• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Pekanbaru

Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Copot Pj Gubri

PantauNews

Kamis, 21 November 2024 13:46:39 WIB
Cetak

PEKANBARU-- Aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul SPd meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera dan secepatnya mencopot Pejabat (Pj) Gubernur Riau Rahman Hadi dari jabatannya.


Perkataan ini disampaikan Erwin Sitompul karena PJ Gubernur Riau melakukan pembiaran terhadap dugaan penerimaan guru honor yang dilakukan oleh oknum-oknun pihak Dinas Pendidikan Riau semenjak dijabat oleh T Fauzan Mantan Kadisdik Riau yg saat ini lagi menjalani persidangan  perihal dugaan korupsi dan juga di duga hal ini terjadi di zaman PLT Kadisdik Riau Ronny Rahmat yg saat ini menjadi PJS Bupati Kabupaten Meranti.


"Kita meminta kepada bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot PJ Gubernur Riau Rahman Hadi dari jabatannya.Pasalnya,PJ Gubri ini nampaknya sengaja membiarkan pihak Dinas Pendidikan Riau untuk menerima guru honor di beberapa sekolah di Kota Dumai dan hal itu diduga dilakukan secara diam-diam tanpa ada di publikasikan ke masyarakat umum.Hal bisa dikategorikan KKN. Karena dana BOS itu uang negara.Jadi tidak boleh digunakan sembarangan.Kita meminta kepada pihak penegak hukum untuk melakukan pengecekan kemana saja dana BOS itu digunakan.Selain itu kita juga meminta untuk dilakukan pemeriksaan terhadap nama-nama tenaga honorer yang di angkat tahun 2024. Karena kita menduga gaji mereka di ambil dari dana BOS daerah dan BOS nasional," kata Erwin.

TERKAIT
  • Peluncuran Program Guru Penggerak Jadi Fasilitator dan Pendamping dalam Dunia Pendidikan
  • DPR Temukan Anggaran Diklat Rp33 M buat 4 Orang di Kemenag
  • IQRA'


Dijelaskan juga, padahal penerimaan guru honor di sekolah-sekolah yang ada di Riau tidak dibolehkan lagi untuk sementara waktu. Karena terkait permasalahan gaji. 


Hal ini sesuai dengan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Edy Natar Nasution saat menjabat sebagai PJ Gubernur Riau beberapa waktu lalu, yang mana penerimaan guru honor tidak dibolehkan.


Namun kini pihak Dinas Pendidikan Riau tidak lagi menggubris surat yang dikeluarkan oleh PJ Gubri Edy Natar Nasution beberapa waktu lalu.


"Kita sangat menyayangkan sekali oknum-oknum pihak sekolah dan oknum-oknum pihak Dinas Pendidikan Riau melakukan penerimaan terhadap guru honor tersebut.Karena ini berdampak terhadap gaji mereka (guru honor,red). Coba bayangkan dari mana gaji guru honor tersebut, paling diambil dari dana BOS atau pengutipan terhadap wali murid. Kalau ini terjadi itu sudah salah besar. Karena dana BOS tersebut digunakan untuk keperluan sekolah dan siswa. Bukan untuk gaji guru honor. Begitu juga dengan pengutipan kepada wali murid,ini jelas dilarang,"ujar aktivis pendidikan Riau yg juga salah Aktivitis Reformasi 98.


Erwin juga menambahkan, penerima guru honor tersebut kini terjadi hampir di seluruh Sekolah SMA Negeri,SMK Negeri dan SLB Negeri di Provinsi Riau.Oleh karena itu,dia minta kepada PJ Gubri untuk melarang Dinas Pendidikan Riau dalam hal ini bagian kepegawaian.Supaya tidak lagi menerima guru honor. 


"Kita meminta supaya kedepannya tidak ada lagi penerimaan guru honor baik tingkat SMA Negeri/SMK Negeri dan SLB Negeri di Provinsi Riau ini.Yang telah terlanjur SK nya diterbitkan tahun 2024 ini jangan lagi diperpanjang SK-nya. Supaya dana BOS bisa benar-benar digunakan dan di manfaat kan untuk kepentingan siswa dan sekolah," terang Erwin Sitompul.***


Sumber : Rilis /  Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dandim 0715 Dapat Penghargaan dari KPU Kendal

TPQ AL-Ansor Kota Tangerang akan Menggelar Lomba Prakarya 3 Dimensi

Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Wabup Bengkalis Mangkir dari Pemeriksaan

Wako dan Wawako Subulussalam Dikabarkan Belum Lapor Harta Kekayaannya ke LHKPN Tahun 2022, Ada Apa?

Kejari Cilacap Tuntut 8 Tahun Penjara Terdakwa Andriyanto

Jalin Komunikasi Politik, Rekom DPP kepada Nita Ariani Sudah 'Didepan Mata'

Kelurahan Bukit Batrem Laksanakan Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 bersama SDN 027

Dilaporkan Sebanyak 29 Kali, Larshen Yunus Pecahkan Rekor Aktivis se-Dunia

Cerita Petugas Medis di Wuhan, Pakai Popok karena Urus Pasien Corona

Rawan Kebakaran, Babinsa Koramil 02/BK Terus Pantau Lokasi Titik - titik Api

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps Pejabat Kodam

Hj Nurhayati, Isteri Pewaris Wakaf Yayasan Multazam Wafat

Terkini +INDEKS

Lurah Bagan Barat Siti Zuhra Bersama Staf dan Ketua RT Kembali Laksanakan Goro Bersama (Rutin)

30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur dan Beri Dampak Ekonomi
30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Dumai
29 April 2026
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadhli Pimpin PWI Rohil Periode 2026-2029
29 April 2026
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Dugaan Kelalaian Serius PT Ivo Mas Tunggal Resmi dilaporkan, Sikap Tegas Dinantikan
28 April 2026
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat

Dibaca : 1110 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1032 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 381 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1216 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 738 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved