• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Kenaikan Harga Minyak Goreng, Ini Tanggapan Winda Azura

PantauNews

Sabtu, 09 April 2022 11:37:51 WIB
Cetak

Oleh: Winda Azura

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Winda Azura, yang merupakan Mahasiswi Ilmu Politik, FISIP - UNIVERSITAS SYIAH KUALA, menanggapi kenaikan Minyak Goreng di tengah kalangan masyarakat saat ini.

Minyak Goreng adalah bahan pangan dengan komposisi utama dari trigliserida dengan atau tanpa perubahan kimiawi. Pada umumnya berbentuk cair pada suhu ruang dan digunakan untuk menggoreng makanan (Sugiati dalam Chairunnisa, 2013).

Minyak goreng kebanyakan diperoleh dari tumbuhan seperti. Kelapa, Kelapa sawit, Kacang-kacangan, Jagung dan Kanola.
Minyak goreng ini mengandung zat yang penting dan berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Minyak goreng juga dapat berperan memberi nilai kalori paling besar di antara zat gizi lainnya. Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Jenis Minyak goreng pun bervariasi, seperti minyak goreng Kemasan, Botol, Jerigen, maupun reffil (isi ulang).

Namun, akhir-akhir ini muncullah masalah tentang naiknya harga minyak goreng yang menyebabkan minyak goreng tersebut menjadi langka di tengah masyarakat pada saat ini.

Kelangkaan itu pun menyebabkan harga minyak goreng ikut naik drastis hingga mencapai Rp. 20.550 per kg untuk minyak bermerek, sedangkan harga minyak goreng curah di pasar modern ditawarkan hingga Rp. 19.450 per kg.

Banyak alasan kelangkaan atau naiknya harga minyak goreng ini, mulai dari turunnya panen sawit, sehingga suplai CPO menjadi terbatas, adanya kenaikan permintaan CPO untuk pemenuhan industri biodiesel bahkan juga ada yang mengatakan kelangkaan minyak goreng ini disebabkan oleh oknum yang menimbun minyak goreng tersebut.

Padahal, jika kita lihat Indonesia ini terdapat banyak perkebunan kelapa sawit yang jika kita menelaah lebih dalam, tidak mungkin minyak goreng menjadi langka sedangkan stok kelapa sawit sangat banyak di Indonesia. Akibat dari naiknya harga minyak goreng, masyarakat banyak yang beralih kepada minyak curah, walaupun harganya tidak jauh beda.

"Banyak saya temukan masyarakat beralih pada minyak goreng curah, karena mudah di dapat tidak harus menunggu lama, harga relatif lebih murah dari harga minyak goreng Kemasan pada umumnya," ujar Winda Azura. Jumat, (8/04/22).

Naiknya harga minyak goreng ini sangat memukul perekonomian, terutama pada kalangan masyarakat kecil seperti, pedagang gorengan atau usaha kuliner. Para pedagang pun akhirnya menurunkan kualitas dengan cara mengecilkan kualitas dengan mengecilkan gorengan menjadi bentuk mini malis dan porsi makanan juga dikurangi atau bahkan menaikkan harga dagangannya.

Sehingga para konsumen pedagang pun merasa kecewa dengan adanya penurunan kualitas produk si pedagang tadi yang membuat berkurang nya pemasukan para pedagang tersebut.

Minyak goreng sangat penting di tengah masyarakat terlebih lagi pada masyarakat kecil, banyak masyarakat kecil yang mengeluh dari naiknya harga minyak goreng tersebut.

"Banyak saya temukan masyarakat menggunakan minyak yang sudah berkali-kali digunakan demi menghemat minyak goreng di rumahnya," bebernya

Dilihat dari kondisi sekarang ini, masyarakat sangatlah menderita dengan naiknya harga minyak goreng, belum lagi harga pangan yang ikut naik seiring menjelangnya bulan suci Ramadhan.

"Hal itu pun  membuat kondisi ekonomi masyarakat semakin menipis dengan pemasukan Masyarakat yang mayoritas di bawah UMR," cetusnya

Dengan adanya kenaikan minyak goreng di Indonesia ini yang diiringi dengan masuknya bulan suci Ramadhan membuat masyarakat semakin sulit membagi pemasukan mereka untuk kebutuhan sehari-hari. Karena kebutuhan sehari-hari bukan hanya tentang pangan melainkan ada kebutuhan lainnya yang harus di bayar dan dibeli contohnya seperti Detergen, BBM, PLN, PDAM.

"Itu adalah kebutuhan yang setiap bulannya harus dan wajib menjadi pengeluaran masyarakat," terangnya

Itu juga salah satu alasan masyarakat menjadi resah dengan adanya kenaikan minyak goreng ini, masyarakat takut apabila kebutuhan mereka sehari hari tidak terpenuhi dan akan berdampak bagi keluarga mereka.
 
*Seharusnya Pemerintah lebih tegas lagi dalam menyikapi permasalahan minyak goreng di tengah-tengah masyarakat sekarang ini," pintanya

Pemerintah harus mencari tahu dalang kelangkaan minyak goreng dan menindak lanjuti para oknum yang terlibat dalam penimbunan minyak goreng, kemudian mencari tahu apa maksud dan tujuan mereka melakukan penimbunan minyak goreng tersebut.

Harapan masyarakat saat ini kepada pemerintah agar menormalkan kembali harga minyak goreng di tengah masyarakat agar menjadi stabil lagi dan sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan ekonominya. 

"Diharapkan pemerintah segera mencari solusi dengan kelangkaan minyak goreng di Indonesia," harapnya. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

PAGUYUBAN || GONJONG LIMO DUMAI

SEMANGAT KEBERSAMAAN

Waspada Bahaya Radikalisme dan Terorisme

Rumor Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia dan Ujian Kebebasan Pers

G20: Mau Dibawa Kemana Perekonomian Dunia?

Nikel Sultra: Potensi Terpendam di Antara Kemiskinan dan Bencana

Bisnis Penguasa dan Pengusaha Dalam Demokrasi

Belajar mengendalikan Emosi

Tahniah Milad ke-513 Tahun Negeri Junjungan

Semakin Di Benturkan, Semakin Bergerak Maju Ke Depan

Sudut Pandang Masyarakat Terhadap Partai Politik

PARADIGMA || PERUBAHAN ORGANISASI

Terkini +INDEKS

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati

11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved