• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Opini

Dampak Covid-19 Terhadap Perekonomian Di Indonesia, Pemerintah Harus Mengambil Langkah

PantauNews

Selasa, 19 April 2022 22:10:09 WIB
Cetak

Oleh: Afnidawati, Mahasiswi FISIP USK

BANDA ACEH, PANTAUNEWS.CO.ID - Afnidawati mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik universitas Syiah Kuala Banda Aceh, menyampaikan dalam opininya terkait dampak Covid-19, yang melanda perekonomian Indonesia saat ini.

Yang menurutnya pemerintah Indonesia harus mengambil langkah dalam dampak Covid-19 Terhadap pemulihan Perekonomian di Indonesia. Selasa, (19/04/22).

Dia juga menjelaskan bahwa covid-19 itu berupa Wabah yang bermula di wuhan, Tiongkok pada tangga 31 Desember 2019 dan di tetapkan sebagai pandemic oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pasa tertanggal 11 maret 2020 lalu.

Bahkan, Lebih dari 129 negara terjangkit virus ini lebih dari 50 juta orang terserang virus, lebih dari 1 juta orang meninggal dunia dan lebih 34 juta orang sembuh.

Proses penyebaran wabah covid-19 atau virus corona sama seperti penyebab flu yakni melaui udara ketika batuk, bersi dan saat berbicara. Virus ini sangat cepat menyebar apabila anda tidak mencuci tangan terlebih dahulu saat akan menyentuh bagian tubuh seperti wajah, mulut, dan hidung.

Gejala yang timbul jika terinveksi virus ini adalah, hidung berair, hilangnya indra penciuman, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, deman, bahkan bisa menyebabkan gejala yang lebih serius seperti bronchitis dan pneumonia. Virus ini sangat mudah terinfeksi bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, bayi, lansia atau orangtua.

Dampak covid-19 terhadap perekonomian Indonesia sangat berpengaruh terhadap perekonomian global termasuk Indonesia. Triwulan I tahun 2020, ekonomi Indonesia masih 2,97% dikarenakakan merebaknya wabah virus corona di berbagai dunia dan berdampak juga terhadap Indonesia.

Triwulan II Indonesia mengalami keadaan pertumbuhan ekonomi negatif sekitar 3%, hal ini disebabkan karena pemberlakuan kebijakan social distancing atau Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB). 
Kasus covid-19 menimbulkan dampak yang sangat besar bagi perekonian nasional. Dampak tersebut antara lain.

Melemahnya konsumsi rumah tangga atau daya konsumsi, Ekonomi akan naik apabila daya beli tinggi, sehingga membuat pasar menjadi sukses menciptakan regulasi. Regulasi  mempengaruhi 60 % naiknya tingkat ekonomi sebuah negara.

PPKM juga mempengaruhi tingkat ekonomi, pengetatan peraturan PPKM dapt menyebabkan melemahnya tingkat ekonomi. Menurunnya angka investasi, Dilihat dari maraknya penyebaran virus corona mebuat masyarakat maupun pengusaha  ragu-ragu dalam menginvestasi.

Investasi dalam bidang transfortasi, pariwisata, kuliner, traveling,  hiburan, bahkan seni budaya sangat turun drastis. Aturan PPKM, pemberhentian atau PHK terhadap beberapa karyawan juga sangat berpengaruh.

Pelemahan ekonomi, Tekanan penerimaan dari berbagai sektor salah satunya sektor pajak. Keterlambatan penerimaan pajak menghambat pertumbuhan ekonomi dan menghambatnya pendanaan terhadap beberapa program. Pemerintah juga bisa memanfaatkan teknologi komunikasi untuk meningkatkan ekonomi.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, Akibat virus corona pemerintah membuat batasan-batasan dalam beberapa hal, seperti kerumunan ramai, pembatasan pertemuan sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan teknologi.

Teknologi informasi dan komunikasi juga sangat jalur penghubung utama dalam beberapa kondisi. Upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi Indonesia
Pendapatan nasional negara diperoleh dari  beberapa sektor seperti dari hasil produksi, tanah, tenaga kerja, modal dan  kewirausahaan.

Pemerintah mengambil 5 langkah cepat agar   perekonomian nasional kembali stabil, yakni: Pertama, Mengadakan pembelanjaan besar-besaran dalam meredam ekonomi akibat  pandemi covid-19. Dengan demikian dapat meningkat nilai jual dalam negri dan membuat negara luar tertarik untuk berinvestasi kembali.

Kedua, Pembentukan komite dalam penanganan covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional, untuk memastikan penanganan kesehatan dan ekonomi berjalan dengan baik, dan menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil.

Ketiga, memberikan pinjaman kredit bunga rendah serta persiapan program UMKM baru.

Keempat, pemerintah menyimpan dana di perbankan supaya dapat memutar kembali roda ekonomi.

Kelima, Peminjaman kredit modal oleh pemerintah sebagai modal pengadaan kerja  Korporasi.

Selain itu, pemulihan ekonomi nasional juga dilakukan dengan mengambil kebijakan fiskal dan moneter yang komprehensif. Ada 3 (tiga) kebijakan yang dapat dilakukan yaitu:

1.    peningkatan konsumsi dalam negeri, Salah satu penggerak ekonomi nasional adalah konsumsi dalam negeri, semakin banyak konsumsi maka ekonomi akan bergerak. Konsumsi sangat terkait dengan daya beli masyarakat.

2.    peningkatan aktivitas dunia usaha, Pemerintah berusaha menggerakkan dunia usaha melalui pemberian insentif dan stimulus kepada UMKM dan korporasi.

3.    menjaga stabilitasi ekonomi dan ekpansi moneter. Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, Bank Indonesia menjaga stabilisasi nilai tukar Rupiah, menurunkan suku bunga, melakukan pembelian Surat Berharga Negara, dan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

4. Dengan demikian pemulihan perekonomian Indonesia paska covid 19 sudah berjalan dengan baik. Walau banyak masyarakat yang masih terpuruk akibat covid-19, pemerintah juga sedang berusaha untuk membangun kembali perekonomian Indonesia. Pemerintah harus mengambil tindakan tegas dalam membangun kembali perekonomian Indonesia dan juga harus membuat kebijakan-kebijakan lain untuk berjaga-jaga jika hal yang sama terulang kembali. (Juliadi)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kasus yang Menjerat Walikota Dumai, "Cukuplah Pak Zul AS Pertama dan Terakhir"

RSUD Dumai Akan Lakukan Pembenahan Pelayanan RSUD Yang Lebih Baik

PAGUYUBAN || GONJONG LIMO DUMAI

HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

Rumor Pencabutan Kartu Liputan CNN Indonesia dan Ujian Kebebasan Pers

HUT || RRI

Pasar Tradisional Rakyat

Mengapa PJS Melarang Wartawan Rangkap LSM?

Kontroversi Belanja Media di e-Katalog* Oleh: Lutfah (Pemimpin Perusahaan media siber dan media jetak Java News)

Pendidikan Politik Anak Sekolah, Walikota Pariaman 'Stop BaPer'

Dukungan Sanksi Pemecatan Sari Antoni Semakin 'Mengganas', Thabrani Al-Indragiri: Pak Syamsuar, Anda Itu Ketua Golkar Riau

Ekonomi Politik: Meninjau Kaitan Antara Kebijakan dan Distribusi Kekayaan di Indonesia

Terkini +INDEKS

Club Bola Rajawali United Raih Juara 3 Turnamen Bhutas Cup III

13 September 2026
Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan
13 September 2026
Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI
12 September 2026
Rutan Dumai Bagikan Hadiah Lomba Hari Kemerdekaan kepada Warga Binaan dan Petugas
12 September 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
12 September 2026
Siswa SMA N 2 Tanah Putih Gali Ilmu Budaya di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih
11 September 2026
Lestarikan Budaya, Rahmat Pantun Terima Dukungan Penerbitan Buku Pantun dari PHR
11 September 2026
Dari Sungai Pakning ke Pune India: Pertamina Patra Perkenalkan Tata Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan
11 September 2026
JMSI Dumai Resmi Dilantik, Ahmad Dahlan Tekankan Profesionalisme dan Integritas Media Siber
10 September 2026
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
10 September 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Legalitas Tanah Urug Stadion Dipertanyakan

Dibaca : 296 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Plt Gubernur Segera Ambil Alih Unilak
Dibaca : 207 Kali
Disaksikan Ribuan Masyarakat Bupati Rohil H Bistamam Resmi Buka Perdana Car Free Day di Bagan Batu
Dibaca : 393 Kali
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Dibaca : 631 Kali
Dorong Kembangkan Wisata Daerah, HIPEMAROHI Pekanbaru Laksanakan Upgrading dan Penghijauan Di Kawasan Wisata Pulau Tilan
Dibaca : 261 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved