• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Opini

Kenaikan Harga Minyak Goreng, Ini Tanggapan Winda Azura

PantauNews

Sabtu, 09 April 2022 11:37:51 WIB
Cetak

Oleh: Winda Azura

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Winda Azura, yang merupakan Mahasiswi Ilmu Politik, FISIP - UNIVERSITAS SYIAH KUALA, menanggapi kenaikan Minyak Goreng di tengah kalangan masyarakat saat ini.

Minyak Goreng adalah bahan pangan dengan komposisi utama dari trigliserida dengan atau tanpa perubahan kimiawi. Pada umumnya berbentuk cair pada suhu ruang dan digunakan untuk menggoreng makanan (Sugiati dalam Chairunnisa, 2013).

Minyak goreng kebanyakan diperoleh dari tumbuhan seperti. Kelapa, Kelapa sawit, Kacang-kacangan, Jagung dan Kanola.
Minyak goreng ini mengandung zat yang penting dan berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Minyak goreng juga dapat berperan memberi nilai kalori paling besar di antara zat gizi lainnya. Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Jenis Minyak goreng pun bervariasi, seperti minyak goreng Kemasan, Botol, Jerigen, maupun reffil (isi ulang).

Namun, akhir-akhir ini muncullah masalah tentang naiknya harga minyak goreng yang menyebabkan minyak goreng tersebut menjadi langka di tengah masyarakat pada saat ini.

Kelangkaan itu pun menyebabkan harga minyak goreng ikut naik drastis hingga mencapai Rp. 20.550 per kg untuk minyak bermerek, sedangkan harga minyak goreng curah di pasar modern ditawarkan hingga Rp. 19.450 per kg.

Banyak alasan kelangkaan atau naiknya harga minyak goreng ini, mulai dari turunnya panen sawit, sehingga suplai CPO menjadi terbatas, adanya kenaikan permintaan CPO untuk pemenuhan industri biodiesel bahkan juga ada yang mengatakan kelangkaan minyak goreng ini disebabkan oleh oknum yang menimbun minyak goreng tersebut.

Padahal, jika kita lihat Indonesia ini terdapat banyak perkebunan kelapa sawit yang jika kita menelaah lebih dalam, tidak mungkin minyak goreng menjadi langka sedangkan stok kelapa sawit sangat banyak di Indonesia. Akibat dari naiknya harga minyak goreng, masyarakat banyak yang beralih kepada minyak curah, walaupun harganya tidak jauh beda.

"Banyak saya temukan masyarakat beralih pada minyak goreng curah, karena mudah di dapat tidak harus menunggu lama, harga relatif lebih murah dari harga minyak goreng Kemasan pada umumnya," ujar Winda Azura. Jumat, (8/04/22).

Naiknya harga minyak goreng ini sangat memukul perekonomian, terutama pada kalangan masyarakat kecil seperti, pedagang gorengan atau usaha kuliner. Para pedagang pun akhirnya menurunkan kualitas dengan cara mengecilkan kualitas dengan mengecilkan gorengan menjadi bentuk mini malis dan porsi makanan juga dikurangi atau bahkan menaikkan harga dagangannya.

Sehingga para konsumen pedagang pun merasa kecewa dengan adanya penurunan kualitas produk si pedagang tadi yang membuat berkurang nya pemasukan para pedagang tersebut.

Minyak goreng sangat penting di tengah masyarakat terlebih lagi pada masyarakat kecil, banyak masyarakat kecil yang mengeluh dari naiknya harga minyak goreng tersebut.

"Banyak saya temukan masyarakat menggunakan minyak yang sudah berkali-kali digunakan demi menghemat minyak goreng di rumahnya," bebernya

Dilihat dari kondisi sekarang ini, masyarakat sangatlah menderita dengan naiknya harga minyak goreng, belum lagi harga pangan yang ikut naik seiring menjelangnya bulan suci Ramadhan.

"Hal itu pun  membuat kondisi ekonomi masyarakat semakin menipis dengan pemasukan Masyarakat yang mayoritas di bawah UMR," cetusnya

Dengan adanya kenaikan minyak goreng di Indonesia ini yang diiringi dengan masuknya bulan suci Ramadhan membuat masyarakat semakin sulit membagi pemasukan mereka untuk kebutuhan sehari-hari. Karena kebutuhan sehari-hari bukan hanya tentang pangan melainkan ada kebutuhan lainnya yang harus di bayar dan dibeli contohnya seperti Detergen, BBM, PLN, PDAM.

"Itu adalah kebutuhan yang setiap bulannya harus dan wajib menjadi pengeluaran masyarakat," terangnya

Itu juga salah satu alasan masyarakat menjadi resah dengan adanya kenaikan minyak goreng ini, masyarakat takut apabila kebutuhan mereka sehari hari tidak terpenuhi dan akan berdampak bagi keluarga mereka.
 
*Seharusnya Pemerintah lebih tegas lagi dalam menyikapi permasalahan minyak goreng di tengah-tengah masyarakat sekarang ini," pintanya

Pemerintah harus mencari tahu dalang kelangkaan minyak goreng dan menindak lanjuti para oknum yang terlibat dalam penimbunan minyak goreng, kemudian mencari tahu apa maksud dan tujuan mereka melakukan penimbunan minyak goreng tersebut.

Harapan masyarakat saat ini kepada pemerintah agar menormalkan kembali harga minyak goreng di tengah masyarakat agar menjadi stabil lagi dan sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan ekonominya. 

"Diharapkan pemerintah segera mencari solusi dengan kelangkaan minyak goreng di Indonesia," harapnya. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

PARADIGMA || PERUBAHAN ORGANISASI

KADO || HUT RI KE 77

Gema

Minang Marentak!

Dibalik Langkanya Minyak Goreng, Pemerintah Harus Memberi Solusi

Tarik Ulur Dukungan Menjelang Penetapan, Sejumlah Balon Pilkada Dumai Mulai 'Gelisah'

Prof || Riau Berduka

Kemerdekaan Hakiki Impian Insan Pers

Bahaya Penggunaan Pupuk Kimia Bagi Tanah

Jokowi Teken Aturan Gaji ke-13, Segini Besarannya

NU.. The Real Power of Civil Sociaty

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 254 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved