6 Polisi Terluka dalam Kerusuhan Demo BLT di Madina
Madina,PantauNews.co.id - Setidaknya enam personel Polres Madina terluka akibat kerusuhan yang terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan luka yang dialami anggota polisi tersebut bervariasi dari mulai robek pada tulang kering kaki kanan, memar akibat lemparan batu, sampai luka robek pada kelopak mata sebelah kiri.
"Keenamnya saat ini sudah ditangani oleh pihak medis," katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (29/6) Selasa dini hari.
Kerusuhan terjadi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin. Kerusuhan ini disebabkan kekecewaan masyarakat yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) corona sebesar Rp600 ribu.
Warga yang menganggap kepala desa tidak transparan dalam pembagian BLT dan pengelolaan dana desa di wilayah mereka menggelar aksi unjuk rasa.
Saat polisi mencoba melakukan pembubaran blokade Jalinsum, warga melakukan perlawanan. Mereka menyerang polisi dengan lemparan batu.
Tak hanya itu, mereka juga membakar mobil Wakapolres Madina AKBP Elizama Zalukhu.
Sumber: Antara


Berita Lainnya
Kunker ke Riau, Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang
Pasca Munaslubsus, PJS Sumut Serahkan SK Kepengurusan 3 Kabupaten
Ciptakan Value Creation Setara Rp 237 M, Gugus CIP PT KPI Unit Dumai Mendulang Prestasi di Ajang Grand Forum Inovasi Mutu 2023
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras
Panglima TNI Pimpin Sertijab Pangkogabwilhan I dan III serta Danpaspampres
Dituding Miliki Pola yang Sama dengan Orde Baru, "Tolaklah Tambang, Kau Kutangkap"
Gibran dan Kaesang Cium Tangan Megawati, Megawati Abaikan Kaesang: Ini Analisis dan Kesimpulannya
PJS dan Pussenif TNI-AD Siap Bangun Sinergi Baru
Bakamla RI Perketat Perairan Ambalat
Pemerintah Terbitkan PP Pertahanan Negara, Sipil Bisa Jadi Komponen Cadangan TNI
Dukung KNPI Lawan Rasisme, Ustaz Das'ad Latif: Ini Bukan 'Anti-Abu Janda'
Berikan Pelatihan Jurnalistik Untuk Mahasiswa, DPC PJS Metro: Jadi Wartawan Bukan karena Pilihan Terakhir