• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Demi Kesembuhan, Pasien Rela Melewati Lorong Gang Sempit

PantauNews

Selasa, 12 April 2022 13:33:08 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Seseorang yang menderita penyakit, terlebih penyakit kronis akan berupaya semaksimal mungkin melakukan berbagai macam cara pengobatan demi kesembuhan.

Seperti yang terlihat di tempat praktek pengobatan patah tulang daerah Kandang Kambing, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Setiap hari cukup banyak pasien yang datang berobat walaupun harus memasuki lorong gang yang sangat Sempit.

Khaeriah salah satu Pasien yang datang berobat menyampaikan rasa syukurnya karena penyakit yang selama ini dirasakan sudah mengalami perubahan yang sangat baik, padahal sebelumnya dirinya di vonis oleh pihak RS mengalami kanker tulang "

"Dulu saya sangat shock waktu di periksa di rumah sakit swasta di Kota Tangerang, dari hasil rongsen terlihat tulang bahu tangan saya seperti keropos atau tidak nyambung, pihak rumah sakit mengclaim bahwa saya menderita kanker tulang. Kemudian saya di rujuk ke rumah sakit Fatmawati Jakarta,

Karena pada saat itu kondisi sedang ramai pandemi  dan juga di rumah sakit fatmawati  begitu banyak calon pasien, jadi setiap berobat mau periksa saya harus berangkat sebelum subuh biar dapet no antrian.

Sudah tiga kali saya di anter suami saya untuk di periksa ke rumah sakit patmawati namun kondisi yang saya rasakan cukup ribet,  saya tidak melanjutkan di periksa di rumah sakit fatmawati 
 
Seusai sholat,di dalam sujud saya, sambil berlinang air mata saya memohon kepada Alloh Subhanahuwata'ala agar di berikan kesembuhan dan diberikan petunjuk kemana dan dengan cara  apa penyakit yang saya derita bisa sembuh

Saya mencoba datang jauh ke daerah Menes Pandeglang, nginep di sana demi kesembuhan penyakit saya, namun penyakit yang saya derita tidak ada perubahan

Suatu hari teman suami saya menyarankan agar saya mencoba datang ke  Pak Jumri ahli patah tulang yang beralamat di daerah Kandang Kambing Kelurahan Nusa jaya kec.karawaci - kota tangerang.

 Setelah saya rutin berobat , diperiksa di tempat Pak Jumri Alhamdulillah Penyakit yang saya alami  membaik " Tutur Khaeriah saat di wancarai sesuai di periksa oleh Pak Jumri . Senin ( 11/4/2022)

Pak Jumri menyampaikan bahwa keahlian yang dia miliki di dapat dari Sosok orang tuanya yang juga ahli dalam hal pengobatan patah tulang

Dirinya sangat bersyukur, Keahlian yang dia milikinya 
kinya bisa bermanfaat untuk  menolong orang lain 

" Alhamdulillah  keahlian saya bisa bermanfaat untuk membantu menolong orang lain, dan hal itu saya lakukan dengan suka rela atau seikhlasnya

Setiap hari cukup banyak pasien yang datang bahkan ada yang dari luar daerah

Mereka datang bukan hanya yang patah tulang, tetapi ada juga karena penyakit lainnya seperti urat kejepit, urut bugar dll " Kata Jumri saat di wawancarai di tempat Prakteknya  Di daerah kampung Kandang Kambing RT 04/12 Kelurahan Nusa Jaya Kecamatan Karawaci kota Tangerang.

Disaat ditanya kendala yang dialami selama ini Jumri menyampaikan bahwa kendalanya adalah  Gang yang masuk ketempat cukup sempit dan tidak ada parkir motor, 

" Gang masuk ke tempat saya cukup sempit dan tidak ada parkir motor, sering kali pasien yang bawa motor harus parkir di tempat orang lain. Apalagi yang bawa mobil, pasien tersebut tersebut terpaksa harus di tandu atau sengaja memanggil tukang becak,  karena memang saya belum punya tempat tidur pasien yang bisa di dorong," tutup Jumri. (Asep WW)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

PDAM Tirta Kerta Raharja Salurkan Dana CSR Melalui Pemkab Tangerang

Gelar Berbuka Bersama, DPW ISAA Undang Santri Tanfidz Al Qur'an Babul Jannah

Dengan Himbauan UPT Disporapar Dumai, Pedangang TBG Minta Kepada Pemerintah Arif dan Bijaksana Mengambil Keputusan

Group Hadroh Al Jariyah Kembali Laksanan Penggalangan Dana Peduli Korban Banjir Pelalawan

FKKS Kecamatan Serpong Utara Gelar Sosialisasi Kota Sehat

Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Esemka Milik PT Solo Manufaktur Kreasi.

Proaktif Melakukan Pembenahan Di RSUD Pasir Pangaraian

PT CPI Akui Adanya Tumpahan Oil Spill di Dermaga 4 Pelabuhan Dumai

Gempa bumi di situbondo tidak ada dampak yang serius

Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Tambah SL Baru dan Salurkan CSR

Dukung UMKM Naik Kelas, Pemuda Tani HKTI Kendal Siap Berkolaborasi

Pembangunan Kios Kawasan Kuliner Jayamukti, Apakah Proyek ini Sudah Sesuai Kajian?

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved