BTNK Akan Biayai Perawatan Bocah Korban Gigitan Komodo
LABUAN BAJO, PANTAUNEWS.CO.ID - Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) akan memberikan bantuan biaya perawatan selama di rumah sakit terhadap bocah 4 tahun, korban gigitan Komodo di Desa Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
"Kepala SPTN Wilayah II mewakili Kepala Balai Taman Nasional Komodo mendatangi korban beserta keluarganya di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Balai Taman Nasional Komodo juga akan memberikan bantuan khususnya terkait penanggulangan biaya perawatan di Rumah Sakit (RS) tersebut," demikian isi salah satu poin pernyataan yang tulis pada situs resmi milik BTNK yang disampaikan melalui humasnya beberapa waktu yang lalu
Selanjutnya, dalam rilis resmi itu dikatakan, bahwa BTNK telah melakukan evakuasi Komodo dimaksud ke Resort Loh Sebita, Pulau Komodo agar menghindari konflik satwa liar dengan manusia berkelanjutan serta mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Selain itu, BTNK akan membuat pagar pengaman di Kampung Komodo untuk meminimalisir potensi interaksi membahayakan dari satwa liar bagi rutinitas harian masyarakat.
Pada poin terakhir dalam rilis resmi itu dikatakan, bahwa Pihak BTNK juga menghimbau agar masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk tetap waspada akan perilaku satwa liar yang tidak bisa diprediksi.
Seperti yang diberitakan banyak media sebelumnya, bocah laki-laki bernama Febianto (4 tahun) berasal dari Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Ia diserang dan digigit Komodo pada hari Sabtu, 16 Januari 2021 hingga pergelangan tangan kirinya putus dan mengalami luka gigitan yang cukup serius pada bagian wajah korban. Korban diserang dan digigit saat sedang bermain dibawah kolong rumahnya. Orang tua korban juga tidak mengetahui jika ada seekor Komodo di bawah kolong rumahnya.
Usai kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Pustu setempat, sebelum diantar ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo menggunakan kapal cepat untuk mendapatkan pertolongan medis. (*)
Penulis: Richard Bon


Berita Lainnya
Ketum PWRI Dr. Suriyanto PD: Momentum HPN 2023 Tingkatkan Kualitas Insan Pers
Polri Berpegang Teguh Menjaga HAM Dalam Menciptakan Kamtibmas
DPD dan DPC PJS se Sulut Dilantik Ketum DPP
Bakamla RI Perketat Perairan Ambalat
Dilantik Ketum Mahmud Marhaba, DPD dan DPC se Kepri Siap Hantar PJS Menuju Konstituen Dewan Pers
PJS Lahat Galang Dana Kemanusiaan Bagi Ibu Afriana Pengidap Kanker Mata
Anton Medan Meninggal karena Penyakit Diabetes
FSBDSI Cabang Mabar Resmi Dibentuk, Ini Kata Ketua Terpilih
Komisi I DPR RI: Kelompok Bersenjata di Papua Layak Disebut Teroris
Asintel Kejati Babel Kunjungi Sekretariat PJS Babel Beri Penjelasan Tupoksi Intelijen Kejaksaan
Effendi Sianipar Desak Pemerintah untuk Pelesaikan Konflik Lahan antara Kelompok Tani Manunggal dan PT MSSP
Kronologi Farida Pasha 'Mak Lampir' Meninggal karena Covid-19