Kisah Pilu Nakes Puskesmas di Inhu, Takut Dipenjara dan Memilih Berhenti Bekerja
Ketika Uang Sagu Hati Dituding Hasil Curian
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Beredar kabar tidak sedap akhir-akhir ini, hanya karena uang senilai Rp5 ribu membuat Tenaga Kesehatan (Nakes) memilih berhenti bekerja.
Jumlah Nakes sebanyak 10 orang yang bertugas disalah satu Puskesmas diwilayah Kabupaten Inhu, Riau memilih berhenti (resignt) dari pekerjaan.
Konon kabarnya, jumlah tenaga Nakes yang memilih resignt akan terus bertambah setelah mereka, diduga kuat, diperiksa oleh penyidik Kejari Inhu.
Kabar lebih mirisnya lagi, para Nakes yang berhenti itu bukan hanya tenaga honorer akan tetapi berstatus PNS juga memilih berhenti bekerja dengan alasan takut masuk penjara karena suatu sebab.
Kabar itu beredar para Nakes merasa tertekan, secara mental maupun psikologis, setelah dipanggil dan kemudian diperiksa pihak Kejari Inhu atas dugaan "potongan" dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan juga dana Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dari tahun anggaran 2021 - 2022.
Hingga berita ini dimuat, Kajari Inhu Romiyasi SH masih belum bisa diminta keterangan seputar isu tidak sedap tersebut. (stone)


Berita Lainnya
Tegakkan Pelaksanaan Prokes, Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Yutisi
Pemkab Rohul Terima Penghargaan WTP Ke 6 Kali Berturut-Turut
Pelabuhan Dumai Berstandar Internasional, Evakuasi Master Kapal MT ARK Progress oleh Polres Dumai
Sekab DPP LSM LIRA, Ranti: Berharap Semua LSM LIRA Bisa Manfaatkan Kemajuan Teknologi
Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penanganan Karhutla Dengan Aplikasi Dashboard Lancang Kuning Capai 83,6 Persen
Pemantapan dan Pembentukan PWO di Riau, Rizal Tanjung: Kita Buka Peluang Bagi Jurnalis yang Ingin Bergabung
Rikky Andesma: Semoga Banyak Iven Sepakbola di Kota Dumai
Pelantikan Pengurus DPD dan DPC LLMB se-Kota Dumai Dihadiri KNPI Riau dan KNPI Dumai
Bupati Rohil Afrizal Sintong Resmikan Coffe Uyang Bagan
Meski Hari Libur, Edison Kembali Turlap Kunjungi Warga yang Sakit Stroke
Kapolsek Rengat Barat Hadiri Wisuda Akbar MDTA dan MDTW
Dirut PT Dearo Ganda Saranatama: Antusias Masyarakat Cukup Tinggi