• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Saan Mustopa: Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Berpotensi Molor

PantauNews

Selasa, 02 November 2021 20:14:08 WIB
Cetak
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa menyatakan penetapan jadwal pemilu 2024 berpotensi kembali molor karena sampai saat ini belum ada kesepakatan antara pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal jadwal pemilu.

Menurut Saan, DPR hanya memiliki waktu kurang lebih satu bulan dalam masa sidang ini sebelum memasuki masa reses. Sementara, masa sidang berikutnya baru akan dimulai sekitar Januari 2022.

"Kalau kita enggak bisa tetapkan sekarang, di masa sidang ini, pasti akan molor. Karena kan gini, DPR sudah reses lagi (sekitar Desember), ketika masuk Januari, itu masa KPU lama kan habis di Februari," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/1121).


Selain itu, menurut Saan, mulai Januari-Februari 2022, Komisi II sudah mulai melaksanakan seleksi anggota KPU dan Bawaslu yang baru. Menurut Saan, tidak menutup kemungkinan anggota KPU baru yang akan terpilih nanti yang menetapkan jadwal pemilu.

Kendati begitu, Saan menyebut molornya penetapan jadwal pemilu tidak akan berdampak pada proses tahapan pemilu.

"Secara dampak enggak ada, jadi kalau bisa gini, kalau penyelenggara ditentukan, pelaksanaan Februari, itu kan masih Juni 2022 tahapan itu dimulai. Kalaupun pemilu Mei, tahapan di bulan September," ungkap dia.

"Jadi sebenarnya itu tidak terganggu. Kalau batas waktu untuk penentuan tanggal pemilu ditetapkan oleh KPU baru juga sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada tahapan," kata Saan menambahkan.

Namun demikian, Saan tetap menegaskan Komisi II ingin jadwal pemilu ditetapkan dalam waktu dekat demi memberi kepastian kepada publik.

Oleh karena itu, Saan meminta pemerintah dan KPU untuk menyepakati jadwal pemilu 2024. Sampai saat ini, kedua pihak masih belum menemukan kata sepakat soal kapan pemilu akan digelar.

Saan mengatakan, Komisi II tidak bisa memutuskan jadwal pemilu apabila pemerintah dan KPU masih belum menemukan kata sepakat. Menurutnya, hal ini karena Komisi II menghindari mekanisme voting untuk memutuskan jadwal pemilu.

"Kita lagi meminta agar pemerintah dan penyelenggara untuk sepakat dulu lah, karena gini kalau selama pemerintah dan penyelenggara itu belum sepakat terkait soal jadwal, maka di DPR pasti tidak akan pernah ada kata sepakat juga, pasti akan ada beda pilihan," ujar Saan.

Politikus Partai NasDem itu menilai, baik pemerintah maupun KPU harus satu suara agar pelaksanaan pemilu sejak awal berjalan dengan baik. Menurut dia, jika sejak awal kedua pihak tidak bulat satu suara, maka akan ada kesan politis.

Saat ini masih ada dua opsi jadwal pemilu, yakni, tanggal pencoblosan 21 Februari sesuai usulan KPU dan 15 Mei berdasarkan usulan pemerintah. Sampai saat ini belum ada kesepakatan mengenai tanggal pencoblosan ini. (*)


Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

KADO || HUT RI KE 77

Pilkada 2020 Arena Adu Kekuatan dan Potensi Perang Medsos

KOTA KU

KESIBUKAN || SILATURAHMI

Pasar Tradisional Rakyat

Kasus yang Menjerat Walikota Dumai, "Cukuplah Pak Zul AS Pertama dan Terakhir"

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Semoga Bukan Hanya Slogan Semata

Majunya Ismail Sarlata Sebagai Caleg DPRD Riau, Suryadi KS, SH: Mohon Doa dan Dukungan Suara dari Pers, Guru dan Masyarakat Rohil

Semakin Di Benturkan, Semakin Bergerak Maju Ke Depan

Ransom Ware, Siapa Berani Lawan?

PARADIGMA || PERUBAHAN ORGANISASI

Terkini +INDEKS

Konsolidasi Perdana di Dumai, FSPMI Riau Perkuat Barisan dan Strategi Perjuangan Buruh

15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani, Kebun Kangkung di Purnama Jadi Penopang Ketahanan Pangan
15 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Peternak di Dumai Barat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat dari Pekarangan Warga
14 Juni 2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Bersama Ustaz Dennis Lim
13 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Bagan Keladi Dampingi Petani, Pekarangan Bergizi Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional
13 Juni 2026
Ibu Muda di Kampung Penyengat Sungai Apit di terkam buaya Saat mandi di Sungai Metas
13 Juni 2026
Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif
12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 232 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 277 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1919 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1367 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 512 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved