• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Orang RI Ogah Jadi Petani, Mentan Punya Triknya

Redaksi

Selasa, 05 November 2019 21:17:00 WIB
Cetak


Jakarta (PantauNews.co.id) - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo angkat suara soal makin menyusutnya jumlah petani di Indonesia. Persoalan klasik ini tentu perlu solusi agar salah satu penopang ekonomi tak mengalami persoalan.

Ia bilang sektor pertanian harus lebih dioptimalkan, dengan peningkatan produksi. Di sisi lain, biaya produksi atau modal moda awalnya bisa diturunkan, maka marginnya menjadi besar sehingga petani tertarik.

"Anda suka atau tidak tertarik untuk datang, kalau tidak memberi margin orang kan akan tinggalkan. Itu dalam langkah yanf cepat akan coba saya lakukan," katanya di DPR, Selasa (06/11/2019).

Pekerja di bidang pertanian, kehutanan, perikanan mengalami penurunan. BPS mencatat, pada Agustus 2019, penduduk yang bekerja pada tiga bidang itu sebanyak 34,58 juta orang, turun 1,12 juta atau 1,46% dibandingkan Agustus 2018.

Selain itu, Limpo mengatakan dengan sektor pertanian menarik bagi banyak orang maka sektor ini pertumbuhannya akan semakin baik dan butuh dukungan banyak pihak. Pada kuartal III-2019, pertanian secara keseluruhan sektor pertanian mengalami perlambatan, pada sektor pertanian pangan justru tumbuh negatif.

"Kementerian tidak dapat sendiri, ada kerja sama dengan kementerian terkait, harus didukung penuh oleh gubernur, bupati, bahkan camat sekalipun tidak boleh diam," katanya.

Perlambatan ekonomi pada triwulan III-2019 juga tercermin pada sektor pertanian. Pada triwulan III-2019 total pertumbuhan pertanian, kehutanan dan perikanan hanya mampu tumbuh 3,08% jauh melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sempat mencapai 5,33%, bahkan di bawah capaian triwulan III-2018 yang sempat mencapai 3,66%.

Kondisi paling mencolok terjadi pada pertumbuhan sektor pangan yang justru minus sampai 4,81% pada triwulan III-2019, padahal pada triwulan yang sama di 2018 sektor pangan masih tumbuh 3,08%.

Sumber: CNBC Indonesia


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Terkait Adanya Pelajar yang Jatuh Sakit, Basrial : "Jika Asap Masih Pekat, agar Siswa Diliburkan"

Panjat Pinang Sukses di Gelar PAC Dumai Timur , Masyarakat Berikan Apresiasi

Pemuda Pemudi Milenial Riau Anti Narkoba Deklarasi Dukung Polda Riau

SDN Bunder IV Tetap Bersih Walau Tanpa Tatap Muka

Gara gara Istri Kabur Dari Rumah Menantu Bacok Mertua

Masker Mendadak Langka, Begini Cara Bikin Masker Sendiri

Ratusan Mahasiswa Meranti Demo Tolak Omnibus Law, Situasi Sempat Memanas

Bahaya Penggunaan Narkoba Jenis Shabu

Bakti Sosial Serentak Polres Dumai, Polri Semakin Dicintai Masyarakat

FAP - Tekal Kota Dumai Siap Bantu Disnakertrans Dumai Audit Data Pekerja Perusahaan

Jaksa Agung : Tidak ada Kompromi Untuk Jaksa yang terlibat Kasus Korupsi

Prihatin Kondisi Pasca Covid-19, Andi Silitongga Berjanji akan Terus Berbuat di Masyarakat

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 656 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved