• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Tanpa Disadari, Covid-19 Ubah Perilaku Masyarakat Jadi Lebih Sehat

Redaksi

Ahad, 05 April 2020 16:36:00 WIB
Cetak


Jakarta (PantauNews.co.id) - Virus corona alias Covid-19 membuat seluruh dunia, termasuk Indonesia, mengalami kepanikan dan kerugian besar. Banyak perusahaan dan sarana pendidikan memilih berkegiatan dari rumah. Namun di balik itu, virus corona membawa dampak positif yang mampu mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Dampak positif corona telah membuat hampir semua masyarakat melakukan budaya hidup bersih. Tentunya ini akan sangat baik untuk kehidupan mendatang, virus corona memang akan lebih mudah dicegah dengan pola hidup bersih.

Aktivitas mencuci tangan pun lebih sering dilakukan daripada biasanya. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dyah Waluyo. Menurut dia, aktivitas cuci tangan sudah dianjurkan sejak dahulu untuk mencegah kuman. Dan mungkin tidak seorang pun tahu benda-benda yang dipegang tersebut sudah memiliki banyak bakteri dan virus.

"Jika dikatakan apakah virus ini memberikan dampak positif, tentunya iya. Masyarakat sekarang sudah mulai peka tentang arti kesehatan. Mereka tidak lagi malas mencuci tangan, menggunakan masker, mengatur pola istirahat, dan tidur cukup, yang mungkin dahulu itu semua dianggap sepele," jelasnya.

Selain melakukan budaya bersih, kehadiran virus corona membuat masyarakat menjalankan pola hidup sehat. "Saat ini mereka lebih fokus memilih makanan sehat dan konsumsi cemilan-cemilan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh," kata Dyah.

Saat ini banyak masyarakat yang sudah sadar pentingnya mengonsumsi buah dan sayur. Bahkan, masyarakat saat ini lebih memilih mengonsumsi obat-obatan herbal, seperti jamu dan minuman herbal lainnya.

"Dahulu empon-empon hanya dianggap sebagai bahan penyedap masakan. Sekarang dengan merebaknya Covid-19 banyak masyarakat yang mulai sadar bahwa ramuan herbal yang ada di sekelilingnya bisa lebih ampuh untuk menangkal virus, ini salah satu nilai positif juga," tegasnya.

Tidak hanya membawa perubahan baik pada pola makan, masyarakat pun kini menyadari pentingnya memberikan waktu untuk berolahraga. Seperti jogging hingga bermain olahraga yang bisa memicu otot bergerak lebih banyak dibandingkan biasanya.

"Jika dahulu banyak orang takut dengan sinar matahari, sekarang banyak orang berlomba-lomba mencari sinar matahari untuk berjemur. Masyarakat sekarang sudah tahu bahwa sinar matahari itu menyimpan banyak manfaat, seperti vitamin D yang mampu mencegah infeksi pada tubuh," ungkap Dyah.

Tidak hanya membawa perubahan pada pola hidup sehat saja, wabah virus corona pun memberikan nilai positif ‎bagi psikologi, salah satunya mempererat hubungan dengan keluarga.

Psikolog Emeldah dari Ikatan Psikologi Klinis Indonesia mengungkapkan, saat-saat di rumah untuk mencegah persebaran Covid-19 bisa jadi saat yang tepat untuk mendapatkan waktu bersama keluarga yang sering hilang karena kesibukan sehari-hari.

"Dengan adanya work from home (WFH) kita bisa ambil nilai positifnya, yaitu bisa lebih akrab dengan keluarga. Memang terkadang bisa jadi berantem, tapi wajarlah namanya di rumah 24 jam. Yang penting kita punya kiat-kiatnya," jelasnya.

Emeldah menambahkan, dengan saling terhubung dengan anggota keluarga, masyarakat tetap bisa menjaga kesehatan psikis pada saat kondisi krisis seperti ini. Di sisi lain, nilai positifnya bisa saling menguatkan satu sama lain.

"Kita sebarkan hal positif, hal yang bisa membuat kita lebih semangat," kata Emeldah.

Perubahan pola hidup masyarakat di tengah merebaknya wabah corona juga dinilai positif oleh pengamat sosial politik Ubedilah Badrun. Menurut dia, adanya pembatasan untuk berkegiatan di luar rumah memang baik memutus persebaran corona.

"Adanya perubahan pola masyarakat yang seakan takut keluar rumah, lebih sering mengonsumsi sayur dan buah itu merupakan bentuk dari kekhawatiran," jelasnya.

Sumber: Sindonews.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Anak Usaha PGN Perluas Salurkan Gas

'Dipolisikan' oleh Oknum Mengaku Kontraktor, Bupati Rohil Berikan Klarifikasi

Ketua RW 02 Kelurahan Gandasari Tangerang Tertibkan Warung di Atas Tanah Wakaf

Permintaan Maaf

Kapolsek Batu Ceper Pimpin Ops Yustisi PPKM Skala Mikro dan Covid-19

Kasatpol PP Rohil Akan Ambil Tindakan Tegas Jika Masih Tetap Buka

Sekda Matim: Bantuan Ternak Sapi dari Pemda Harap Dikembangkan

Ditutup Kain Merah, Gelper Golden Game Zone Seketika Berubah Nama

2 OPD Pemko Dumai Tak Lakukan Lelang Jabatan, Pengamat: Ini Ada Apa?

Perbumma Adat Nusantara Percepat Konsolidasi Program di Jawa Tengah

Secara Berturut-turut Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rohil Kembali Meraih Juara l Kota Bersih SE Provinsi Riau

Jupiter MX VS Fuso Bersimbah Darah, Tiga Anak Tak Sadarkan Diri

Terkini +INDEKS

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber

10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026
Siap Melahirkan Generasi Akademis Baru. Ketua STAI Ar Ridho Resmi Tutup Sidang Skripsi
09 September 2026
Usbu Ta aruf STAI Ar Ridho Ditutup, Dr. Budi Setiawan Titip Pesan untuk 38 Mahasiswa Baru
09 September 2026
37 Mahasiswa Baru Siap Menapaki Dunia Kampus, STAI Ar Ridho Gelar Usbu Ta aruf 2026
09 September 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil Tatik Sri Rahayu Bistamam Lantik Bd Marini Winawan Sebagai Ketua TP KK dan Bunda Paud Pekaitan
08 September 2026
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
08 September 2026
DPRD Rohil Gunakan Hak Inisiatif Ajukan Rokan Hilir Hijau
07 September 2026
Karmila Sari Minta Kepala Sekolah Siapkan Data untuk Program Revitalisasi
06 September 2026
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu

Dibaca : 365 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 603 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 258 Kali
Aktivis Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI
Dibaca : 599 Kali
Atlet Taekwondo Kota Dumai Siap menunjukkan Kemampuan Terbaiknya Dalam Riau Challenge 2026
Dibaca : 233 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved