Warga Pasir Selabau Minta Penyidik Gakkum DLHK Riau Turun ke Inhu Periksa Managemen PKS PT SJML
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Diduga telah melakukan pembohongan publik karena dianggap telah menyebarkan berita bohong atau hoax, terkait pembuangan diduga limbah cair ke anak sungai dan Sungai Indragiri diwilayah Desa Pasir Selabau, Kecamatan Sungai Lala, salah seorang perangkat Desa Pasir Selabau berinisial MN, meminta kepada penyidik Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau untuk turun ke Kabupaten Inhu, Riau untuk memeriksa managemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sawit Jaya Mandiri Lestari (SJML).
Salah satu perangkat Desa Pasir Selabau, Kecamatan Sungai Lala berinisial MN menuding managemen PT SJML telah menyebarkan berita bohong atau hoax ke publik melalui media massa pada Kamis (9/2) kemarin.
Kepada media ini MN menuturkan, bahwa ada dua pipa yang sengaja ditanam pihak perusahaan sejak awak pembangunan. Yang mana, masing-masing pipa diarahkan ke Sungai Indragiri dan anak sungai.
"Idealnya setiap perusahaan menanamkan pipa hanya satu, yang kegunaannya untuk menyedot air sungai untuk mencuci buah kelapa sawit. Jika ada dua kuat dugaan pipa satunya lagi untuk membuang limbah dari kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Nah, apakah limbah pabrik sudah melalui proses dikolam IPAL atau hanya sekedar ditampung dikolam saja tanpa proses penyulingan limbah, sudah melalui tahapan-tahapan, tidak berbahaya dan beracun, itu saya tidak tahu pasti," terang MN kepada media ini, Jumat (10/2).
Jika kondisi air sungai dalam maka pipa itu akan tenggelam, setelah diguyur hujan lokasi pipa ditanam hingga ke Sungai Indragiri.
"Pipa itu dipasang (ditanam) selama perusahaan itu berdiri, sejak tahun 2019 mulai pembangunan pabrik. Logikanya jika pipa itu untuk menyedot air hujan pakai pipa biasa dan pipa itu permanen," tambahnya.
Ditambahkannya, pihak perusahaan membuang limbah malam hari hingga jelang subuh. Ada beberapa kali warga sekitar melihat warna air (limbah) yang keluar dari mulur pipa berwarna hitam, sehinga warga takut untuk melakukan aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci atau buang hajat.
"Selama ini warga Desa Pasir Selabau masih sabar dan belum berbuat apa-apa dengan kondisi seperti itu. Limbah itu nyata, dilihat oleh warga jelang magrib. Masyarakat desa masih berpikir positif. Karena warna air yang keluar berwarna hitam warga enggan melanjutkan mandi dan mencuci," jelas MN.
Dari semua itu, lanjutnya, pihaknya meminta kepada instansi terkait, baik itu Polda Riau dan Polres Inhu yang membidanginya maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu dan Dinas LHK Riau untuk menindak tegas pihak perusahaan yang telah membuat keresahan warga Desa Pasir Selabau. Sehingga warga dapat kembali beraktivitas di Sungai Indragiri seperti sediakala sebelum perusahaan itu hadir didesa tersebut.
Pihaknya mempertanyakan kinerja dari DLH Inhu dan instansi terkait lainnya seputar persoalan ini termasuk dari LSM yang pernah mengungkit-ungkit limbah di perusahaan tersebut.
"Kemarin pernah ada riak-riak dari SLM soal limbah tapi kini diam, sepi-sepi saja. Nah, sekarang ini persoalan itu kembali dicuatkan ke publik agar masyarakat luas tahu persoalan yang selama ini dirasakan dampak tak baiknya oleh warga Desa Pasir Selabau," pungkasnya.
Untuk diketahui, managemen PKS PT Sawit Jaya Mandiri Lestari (SJML) memberikan tanggapannya kepada wartawan tentang viralnya video pembuangan limbah berdurasi 29 detik ke ruang publik.
Dalam pernyataannya dimedia massa Kamis (9/2) kemarin, Direktur PKS PT SJML Bambang Suryanto mengatakan bahwa pancuran pipa yang dibuang ke anak sungai itu bukan limbah melainkan air hujan.
"Itu air hujan yang keluar dari pipa bukan limbah," kata dia. (stone)


Berita Lainnya
Ketum Santri Tani NU Inisiasi MoU dengan BPJS Tenaga Kerja
Dandim 0302/Inhu Buka Bazar di RTH Rengat
Marta Santoso: Dalam Waktu Dekat, Kita Optimis Terbentuk DPC 7 Kecamatan
35 Orang di Inhu Meninggal Dunia Karena Covid-19
Berlaku PPKM Level 3, ASITA Riau: Boleh Lakukan Perjalanan dengan Prokes Saat Nataru
Kapolres Dumai AKBP Nurhadi Ismanto Beserta Rombongan Silaturahmi Ke Ponpes Al-Amin
Pembukaan Musda I DPD PJS Riau, Ini Harapan Gubernur Riau!
Zul AS: Jaga Kualitas Kerja, Beri Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat
Buruh Stop Kerja 20 Hari, F-SPTI Inhu Ancam Demo PT NHR
Satlantas Polres Inhu Segera Tindak Truck ODOL
PLN UP3 Rengat Lakukan Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Jaringan
Dansat Brimob Polda Riau Cek Anggota Pam PSU Pilkada Rohul