• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Pasien Kartu Indonesia Sehat di Tasikmalaya Diberi Obat Kedaluwarsa

PantauNews

Jumat, 20 September 2019 14:08:00 WIB
Cetak


Tasikmalaya(PantauNews.co.id) - Anah (47), hampir saja mengonsumsi obat kedaluwarsa untuk sakit jantungnya. Warga Kampung Babakan Putat, RT 16 RW 03, Desa Deudeul, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya itu memperoleh obat itu dari petugas kesehatan di puskesmas, Rabu (18/9/2019).

Anah mendapatkan obat untuk ritme jantung generik dengan merek Digoxin 0,25 mg. Di kemasan obat tertera tulisan A 8610 AGT 19. Di mana tulisan AGT 19 menandakan masa kedaluwarsa obat tersebut sampai Agustus 2019.

"Iyah saya berobat ke puskesmas Puspahiang karena di Taraju enggak ada obat jantung saya habis, pas pulang mau dimakan, anak saya bilang jangan udah kedaluwarsa," ucap Anah di rumahnya, Jumat (20/09/19).

Pasien penerima manfaat KIS (Kartu Indonesia Sehat) subsidi pemerintah ini menyampaikan temuan obat kedaluwarsa melalui saudaaranya.

"Saya minta tolong pada sanak saudara termasuk ke kadus, mereka sarankan jangan dimakan aja," ujar Anah

Sementara itu dikonfirmasi, Kepala UPTD Puskesmas Puspahiang Dadang Ahmad Djuanda mengaku kaget dengan kejadian ini. Ia mengaku pemeriksaan obat kedaluwarsa telah dilakukan Juli lalu oleh instalasi farmasi puskesmas.

Menurutnya obat yang mendekati kedaluwarsa disimpan dan dipisahkan di tempat khusus sebelum dibuang.

"Pasien ini dilayani seperti biasa layaknya pasien lainnya, kalau dari kami obat kedaluwarsa sudah dipinggirkan. Kita justru tidak tahu dan aneh ada obat kedaluwarsa dikasih ke pasien ini," ujar Dadang.

Dadang mengaku tidak mengetahui bagaimana bisa obat yang kedaluwarsa itu bisa sampai diberikan pada pasien.

Sumber Detik.com


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

BPBD Manggarai Timur Siap Distribusikan Bantuan Darurat Korban Bencana Alam

Pemprov NTT Dorong KTMM Labuan Bajo Jadi Koperasi Berbasis Digital

'Dinyinyirin', GAMARI Tetap Eksis Hadirkan Keadilan Negeri Bahkan Hingga Sampai ke Pulau Jawa

Banjir Kota Serang, Dua Warga Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Hilang

Penangkapan Dua Harimau Eka dan Tora Singka Zoo Berjalan Dramastis

Satlantas Dumai Sebarkan Himbauan Keselamatan Berlalulintas

Pengamat: Banjir ini Bukan Sekedar Fenomena Alam, Apa Kami Harus Turun Tangan Pak Wali?

KABAR GEMBIRA BAGI PENDERITA KANKER

Buruan Daftar! Kementerian ATR Buka Lowongan Kerja buat 120 Posisi

Benny Akbar, SH, MH, CLH : "Rayakan HUT Kemerdekaan , Wujud Kecintaan Kita Kepada Bangsa Ini"

Nilai ISPU Dumai 300 Psi, Zul AS Sebut Kabut Asap Kiriman Beberapa Kabupaten Tetangga

Pemuda Tani HKTI Kendal Bersama Pokdakan Kembangkan Budidaya Ikan Gabus

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1887 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved