• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Copot Pj Gubri

PantauNews

Kamis, 21 November 2024 13:46:39 WIB
Cetak

PEKANBARU-- Aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul SPd meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera dan secepatnya mencopot Pejabat (Pj) Gubernur Riau Rahman Hadi dari jabatannya.


Perkataan ini disampaikan Erwin Sitompul karena PJ Gubernur Riau melakukan pembiaran terhadap dugaan penerimaan guru honor yang dilakukan oleh oknum-oknun pihak Dinas Pendidikan Riau semenjak dijabat oleh T Fauzan Mantan Kadisdik Riau yg saat ini lagi menjalani persidangan  perihal dugaan korupsi dan juga di duga hal ini terjadi di zaman PLT Kadisdik Riau Ronny Rahmat yg saat ini menjadi PJS Bupati Kabupaten Meranti.


"Kita meminta kepada bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot PJ Gubernur Riau Rahman Hadi dari jabatannya.Pasalnya,PJ Gubri ini nampaknya sengaja membiarkan pihak Dinas Pendidikan Riau untuk menerima guru honor di beberapa sekolah di Kota Dumai dan hal itu diduga dilakukan secara diam-diam tanpa ada di publikasikan ke masyarakat umum.Hal bisa dikategorikan KKN. Karena dana BOS itu uang negara.Jadi tidak boleh digunakan sembarangan.Kita meminta kepada pihak penegak hukum untuk melakukan pengecekan kemana saja dana BOS itu digunakan.Selain itu kita juga meminta untuk dilakukan pemeriksaan terhadap nama-nama tenaga honorer yang di angkat tahun 2024. Karena kita menduga gaji mereka di ambil dari dana BOS daerah dan BOS nasional," kata Erwin.

TERKAIT
  • Peluncuran Program Guru Penggerak Jadi Fasilitator dan Pendamping dalam Dunia Pendidikan
  • DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
  • IQRA'


Dijelaskan juga, padahal penerimaan guru honor di sekolah-sekolah yang ada di Riau tidak dibolehkan lagi untuk sementara waktu. Karena terkait permasalahan gaji. 


Hal ini sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Edy Natar Nasution saat menjabat sebagai PJ Gubernur Riau beberapa waktu lalu, yang mana penerimaan guru honor tidak dibolehkan.


Namun kini pihak Dinas Pendidikan Riau tidak lagi menggubris surat yang dikeluarkan oleh PJ Gubri Edy Natar Nasution beberapa waktu lalu.


"Kita sangat menyayangkan sekali oknum-oknum pihak sekolah dan oknum-oknum pihak Dinas Pendidikan Riau melakukan penerimaan terhadap guru honor tersebut.Karena ini berdampak terhadap gaji mereka (guru honor,red). Coba bayangkan dari mana gaji guru honor tersebut, paling diambil dari dana BOS atau pengutipan terhadap wali murid. Kalau ini terjadi itu sudah salah besar. Karena dana BOS tersebut digunakan untuk keperluan sekolah dan siswa. Bukan untuk gaji guru honor. Begitu juga dengan pengutipan kepada wali murid,ini jelas dilarang,"ujar aktivis pendidikan Riau yg juga salah Aktivitis Reformasi 98.


Erwin juga menambahkan, penerima guru honor tersebut kini terjadi hampir di seluruh Sekolah SMA Negeri,SMK Negeri dan SLB Negeri di Provinsi Riau.Oleh karena itu,dia minta kepada PJ Gubri untuk melarang Dinas Pendidikan Riau dalam hal ini bagian kepegawaian.Supaya tidak lagi menerima guru honor. 


"Kita meminta supaya kedepannya tidak ada lagi penerimaan guru honor baik tingkat SMA Negeri/SMK Negeri dan SLB Negeri di Provinsi Riau ini.Yang telah terlanjur SK nya diterbitkan tahun 2024 ini jangan lagi diperpanjang SK-nya. Supaya dana BOS bisa benar-benar digunakan dan di manfaat kan untuk kepentingan siswa dan sekolah," terang Erwin Sitompul.***


Sumber : Rilis /  Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Tumpahan Dugaan Limbah B3 Milik PT EJI, DLH Dumai: Kita Sudah Ambil Sampelnya

Berkah Ramadhan Motivasi Karang Taruna Jaya Mukti Dalam Berbagi Dengan Sesama

Peduli Covid-19, Alumni SEMAKER: Mari Kita Saling Bantu dan Berbagi

Korupsi Dana Hibah Rp475 Juta, Eks Anggota DPRD Bengkalis Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara

Diduga Rem Truk Tronton Blong, Ini Kronologi Kecelakaan Maut Di Balikpapan

Dugaan Pihak BCA Pekanbaru Mempersulit Ahli Waris Nasabah, Larshen Yunus: Uang Rp43 Juta ini Mau Dikemanakan?

Angeline Fremalco Laksanakan Penanaman Bibit Pohon dan Serahkan Bantuan Sembako

Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah Kunjungi Wilayah RW 09 Kelurahan Gebang Raya

Terganjal Program PTSL Adanya Persengketaan Tanah, Kepala BPN Dumai: Kita Mediasikan agar Permasalahan ini Jangan Berlarut Panjang

Wabup Manggarai Barat Sidak ke Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan

Virus Corona Berdampak pada Kenaikan Harga Bawang Putih Dipasaran

Presiden Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju

Terkini +INDEKS

Konsolidasi Perdana di Dumai, FSPMI Riau Perkuat Barisan dan Strategi Perjuangan Buruh

15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani, Kebun Kangkung di Purnama Jadi Penopang Ketahanan Pangan
15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga
14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 232 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 277 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1923 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1367 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 512 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved