Terang-terangan Minta 1 M, Marlius Diduga Mencoba Memeras Managemen PT SWP?
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Dari beberapa kali pertemuan dengan managemen PT Sinar Widitama Parmata (SWP) Airmolek Marlius terang-terangan meminta uang senilai Rp1 miliar. Jika tuntutan itu dipenuhi maka dia tidak akan mengurus lagi persoalan yang sekarang, yang selama ini dikuasakan warga sekitar kepadanya.
Tokoh pemuda Airmolek, Rhm yang selalu mengikuti perkembangan permasalahan ini, geleng-geleng kepala melihat kelakuan Marlius karena tanpa rasa malu dan seperti tak berdosa serta tak punya beban.
Dia sangat menyayangkan kok mau-maunya masyarakat percaya dengan orang seperti ini. Pertemuan malam minggu ini, marlius juga menyampaikan hal yang sama kepada pihak manajemen.
Sebaiknyalah masyarakat urus sendiri persolan ini, jangan mudah tertipu daya mulut manis seseorang. Kasihan kita lihat masyarakat ini, dimanfaatkan oleh orang yang punya mental seperti marlius ini.
Masyarakat sebenarnya bisa saja minta fasilitasi pertemuan dengan aparat kepolisian misalnya, agar persolan ini selesai dan jelas secara hukum.
"Terkadang masyarakat kita mudah terpedaya dengan kata-kata manis. Sehingga akal sehat hilang. Kepalanya mau dijual orang eh malah mau mati-matian menjarah kebun perusahaan," kata Rhm kepada awak media, Ahad (23/7).
Kata Rhm, penjarahan itu jelas jelas melanggar hukum, cepat atau lambat pihak penegak hukum pasti memprosesnya.
Karena aparat penegak hukum juga tidak mau dikatakan atau dihujat pihak lain, bahwa hukum tidak jalan atau ada proses pembiaran terhadap penjarahan kebun perusahaan.
"Pihak kepolisian pastilah akan bertindak sesuai hukum yang berlaku. Lagi pula yang menuntut ini pun tidak punya legalitas terhadap tanah disitu. Artinya mereka tidak punya surat tanah sama sekali," tegasnya.
Seandainya diproses secara hukum yang menjarah kebun sawit perusahaan kemaren, apakah mau mereka membela, mau pakai pengacara tentulah harus pakai uang lagi. Tidak sedikit buah tandan sawit yang mereka jarah puluhan ton. (stone)


Berita Lainnya
Berhasil Evakuasi 238 WNI, 4 Orang Menolak Pulang dari Wuhan
Ketidakhadiran PT Sumber Jaya Industri Oleo di Bipartit I , SPN Dumai Sesalkan Sikap Perusahaan
HAL HAL YG MENYEBABKAN BAU MULUTMU
GRIB JAYA Dumai Berkomitmen Lawan Politik Uang, Siapkan Langkah Strategis di Lapangan
ACT Inisiasi Program Penyediaan Hunian Nyaman Terpadu dan Dorong Perekonomian Korban Erupsi Semeru
Diduga Kelalaian, Pihak SMPN2 Dumai Membiarkan 'Pelesetan' Nama Negara
Keadilan di Kota Tangerang Masih Tegak Lurus dan Berpihak Kepada Ahli Waris Amat Bin Kaian
Rombongan PJS Bersama Tim Penguji UKW Berkunjung ke Museum PT Bukit Asam
Ketua AMPG Rohil : Asri Auzar Jangan Provokasi Masyarakat
Kegiatan Sosial Donor Darah , PAC Dumai Timur Ikut berpartisipasi
Wako dan Wawako Subulussalam Dikabarkan Belum Lapor Harta Kekayaannya ke LHKPN Tahun 2022, Ada Apa?
Anggota DPRD Kota Tangerang Pertanyakan Realiasi Rapat Koordinasi Tentang Longsornya Bangunan BSI