PILIHAN
Evakuasi Mayat Di Pelabuhan Tanjung Semak
Meranti(PantauNews) - Personel Kepolisian Sektor Rangsang, Kepulauan Meranti, mengevakuasi temuan Mayat di Pelabuhan Tanjung Samak, Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, pada hari Jumat 14 September 2018, sekira pukul 23.50 WIB.
Kapolsek Rangsang, IPTU Budi Pramana, saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, setelah diidentifikasi mayat itu diketahui bernama Asiah, perempuan 71 tahun, warga Jalan Famili, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sebelum mayat itu ditemukan, pada hari Jumat 14 September 2018 sekira jam 08.30 WIB telah datang melaporkan ke Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang saudara M. Fadil, yang mengaku telah kehilangan mertua atas nama Asiah, yang tidak pulang ke rumah sejak hari Kamis 13 September 2018 sekira pukul 06.00 WIB.
"Pihak keluarga sempat melakukan pencarian sehingga saudara M. Fadil membuat Laporan Pengaduan Orang Hilang ke Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang," ungkap Kapolsek.
Kemudian Jumat 14 September 2018 sekira pukul 23.50 WIB, didapat informasi bahwa telah ditemukan mayat seorang perempuan oleh saksi saudara Muhamad Murfadlo yang sedang memancing ikan di Pelabuhan Tanjung Samak.
Melihat adanya mayat, saksi memanggil saudara Fadil yang merupakan salah satu menantu korban, kemudian M. Fadil menghubungi Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang, Bripda Yoki Prasetya untuk mengevakuasi mayat Asiah.
Mayat kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Samak untuk dilakukan Visum Et Revertum dan membuat Surat Kematiannya.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima musibah yang menimpa korban dan dikuatkan dengan surat pernyataan, yang kemudian membawa mayat pulang ke rumah untuk segera dikebumikan.
"Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kegiatan pemakaman selesai sekira pukul 01.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali," jelas Kapolsek, Sabtu 15 September 2018.
Kapolsek Rangsang, IPTU Budi Pramana, saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, setelah diidentifikasi mayat itu diketahui bernama Asiah, perempuan 71 tahun, warga Jalan Famili, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sebelum mayat itu ditemukan, pada hari Jumat 14 September 2018 sekira jam 08.30 WIB telah datang melaporkan ke Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang saudara M. Fadil, yang mengaku telah kehilangan mertua atas nama Asiah, yang tidak pulang ke rumah sejak hari Kamis 13 September 2018 sekira pukul 06.00 WIB.
"Pihak keluarga sempat melakukan pencarian sehingga saudara M. Fadil membuat Laporan Pengaduan Orang Hilang ke Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang," ungkap Kapolsek.
Kemudian Jumat 14 September 2018 sekira pukul 23.50 WIB, didapat informasi bahwa telah ditemukan mayat seorang perempuan oleh saksi saudara Muhamad Murfadlo yang sedang memancing ikan di Pelabuhan Tanjung Samak.
Melihat adanya mayat, saksi memanggil saudara Fadil yang merupakan salah satu menantu korban, kemudian M. Fadil menghubungi Piket Pelayanan Mako Polsek Rangsang, Bripda Yoki Prasetya untuk mengevakuasi mayat Asiah.
Mayat kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Samak untuk dilakukan Visum Et Revertum dan membuat Surat Kematiannya.
Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima musibah yang menimpa korban dan dikuatkan dengan surat pernyataan, yang kemudian membawa mayat pulang ke rumah untuk segera dikebumikan.
"Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kegiatan pemakaman selesai sekira pukul 01.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali," jelas Kapolsek, Sabtu 15 September 2018.



Berita Lainnya
Polres Dumai Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Perayaan Natal 2022 Dan Tahun Baru 2023
Pasien Kartu Indonesia Sehat di Tasikmalaya Diberi Obat Kedaluwarsa
Hj Tuti Astuti, Siap Maju Di Pilkades Tanjakan
DPP MCI akan Bekerjasama dengan BNSP
Tanpa Ada Pesaing, Dedi Setiawan Mulus Kembali Pimpin PAC PP Dumai Kota
Anggota DPRD Kota Tangerang Dedi Fitriadi Apresiasi Pelayanan Puskesmas Kecamatan Karawaci
Karang Taruna Jaya Mukti Aktifkan Kembali Bank Sampah
Tangisan Goenawan Mohamad: Kritik Atau Strategi Politik?
Humas PT KPI Unit Dumai: Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Pihak Pertamina
Sebanyak 20 Pejabat di Dinkes Banten Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatan
Pertamina SMEXPO RU Dumai Mendorong Kemajuan UMKM dari Lokal ke Global
PT KPI RU Dumai Gelar Doa Bersama, Pasca Gangguan Operasional Ledakan Kemaren