnya, Jumat (19/2/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, memperkuat pernyataan tersebut. Menurutnya, asuransi mempunyai klaim yang akan diberikan kepada petani saat gagal panen. "Klaim tersebut sebesar Rp 6 juta perhektare. Dan ini bisa menjadi modal bagi petani untuk kembali tanam," ujarnya.

TERKAIT
  • Masuki New Normal, Rapid Test Dilaksanakan Pada Pedagang Pasar Bundaran di Kota Dumai
  • 3 Bulan Pedagang TBG Tidak Berjualan,Pengelola Belum Memberi Solusi
  • Data BPS, Nilai Tukar Petani Riau Turun 3,38 Persen

Sarwo Edhy mengatakan asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana. Asuransi akan meng-cover lahan pertanian yang gagal panen akibat perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, juga serangan organisme pengganggu tanaman dan hama.

"Pemerintah juga memberikan perhatian serius untuk program ini. Pemerintah memberikan subsidi yang membuat premi yang harus dibayarkan petani menjadi lebih ringan lagi," katanya.

Sementara petani di Aru Gunung Sarik, Khairul Anwar, mengatakan, kekeringan sudah dialami hampir satu bulan ini. "Hujan sudah hampir satu bulan ini tidak turun, jadi padi kami yang biasanya dialiri oleh saluran irigasi, kini tidak dapat lagi, karena dari hulu sungainya yang kering," ujarnya. (*)


Sumber : Sindonews.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua Bawaslu Batu Bara Ajak PJS Ikut Awasi Tahapan Pemilu Serentak 2024

KBO Babel dan PJS Gelar Seminar Usung Tema Keragaman Budaya Bangsa Perlu Dijaga

Ciptakan Value Creation Setara Rp 237 M, Gugus CIP PT KPI Unit Dumai Mendulang Prestasi di Ajang Grand Forum Inovasi Mutu 2023

Kuasai Lahan HTI Milik PT SKR, PT RKT Dipolisikan

LaNyalla: Usulan 5 Proposal Kenegaraan DPD RI sebagai Panggilan untuk Memperbaiki Sistem Bernegara

Kepala-Wakil Kepala Otorita IKN Dilantik Besok, Ini Sosoknya!

Mobil Presiden Jokowi yang Terjang Banjir di Kalsel Jadi Buruan di AS

AHY Disambut Akrab Anies Baswedan Saat Nonton Balapan Formula E

PCNU Kabupaten Landak Bersama Banom Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

PJS Jambi Terbentuk, Ini yang Bakal Dilakukannya

Girik Tidak Akan Berlaku Lagi di Tahun 2026, Begini Tanggapan Kementerian ATR/BPN

Bangun Sinergitas Penguatan Kelembagaan KI Babel Kunjungi Kejati Babel

Terkini +INDEKS

Mandek Dua Tahun, FAP-Tekal Bongkar Dugaan Penghambatan Hukum Kasus Tenaga Kerja

27 Januari 2026
Polres Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Pipil Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
27 Januari 2026
Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five
26 Januari 2026
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas Pelari, Polres Rohil Gelar Green Policing Running Club,
25 Januari 2026
Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.
24 Januari 2026
Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan
21 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi Pers dan BUMN, Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pelindo Regional I
21 Januari 2026
Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Pagu Anggaran 2026
21 Januari 2026
Polres Rohil Laksanakan Giat Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Serta Arahan
20 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi dengan Imigrasi, Dorong Transparansi dan Pelayanan Publik Berkualitas
19 Januari 2026

Terpopuler +INDEKS

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Dibaca : 1258 Kali
Polsek Bukit Kapur Bongkar Aksi Pencurian Kabel PJU di Akses Gerbang Tol Dumai, Sejumlah Pelaku Diburu
Dibaca : 266 Kali
Persatuan Baraya Sunda Tampilkan Tarian Memukau di Penutupan Dufest Idaman 2025
Dibaca : 394 Kali
Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera
Dibaca : 316 Kali
PWMOI Dumai: DUFEST 2025 Bukan Sekadar Festival, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Dibaca : 265 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved