PILIHAN
Jokowi Minta Kepala Daerah Satu Visi Tangani Wabah Corona
Jakarta (PantauNews.co.id) - Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri sehingga melahirkan ketidaksamaan visi antara pemerintah pusat dengan daerah dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).
Menurutnya, hal terpenting dalam penanganan virus corona saat ini adalah koordinasi yang terjalin antara pusat dengan hingga jajaran level terbawah.
Yang paling penting menurut saya bagaimana kerja sama antara pemerintah pusat sampai pemerintah daerah yang paling bawah, dari paling atas presiden sampai kepala desa," kata Jokowi usai meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (01/04/2020).
Dia menyatakan kerja pemerintah berdasarkan pada aturan perundang-undangan serta amanat konstitusi.
Jokowi pun menyampaikan bahwa kepala desa penting untuk mengambil kebijakan isolasi mandiri dalam menyambut arus mudik masyarakat di waktu dekat. Menurutnya, desa juga bisa menyiapkan jaringan pengaman sosial bagi masyarakat di desanya masing-masing.
"Ini bekerja dari pucuk paling atas sampai bawah, pegangannya satu undang-undang," ungkap Jokowi.
Diketahui Presiden Jokowi meneken Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2020 (Covid-19) dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Kedua aturan itu dikeluarkan dalam rangka penanganan dan pencegahan penyebaran wabah virus corona di Indonesia.
Sumber: CNN Indonesia



Berita Lainnya
Dugaan Mesin Ilegal, Selain Tarzan Game Zone, Dua Gelper di Dumai Ikutan Tutup
FORMASI RIAU Minta Kepada Kejati Desak Pemkab Tuntaskan Pembangunan yang Mangkrak
Kapan Teroris Bom Thamrin Dieksekusi Mati? Ini Kata Jaksa Agung
Pemindahan Bandara SSK II Pekanbaru Direncanakan Masuk RPJMN 2020 - 2024
Lepas Sambut Kapolsek Pakuhaji Diawal Tahun Baru 2022
Ditanggapi Tuntutan, FAP TEKAL Batal Lakukan Aksi Damai ke Pertamina
Berpotensi Memecah Belah Mahasiswa, Saiful Minta Jangan Lakukan Pelantikan
Nyawa Melayang Salah Seorang Anggota FAP Tekal Dumai, Nandar Ngah: Kita Tunggu Hasil Visum dan Keterangan Resmi Polres Dumai
Pelindo Dumai Berkontribusi 2.4 Milyar Terhadap Pendapatan Daerah Kota Dumai
Lurah Buluh Kasap: Jika Ada Penyalahgunaan Surat Rekomendasi, Bisa Dicabut dan Diproses Hukum
Pantau Pertumbuhan Pepaya, Bhabinkamtibmas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
Nita Ariani bersama BEMD Bagi-bagi Takjil Ditengah Badai Corona