Bupati: Mari Bangun Budaya Literasi untuk Generasi Manggarai Timur
MANGGARAI TIMUR, PANTAUNEWS.CO.ID - Literasi merupakan kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu. Kemampuan berbicara, menulis dan memecahkan masalah dapat diasah dan menjadi semakin baik dengan banyak membaca.
Demikian dikatakan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, SH. M.Hum, dalam sambutannya dihadapan para guru dan siswa saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Karya Ilmiah pada Kamis (18/3/2021) di SMK Tiara Nusa Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Mantan Wakil Bupati Manggarai Timur itu mengatakan, membaca buku dalam bentuk apapun, baik digital maupun buku cetak akan selalu memberikan sesuatu yang baru bagi perkembangan hidup kita. Bukan hanya anak-anak. Itulah mengapa ajakan untuk banyak membaca selalu didengungkan oleh pemerintah, para guru dan orang tua dalam setiap kesempatan karena kami sudah merasakan manfaatnya.
Bupati Agas juga menyampaikan bahwa, kita semua harus mengakui bahwa sekarang ini minat baca generasi muda sangat rendah. Perkembangan teknologi dan ketergantungan yang cukup tinggi pada media online dengan beragam informasi yang ditawarkan membuat keinginan, kemauan dan minat membaca buku menurun cukup signifikan.
Teknologi dengan perkembangannya menawarkan banyak alternatif informasi dan hiburan sehingga orang tua dan para guru mendapatkan tugas tambahan untuk mengawasi dan membantu anak-anak agar mendapatkan informasi yang benar sesuai dengan kebutuhan dan usianya.
“Saya sebagai Bupati Manggarai Timur bangga dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, khususnya untuk pihak sekolah dan Yayasan SMK Tiara Nusa yang dengan luar biasa mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan literasi para siswa dan guru dengan melaksanakan bimbingan teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah.” katanya.
Cara terbaik meningkatan kualitas karakter, kompetensi dan kesejahteraan seseorang adalah dengan menanamkan budaya literasi dan cara terbaik untuk menanamkan budaya literasi yang kuat pada seseorang adalah dengan menjadikannya penulis. Karena setiap penulis, secara otomatis sudah melewati tahapan membaca, berpikir dan tentu saja menulis serta berkreasi.
Literasi kata dia, harus menjadi sebuah gerakan bersama. Keluarga sebagai 'sekolah' yang pertama dan utama bagi anak-anak memiliki tanggung jawab untuk menanam dan menumbuhkan benih literasi pada anak. Sekolah bersama para guru kemudian menyempurnakan dan meningkatkan kemampuan anak-anak dengan metode dan sistem belajar yang telah ditentukan (kurikulum).
Dia juga berharap, kegiatan ini akan membawa manfaat untuk semua pihak, selain mendukung Gerakan Literasi secara nasional, yang utama adalah mempersiapkan generasi muda Manggarai Timur yang cakap dan memiliki kemampuan dasar yang baik untuk semua bidang kehidupan.
Untuk diketahui, tujuan kegiatan ini, untuk menanamkan kecintaan guru dan peserta didik terhadap literasi dasar (membaca dan menulis) dan membangun budaya literasi disekolah dengan memaksimalkan kemampuan guru dan murid dalam hal menulis.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMK Tiara Nusa Borong, bekerja sama dengan Media Pendidikan Cakrawala NTT sebagai salah satu implementasi dari Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan oleh Kemendikbud pada tahun 2016. (*)
Penulis: Richard Bon


Berita Lainnya
Geledah Mobil Pengangkut Durian, Polisi Temukan 245 Kg Ganja
Ketua beserta Komisioner KPU Sambangi Kantor DPRD Kubu Raya
Muhammad Adis Rela Pertaruhkan Jabatan Demi Membangun dan Sejahterakan Masyarakat Desa Sukanegara
Dugaan Suap Dana Koni, Imam Nahrowi Ditetapkan Tersangka oleh KPK
Menunggu Indikasi Korup dalam Operasional Pergubri No.19 Tahun 2021
Apical Wujudkan Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Duma
DPP SKPPHI: Dihari Lahirnya Pancasila, Mari Kita Teguhkan Tekad dalam Mengaplikasikannya
Bupati dan Forkompimda Kabupaten Bekasi Siap Lakukan Vaksinasi Tahap Pertama
Terendus Proyek Jalan Sudirman Dumai dalam Pantauan APH, Larshen Yunus: Jangan Main- main dengan Uang Rakyat
Pertemuan King Faaz Dengan Arsy Hermansyah, Anang Restui Perjodohan Mereka
Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 69 Jenazah
Flyover di Pekanbaru ini Ancam Nyawa Manusia, Ketua KNPI Riau Desak KPK Turun Tangan