• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Prank Maut di Underpass Kulon Progo, Keluarga Sempat Siapkan Pesta Ultah

Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2020 20:25:00 WIB
Cetak


Kulon Progo (PantauNews.co.id) - Rian Haryanto (15) tewas tenggelam di underpass Kulur, Kulon Progo setelah mendapat prank ulang tahun dari teman-temannya sore tadi. Padahal, keluarganya telah menyiapkan pesta kecil di rumah dengan sajian nasi tumpeng.

Kerabat Rian, Riyanto, mengatakan keluarga korban sudah menyiapkan pesta kecil di rumahnya di Sogan, Wates. Yakni dengan menyiapkan nasi tumpeng dan ikan bakar. Rencananya makanan ini akan dihidangkan dalam perayaan ulang tahun Rian dengan mengundang teman-temannya.

"Itu sudah disiapkan, tetapi Rian tidak berkenan dan malah pergi dengan teman-temannya," jelas Riyanto kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).

Hingga akhirnya terjadi musibah yang mengakibatkan Rian tewas tenggelam. Tidak hanya itu, dua teman Rian juga ikut tenggelam di genangan air underpass Kulur. Mereka adalah Tegar (16) warga Menggungan, Tawangsari yang juga tewas saat hendak menolong Rian. Dan Ramli (15) warga Kulur, Temon yang selamat dan kini mendapatkan perawatan di RSUD Wates.

Saat diwawancara terpisah, Ulu-Ulu Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Sutardi mengatakan kasus tewasnya dua pelajar ini merupakan kejadian kedua di underpass Kulur. Tahun lalu, seorang warga sekitar juga ditemukan tewas mengambang.

"Jadi dua tahun ini, selalu ada korban jiwa," jelasnya.

Sutardi mengatakan, underpass Kulur setiap musim hujan selalu tergenang air. Bahkan kedalaman bisa lebih dari tiga meter.

Menurutnya, di lokasi underpass Kulur sudah disiapkan mesin pompa air pembuangan. Namun kapasitasnya tidak mencukupi. Jalan di underpass Kulur baru bisa dimanfaatkan optimal ketika musim kemarau.

"Begitu masuk musim hujan, underpass ini akan langsung tergenang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi turun tangan menyelidiki peristiwa prank atau candaan ulang tahun yang berujung tewasnya dua remaja, Rian (15) dan Tegar (16) di underpass Kulur ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Temon Kompol Hery Setyo Budi mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi. Di antaranya adalah rekan korban yang tidak ikut mencebur ke underpass yang tergenang air hujan, sore tadi.

"Ada dua meninggal (Rian dan tegar), dan satu selamat dan dirawat di rumah sakit. Mereka temen sepermainan, bukan dari satu sekolah. Tapi beberapa," kata Hery kepada wartawan, Sabtu (22/02/2020) malam.

Seorang saksi yang juga teman korban, berinisial F, mengatakan kejadian berawal saat dia dan enam orang temannya datang ke lokasi underpass Kulur.

Begitu sampai di lokasi, mereka awalnya hanya duduk-duduk di dinding underpass. Entah siapa yang mempunyai ide, mereka ingin bercanda dengan menceburkan Rian yang kebetulan ulang tahun ke air yang menggenangi underpass. Mereka akhirnya mendorong Rian hingga tercebur ke dalam underpass yang ternyata kedalaman genangan airnya lebih dari tiga meter.

"Sengaja diceburkan, untuk surprise, dia kan ulang tahun," jelasnya saat ditemui.

Namun ternyata Rian tidak bisa berenang, hingga akhirnya dua temannya, Tegar dan Ramli mencoba menolong korban. Namun keduanya justru ikut tenggelam.

"Awalnya ada satu yang nolong, karena tidak bisa, satu masuk lagi, dan ke tepi pingsan," ujarnya.

Dia dan temannya yang ada di atas kemudian meminta tolong warga. Hingga akhirnya dilakukan pencarian di air. Ramli (15) warga Kulur, Temon ditemukan pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan Tegar (16) warga Tawangsari, Pengasih ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Rian yang berulang tahun ke-15 ini berhasil dievakuasi tim SAR dalam kondisi meninggal. Para korban saat ini sudah dibawa ke RSUD Wates.

"Begitu ada laporan kami langsung ke sini dan melakukan pencarian. Semua korban sudah ditemukan," kata anggota Sarlinmas Kulon Progo, Samsudin.

Sumber: Detik.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Merapat ke Jokowi, Demokrat Tawarkan 10 Tahun Pengalaman SBY

Ahli Waris Amat Bin Kaian Remajakan Kampung Cacing

Ketua KNPI Riau Sebut Permasalahan ini Murni Tanggung Jawab Sang Istri

Mawardi: Semoga Pembangunan Sekretariat PMD Menjadi 'Spirit Baru' Bagi Pendakwah di Kota Dumai

Sistem Zonasi, Kurang Memberikan Efek Positif Bagi Siswa Berprestasi

Rayakan HUT Kemenkumham RI Ke-79, Rutan Dumai dan DWP Gelar Bakti Sosial

Haji Gedang Hadirkan Makanan dan Minuman Khas Melayu Di Gerainya

Mencetak Jurnalis Yang Profesional Dan Berdaya Saing.

Cegah Penyebaran Covid-19 Karang Taruna Kelurahan Bukit Datuk Lakukan Penyemprotkan Desinfektan

PAC GRIB Jaya Dumai Timur Peduli Sosial Korban Kebakaran di Jayamukti

Dengan Tema TNI - Polri Bersama Rakyat, Ikuti Beramai Ramai Lomba Fotografi Anugerah Jurnalistik Polri 2019

Presiden Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 620 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved