• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Kampar

Beredar Spanduk Desak Kapolres Kampar Dicopot karena Kasar dan Arogan, Ini Penjelasan Muhammadiyah

PantauNews

Selasa, 15 Februari 2022 22:24:47 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar menjelaskan duduk persoalan beredarnya spanduk berisi protes dan desakan agar Kapolres Kampar AKBP Rido Rolly Maruli Parsaoran Purba dicopot. Dalam spanduk tersebut terdapat logo dan mengatasnamakan warga Muhammadiyah, kader dan simpatisan.

Spanduk tersebut terpasang di wilayah Kabupaten Kampar dan bertuliskan menolak sikap kasar dan arogan Kapolres Kampar serta mendesak agar AKBP Rido Purba dicopot dari jabatannya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kampar Almi Zarlis menjelaskan, persoalan tersebut berawal ketika acara sosialisasi percepatan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Kadisdikpora Kampar pada 8 Februari 2022 sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Camat Kampar.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

"Kegiatan tersebut dihadiri oleh pendidik dan tenaga kependidikan, pengawas SD-SMP dan aparatur desa di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kampar, Rumbio Jaya dan Kampar Utara," jelas Almi, Selasa (15/2/2022).

Pada acara tersebut juga hadir Kapolres Kampar AKBP Rido Purba yang baru datang ke tempat acara sekitar pukul 10.30 WIB. Tiba-tiba Kapolres meminta kepala sekolah dan aparatur desa untuk masuk ruangan.

"Di saat itulah Kapolres menyampaikan dengan bahasa yang kurang santun, lebih kurang sebagai berikut 'siapa yang menantang akan saya tangkap, ada yang melawan, anda tidak patut dicontoh'," sambungnya.

Kemudian Bhabinkamtibmas disuruh ke depan, meminta pintu ditutup dan memeriksa semua aplikasi PeduliLindungi kalau ada yang tidak lengkap atau belum vaksin suruh ke depan.

Hasil pemeriksaan tersebut ada sekitar 20 puluhan orang yang terjaring tidak lengkap vaksin, Kapolres mengatakan kawal mereka untuk vaksin kemudian bawa lagi ke dalam.

Bahwa Herman Hidayat, Kepala SD Muhammadiyah Desa Batu Belah, yang ikut menyaksikan kejadian tersebut sangat prihatin dan miris merasakan sikap arogansi Kapolres Kampar sehingga terpaksa diungkapkan rasa kekecewaanya melalui postingan di Facebook pada tanggal 11 Februari 2022.

Postingan tersebut bertulisan 'mohon pak Kapolda kami miris dengan cara berkomunikasi Kapolres Kampar bersama kepala sekolah dan aparatur desa di Kecamatan Kampar. Kami warga Kampar tidak terbiasa bahasa kasar dengan tiga telapak tangan'.

Akibat postingan di facebook tersebut, pada hari Sabtu (12/2/2022) sekitar jam 10.00 WIB, tiba-tiba 9 orang personil polisi berpakaian umum dan 2 berpakaian seragam yaitu Kapolsek Kampar dan 1 anggotanya mendatangi SD Muhammadiyah Desa Batu Belah yang saat itu sedang kegiatan rapat majelis guru yang dipimpinan Herman Hidayat selaku kepala sekolah.

Petugas polisi masuk ke dalam sekolah sampai ke ruang Kantor Kepsek, dan memerintahkan agar Herman Hidayat (Kepsek) ikut dengan polisi ke Polsek Kampar untuk diperiksa (tanpa surat panggilan atau sejenisnya).

"Namun Herman Hidayat minta izin untuk pulang dulu ke rumah memberitahu istrinya, dan meminta kepada petugas agar diperiksa di Mapolres Kampar saja karena lebih dekat jaraknya dengan rumah beliau," ungkapnya.

Sekitar jam 11.15 WIB, Herman Hidayat tiba di Mapolres Kampar dan mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB, Herman Hidayat diperiksa oleh 2 orang penyidik Satreskrim Polres Kampar.

Pemeriksaan baru berhenti setelah 5 orang Pemuda Muhammadiyah Kampar dan 1 orang penasehat hukum PDM Kampar mendatangi Mapolres Kampar, meminta Herman Hidayat dibebaskan dan diizinkan untuk pulang.

Sebelum diizinkan pulang, Herman Hidayat didesak oleh penyidik untuk membuat pernyataan minta maaf secara tertulis dan pernyataan rekaman video, lalu didesak agar diposting di facebook, disamping itu Herman Hidayat juga didesak untuk menandatangani suatu dokumen yang oleh penyidik disebut sebagai BAP.

Ia menjelaskan, kemudian masyarakat simpatisan serta Kader Muhammadiyah Kampar menggelar aksi protes dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan protes terkait aksi kasar dan arogan Kapolres Kampar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto juga mengatakan, hal tersebut sudah menjadi atensi Kapolda Riau.

"Kapolda Riau sudah memerintahkan Kabid Propam untuk mendalami permasalahan ini dan sudah menjadi atensi," pungkasnya. (*)


Sumber : Cakaplah.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

2Tak Corner Dumai Bersama Kasatlantas Serahkan Puluhan Bantuan Sembako di Kelurahan Tanjung Palas

Penjualan BBM Jenis Bersubsidi kepada Para Pengencer di SPBU Bukit Timah Sesuai dengan Peraturan ?

Polres Dumai Bersama Stakeholder Deklarasi Kepatuhan Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Nikita Mirzani Ngaku Telan Berbagai Rasa Sperma, Dikumur Terlebih Dulu

Zulkarnain Hengkang dari Dishub, Said Effendi Kini Resmi Jabat Pelaksana Tugas

Pertamina Peduli Wartawan

Karang Taruna Peduli Lingkungan, Parlindungan: Ini Baru Gerakan Langkah Awal

DPRD Kota Tangerang Serahkan Rekomendasi LKPj Walikota

FKKS Kecamatan Serpong Utara Gelar Sosialisasi Kota Sehat

Kodim 0706/Temanggung Sambut Kunjungan Kerja Tim Wasgiat Kodam IV Diponegoro

Dulu Manggung di Panggung Megah, Beginilah Nasib Sang Juara DMC MCTV Sekarang

Tak Kenal Lelah, Prajurit Kipan B Yonif 645 Bersihkan Pantai Sinam

Terkini +INDEKS

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati

11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1879 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 500 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved