• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Kampar

Beredar Spanduk Desak Kapolres Kampar Dicopot karena Kasar dan Arogan, Ini Penjelasan Muhammadiyah

PantauNews

Selasa, 15 Februari 2022 22:24:47 WIB
Cetak

PEKANBARU, PANTAUNEWS.CO.ID - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar menjelaskan duduk persoalan beredarnya spanduk berisi protes dan desakan agar Kapolres Kampar AKBP Rido Rolly Maruli Parsaoran Purba dicopot. Dalam spanduk tersebut terdapat logo dan mengatasnamakan warga Muhammadiyah, kader dan simpatisan.

Spanduk tersebut terpasang di wilayah Kabupaten Kampar dan bertuliskan menolak sikap kasar dan arogan Kapolres Kampar serta mendesak agar AKBP Rido Purba dicopot dari jabatannya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kampar Almi Zarlis menjelaskan, persoalan tersebut berawal ketika acara sosialisasi percepatan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Kadisdikpora Kampar pada 8 Februari 2022 sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Camat Kampar.

TERKAIT
  • Keterbukaan Informasi Penerima Bantuan Terkait Pandemi COVID-19 di Negeri ini Harus Diperlihatkan dengan Nyata
  • Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat, Dumai Rencana Bangunan Gedung Perpustakaan dan Kearsipan
  • Pembahasan Protokol Kesehatan Menuju Tatanan Hidup Baru di Kota Dumai

"Kegiatan tersebut dihadiri oleh pendidik dan tenaga kependidikan, pengawas SD-SMP dan aparatur desa di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kampar, Rumbio Jaya dan Kampar Utara," jelas Almi, Selasa (15/2/2022).

Pada acara tersebut juga hadir Kapolres Kampar AKBP Rido Purba yang baru datang ke tempat acara sekitar pukul 10.30 WIB. Tiba-tiba Kapolres meminta kepala sekolah dan aparatur desa untuk masuk ruangan.

"Di saat itulah Kapolres menyampaikan dengan bahasa yang kurang santun, lebih kurang sebagai berikut 'siapa yang menantang akan saya tangkap, ada yang melawan, anda tidak patut dicontoh'," sambungnya.

Kemudian Bhabinkamtibmas disuruh ke depan, meminta pintu ditutup dan memeriksa semua aplikasi PeduliLindungi kalau ada yang tidak lengkap atau belum vaksin suruh ke depan.

Hasil pemeriksaan tersebut ada sekitar 20 puluhan orang yang terjaring tidak lengkap vaksin, Kapolres mengatakan kawal mereka untuk vaksin kemudian bawa lagi ke dalam.

Bahwa Herman Hidayat, Kepala SD Muhammadiyah Desa Batu Belah, yang ikut menyaksikan kejadian tersebut sangat prihatin dan miris merasakan sikap arogansi Kapolres Kampar sehingga terpaksa diungkapkan rasa kekecewaanya melalui postingan di Facebook pada tanggal 11 Februari 2022.

Postingan tersebut bertulisan 'mohon pak Kapolda kami miris dengan cara berkomunikasi Kapolres Kampar bersama kepala sekolah dan aparatur desa di Kecamatan Kampar. Kami warga Kampar tidak terbiasa bahasa kasar dengan tiga telapak tangan'.

Akibat postingan di facebook tersebut, pada hari Sabtu (12/2/2022) sekitar jam 10.00 WIB, tiba-tiba 9 orang personil polisi berpakaian umum dan 2 berpakaian seragam yaitu Kapolsek Kampar dan 1 anggotanya mendatangi SD Muhammadiyah Desa Batu Belah yang saat itu sedang kegiatan rapat majelis guru yang dipimpinan Herman Hidayat selaku kepala sekolah.

Petugas polisi masuk ke dalam sekolah sampai ke ruang Kantor Kepsek, dan memerintahkan agar Herman Hidayat (Kepsek) ikut dengan polisi ke Polsek Kampar untuk diperiksa (tanpa surat panggilan atau sejenisnya).

"Namun Herman Hidayat minta izin untuk pulang dulu ke rumah memberitahu istrinya, dan meminta kepada petugas agar diperiksa di Mapolres Kampar saja karena lebih dekat jaraknya dengan rumah beliau," ungkapnya.

Sekitar jam 11.15 WIB, Herman Hidayat tiba di Mapolres Kampar dan mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB, Herman Hidayat diperiksa oleh 2 orang penyidik Satreskrim Polres Kampar.

Pemeriksaan baru berhenti setelah 5 orang Pemuda Muhammadiyah Kampar dan 1 orang penasehat hukum PDM Kampar mendatangi Mapolres Kampar, meminta Herman Hidayat dibebaskan dan diizinkan untuk pulang.

Sebelum diizinkan pulang, Herman Hidayat didesak oleh penyidik untuk membuat pernyataan minta maaf secara tertulis dan pernyataan rekaman video, lalu didesak agar diposting di facebook, disamping itu Herman Hidayat juga didesak untuk menandatangani suatu dokumen yang oleh penyidik disebut sebagai BAP.

Ia menjelaskan, kemudian masyarakat simpatisan serta Kader Muhammadiyah Kampar menggelar aksi protes dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan protes terkait aksi kasar dan arogan Kapolres Kampar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto juga mengatakan, hal tersebut sudah menjadi atensi Kapolda Riau.

"Kapolda Riau sudah memerintahkan Kabid Propam untuk mendalami permasalahan ini dan sudah menjadi atensi," pungkasnya. (*)


Sumber : Cakaplah.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

693 Personel Polda Riau Mendapatkan Kenaikan Pangkat

Nita Ariani maju Dengan Visi dan Misi mewujudkan Dumai Maju, Sejahtera, Berpendidikan dan Agamis

Corona Ancam Nyawa Manusia, Verdi: Ikuti Arahan dan Anjuran Pemerintah

GMD Sebut Ketua DPRD Dumai, Aktor Intektual Dibalik Lambannya Proses Hukum Dugaan Kasus Korupsi Bansos Tahun 2013/2014

Ustadz Gamal: Stop Pertikaian dan Saling Menyalahkan, Ayo Kita Duduk Bersama!

Anggota DPRD Kota Tangerang H Tasril Jamal Sambut Baik Audiensi DPC MCI

KNPI Berbagi di Bulan Ramadhan, Kali ini Fuad Santoso CS Santuni Anak - anak Yatim di Panti Asuhan Takdir Ilahi

Menjaga Komoditas Sawit sebagai komoditas Strategis Nasional

Update Dampak Banjir di Sintang Kalbar: 4 Meninggal-25.884 Warga Ngungsi

Gubernur Sediakan Makanan Bagi yg mau Nonton Bareng

Pastikan Proses Recovery Kilang Berjalan Baik, Direksi Pertamina Kunjungi PT KPI RU Dumai

Indra Sjafri Tolak Tawaran Sejumlah Klub demi Bantu Shin Tae-yong

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 511 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1183 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved