• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Internasional

Rusia Tiba-tiba Tarik Mundur Sebagian Pasukan dari Perbatasan Ukraina

PantauNews

Selasa, 15 Februari 2022 23:47:25 WIB
Cetak

MOSKOW, PANTAUNEWS.CO.ID - Pemerintah Rusia mengklaim telah menarik mundur sejumlah pasukan militernya di dekat perbatasan Ukraina untuk kembali ke pangkalan mereka. Langkah ini dinilai akan menjadi langkah besar pertama menuju deeskalasi dalam krisis dengan Barat yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Seperti dilansir AFP, Selasa (15/2/2022), penarikan tiba-tiba itu diumumkan saat upaya diplomatik intens dilakukan demi mencegah invasi Rusia yang dikhawatirkan akan dilakukan terhadap Ukraina, setelah lebih dari 100.000 tentara Rusia dikerahkan ke dekat perbatasan Ukraina.

Krisis yang disebut sebagai yang terburuk antara Rusia dan Barat sejak akhir Perang Dingin ini diketahui mencapai puncak pada pekan ini, dengan para pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa invasi skala penuh, termasuk serbuan ke ibu kota Kiev, mungkin dilakukan dalam hitungan hari.

TERKAIT
  • LSM Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal Kota Dumai Beri Data Keanggotaan Ke Disnakertrans
  • Lapor Struktur Baru, DPC GANN Kota Dumai Silaturahmi Ke Kesbangpol
  • Minang Marentak!

Pada Selasa (15/2) pagi waktu setempat, kepala juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, menyatakan bahwa sejumlah pasukan yang dikerahkan dekat Ukraina telah menyelesaikan latihan mereka dan bersiap untuk pergi.

"Unit-unit distrik militer Selatan dan Barat, setelah menyelesaikan tugas-tugas mereka, telah mulai menaiki transportasi kereta api dan jalan raya, dan hari ini mereka akan mulai bergerak ke garnisun militer mereka," tutur Konashenkov kepada kantor-kantor berita Rusia.

Tidak disebutkan dengan jelas oleh Konashenkov jumlah tentara yang kembali ke pangkalan dan apa dampak penarikan itu terhadap keseluruhan pasukan militer yang mengepung Ukraina. Namun diketahui bahwa ini menjadi pengumuman pertama soal penarikan tentara Rusia dalam beberapa pekan terakhir.

Jika para pejabat Barat mengonfirmasi bahwa Rusia mengambil langkah untuk mengurangi jumlah pasukannya di dekat perbatasan Ukraina, maka hal ini akan meredakan kekhawatiran perang besar di Eropa yang terus meningkat selama berminggu-minggu.

Sementara itu, diketahui bahwa komentar terbaru dari Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia pada Senin (14/2/2022) waktu setempat telah menawarkan sejumlah harapan untuk deeskalasi.

Dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin awal pekan ini, Menlu Sergei Lavrov menyatakan 'selalu ada peluang' untuk mencapai kesepakatan dengan Barat terkait Ukraina. Lavrov menyatakan kepada Putin bahwa pembicaraan para pemimpin negara Eropa dan AS cukup menunjukkan kemajuan bahwa tuntutan Rusia layak diupayakan.

Sedangkan Menhan Sergei Shoigu memberitahu Putin bahwa beberapa latihan militer Rusia yang diluncurkan pada Desember tahun lalu telah 'berakhir' dan lebih banyak lagi akan diakhiri 'dalam waktu dekat'.

Pemimpin Rusia dan para penasihatnya telah secara konsisten berargumen bahwa krisis terkini merupakan akibat dari sikap AS dan negara-negara Eropa bagian barat yang mengabaikan kekhawatiran keamanan Rusia.

Rusia yang berulang kali membantah berencana menginvasi Ukraina, telah menguasai Semenanjung Crimea yang dicaplok dari Ukraina tahun 2014 lalu dan mendukung kelompok separatis yang menguasai sebagian wilayah Ukraina bagian timur.

Kremlin bersikeras bahwa NATO harus memberikan jaminan bahwa Ukraina tidak akan pernah diterima menjadi anggota aliansi NATO dan menarik kehadiran pasukan NATO dari negara-negara Eropa bagian timur.

Sementara itu, di tengah klaim para pejabat AS bahwa invasi mungkin dimulai pada Rabu (16/2) besok, Presiden Volodymyr Zelensky menetapkan tanggal tersebut sebagai 'Hari Persatuan' dan menyerukan. (*)

 


Sumber : Detik.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Positif Covid-19, Mantan PM Italia Silvio Berlusconi Isolasi Mandiri

Bakal Diblokir di AS, TikTok Siap Tempuh Jalur Hukum

Pandemi Covid-19 Ungkap Ketimpangan Sosial dan Kesehatan di AS

Ditengah Badai Corona,Trump Tetap Gelar Kampanye

Pemerintah Evakuasi Warga Indonesia dari Lebanon Akibat Situasi Konflik

Menkumham Promosikan Kebebasan Beragama Indonesia di Hadapan Anggota Parlemen Inggris

Bakal Diblokir di AS, TikTok Siap Tempuh Jalur Hukum

Sah, Yasonna Berikan Paspor untuk WNI Keturunan Di Filipina

Athan RI Sambut Kedatangan Pesawat CN 235-220 MPA di Senegal

Negara-negara Ini Perlahan Longarkan Batasan Sosial

Bakamla RI Kunjungi Mabes Coastal and Maritime Guarda Civil Spanyol

Bakamla RI dan Turkish Coast Guard Sepakati Kerja Sama di Bidang Keamanan Maritim

Terkini +INDEKS

Mandek Dua Tahun, FAP-Tekal Bongkar Dugaan Penghambatan Hukum Kasus Tenaga Kerja

27 Januari 2026
Polres Dumai Dorong Ketahanan Pangan, Panen Raya Jagung Pipil Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
27 Januari 2026
Polres Rohil Ungkap Jaringan Narkotika Internasional, Amankan 3,98 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five
26 Januari 2026
Perkuat Sinergi Polri dan Komunitas Pelari, Polres Rohil Gelar Green Policing Running Club,
25 Januari 2026
Polres Dumai Laksanakan Pengamanan Konser Kemanusiaan untuk Sumatera dan Palestina di Kota Dumai.
24 Januari 2026
Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan
21 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi Pers dan BUMN, Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pelindo Regional I
21 Januari 2026
Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Pagu Anggaran 2026
21 Januari 2026
Polres Rohil Laksanakan Giat Analisa dan Evaluasi Bhabinkamtibmas Serta Arahan
20 Januari 2026
PWMOI Dumai Perkuat Sinergi dengan Imigrasi, Dorong Transparansi dan Pelayanan Publik Berkualitas
19 Januari 2026

Terpopuler +INDEKS

Pengamat Pendidikan Riau Nilai Pembangunan Gedung SMKN 2 Pinggir Sesuai Perencanaan

Dibaca : 1256 Kali
Polsek Bukit Kapur Bongkar Aksi Pencurian Kabel PJU di Akses Gerbang Tol Dumai, Sejumlah Pelaku Diburu
Dibaca : 264 Kali
Persatuan Baraya Sunda Tampilkan Tarian Memukau di Penutupan Dufest Idaman 2025
Dibaca : 393 Kali
Warga NU Pelalawan Dan Masyarakat Aceh Gelar Doa Bersama Untuk Korban Bencana Alam Sumatera
Dibaca : 316 Kali
PWMOI Dumai: DUFEST 2025 Bukan Sekadar Festival, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Dibaca : 264 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved