Kisah Pilu Nakes Puskesmas di Inhu, Takut Dipenjara dan Memilih Berhenti Bekerja
Ketika Uang Sagu Hati Dituding Hasil Curian
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Beredar kabar tidak sedap akhir-akhir ini, hanya karena uang senilai Rp5 ribu membuat Tenaga Kesehatan (Nakes) memilih berhenti bekerja.
Jumlah Nakes sebanyak 10 orang yang bertugas disalah satu Puskesmas diwilayah Kabupaten Inhu, Riau memilih berhenti (resignt) dari pekerjaan.
Konon kabarnya, jumlah tenaga Nakes yang memilih resignt akan terus bertambah setelah mereka, diduga kuat, diperiksa oleh penyidik Kejari Inhu.
Kabar lebih mirisnya lagi, para Nakes yang berhenti itu bukan hanya tenaga honorer akan tetapi berstatus PNS juga memilih berhenti bekerja dengan alasan takut masuk penjara karena suatu sebab.
Kabar itu beredar para Nakes merasa tertekan, secara mental maupun psikologis, setelah dipanggil dan kemudian diperiksa pihak Kejari Inhu atas dugaan "potongan" dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan juga dana Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) dari tahun anggaran 2021 - 2022.
Hingga berita ini dimuat, Kajari Inhu Romiyasi SH masih belum bisa diminta keterangan seputar isu tidak sedap tersebut. (stone)


Berita Lainnya
Ribuan Anggota PP Rohul Lanjutkan Demo Jilid II
Harga Kelapa Lokal di Indragiri Hilir Terus Alami Penurunan
KPU Inhu Proses Perbaikan Administrasi 18 Parpol Peserta Pemilu
Presiden RI dan Ketum DPP Santri Tani NU Berdialog Singkat
Pemkab Inhu Gelar Rapim Persiapan Muskab III Korpri
Perkuat Sinergitas, Karutan Pekanbaru Sambut Hangat Kunjungan Kajari Pelalawan
Pengurus Asosiasi Florist Dumai Periode 2022-2025 Dilantik
22 Guru Penggerak Rohul Diharap Mampu Mengikuti Transformasi Kemajuan Teknologi
LAMR Ajak Masyarakat Kompak Dukung Larangan Mudik
Pimcab BRI Dumai Berikan Klarifikasi, M Alfie Syahrin: Kami Senantiasi Berkomitmen untuk Memberikan Layanan Terbaik
Doa Syukur dan Harapan, YBM PLN Memberikan Santunan
GRIB Jaya Sungai Sembilan: Berbagi Kebahagiaan, Perkuat Solidaritas