PILIHAN
Wakil Sekretaris DPC Demokrat Bengkalias Gagal maju sebagai Caleg.
PantauNews -Yovizar SH Salah seorang kader dari partai Demokrat akan mencalonkan diri sebagai Bacaleg di DPRD Bengkalis .

Dirinya mengaku kecewa dengan keputusan DPC Partai Demokrat Bengkalis setelah ditolak dalam mengikuti pencalonan sebagai Bacaleg 2019 mendatang.
Yovizar menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC Demokrat selama hampir 12 Tahun. Penolakan dia maju sebagai Caleg membuat dirinya tidak puas, berdasarkan hasil keputusan DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis .
"Saya sudah mengikuti sesuai proses tahapan pendaftaran Bacaleg DPC Demokrat untuk Dapil Bengkalis II, Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksemana dengan berpatokan aturan DPP. Yang sebenarnya masih memberi ruang untuk kader dan simpatisan,"ungkap Yovizar, Rabu 18 Juli 2018.
Diutarakannya, penolakan dirinya oleh DPC Demokrat atas dirinya sebagai Bacaleg tersebut, diduga dengan alasan yang tidak masuk akal. Dan dirinya menilai adanya Diskriminasi terhadap kader partainya sendiri.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis Nur Azmi Hasyim melalui Sekretaris Demokrat Dr Morison Bahtiong ketika dikorfirmasi menyampaikan, di Demokrat itu ada sistem yang harus di lalui
"tanggal 5 /7/2018 hari terakhir. Namun yg bersangkutan, belum datang kantor Demokrat, setelah ditutup pada tanggal 6 baru beliau datang, masalah itu sudah di plenokan. walaupun dia kader seharusnya mrngikuti peraturan partai,"ungkap Morison, Rabu 18 Juli 2018.
Lanjut Moris, jika kita terlambat, maka Demokrat Bengkalis akan dikejar oleh Pusat,"Iya Yovi itu terlambat, kemudian dengan sistem online, lalu ditanyakan oleh pusat setelah satu harinya, tapi itu bagi daerah bagian Dapil yang tidak mencukupi jumlah caleg. Kalau sudah cukup ya silahkan di perpanjang," ujarnya.
Kemudian, soal berkas-berkas secara manual baru diserahkan kepada kita setelah tanggal (17/7/ 2018),"Mana mungkin, semalam kita mau serahkan ke KPU, dia baru mau ngantar berkas ke kita. Jadi mulai dari daftar secara online, dirinya sudah terlambat, pendaftaran secara manual juga sudah terlambat. Tidak mungkin kita menunggu dia yang mau caleg kan dia, bukan kita,"ungkapnya lagi.

Dirinya mengaku kecewa dengan keputusan DPC Partai Demokrat Bengkalis setelah ditolak dalam mengikuti pencalonan sebagai Bacaleg 2019 mendatang.
Yovizar menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC Demokrat selama hampir 12 Tahun. Penolakan dia maju sebagai Caleg membuat dirinya tidak puas, berdasarkan hasil keputusan DPC Demokrat Kabupaten Bengkalis .
"Saya sudah mengikuti sesuai proses tahapan pendaftaran Bacaleg DPC Demokrat untuk Dapil Bengkalis II, Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksemana dengan berpatokan aturan DPP. Yang sebenarnya masih memberi ruang untuk kader dan simpatisan,"ungkap Yovizar, Rabu 18 Juli 2018.
Diutarakannya, penolakan dirinya oleh DPC Demokrat atas dirinya sebagai Bacaleg tersebut, diduga dengan alasan yang tidak masuk akal. Dan dirinya menilai adanya Diskriminasi terhadap kader partainya sendiri.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis Nur Azmi Hasyim melalui Sekretaris Demokrat Dr Morison Bahtiong ketika dikorfirmasi menyampaikan, di Demokrat itu ada sistem yang harus di lalui
"tanggal 5 /7/2018 hari terakhir. Namun yg bersangkutan, belum datang kantor Demokrat, setelah ditutup pada tanggal 6 baru beliau datang, masalah itu sudah di plenokan. walaupun dia kader seharusnya mrngikuti peraturan partai,"ungkap Morison, Rabu 18 Juli 2018.
Lanjut Moris, jika kita terlambat, maka Demokrat Bengkalis akan dikejar oleh Pusat,"Iya Yovi itu terlambat, kemudian dengan sistem online, lalu ditanyakan oleh pusat setelah satu harinya, tapi itu bagi daerah bagian Dapil yang tidak mencukupi jumlah caleg. Kalau sudah cukup ya silahkan di perpanjang," ujarnya.
Kemudian, soal berkas-berkas secara manual baru diserahkan kepada kita setelah tanggal (17/7/ 2018),"Mana mungkin, semalam kita mau serahkan ke KPU, dia baru mau ngantar berkas ke kita. Jadi mulai dari daftar secara online, dirinya sudah terlambat, pendaftaran secara manual juga sudah terlambat. Tidak mungkin kita menunggu dia yang mau caleg kan dia, bukan kita,"ungkapnya lagi.


Berita Lainnya
Waka DPRD Kota Tangerang: Pemko Harus Komitmen dengan Aturan yang Dibuatnya Sendiri
Demi Keberhasilan Pembangunan, Bupati Rohil Minta OPD Serius Jalankan Tiga Hal
IKPS Kota Dumai Akan Laksanakan Musda Ke-9
Ingin Perubahan Yang Lebih Baik, Madholidin Calonkan Diri Menjadi Kades Kutruk
Ketua SPN Ucapkan Selamat atas Terpilihnya H. Paisal Sugiyarto sebagai Wali Kota Dumai
Grand Opening Cafetaria 459 Resmi Dibuka Pj Gubernur Banten
Ditanya Galian C Ilegal, Camat Tapung: Saya Lagi Sama Kapolres dan Kapolsek
Dengan Memakai Baju Merah ,Bang Del 'Sang Perantau' Serahkan Formulir Pendaftaran di DPC PDI-P Dumai
Melalui Rakor, DPC MCI Kota Tangerang Eratkan Silaturahmi dan Perkuat Kebersamaan
Jahe Merah, Jambu Biji, dan Minyak Kelapa Bisa Meningkatkan Ketahanan Tubuh Melawan Corona
Andre Dovizioso kuasai MotoGP Ceko 2018
Mantan Orang Nomor 1 Dumai Zul AS Dinyatakan Bebas, Di Jemput Langsung Oleh Walikota Paisal