• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Politik

Ganjar Buka Suara Terkait Spekulasi Gubernur Tak Sambut Puan

PantauNews

Selasa, 15 Februari 2022 23:56:25 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ternyata pernah menanggapi pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani soal kepala daerah yang enggan menyambutnya saat berkunjung. Ganjar menjawab terkait hal itu saat ditanya wartawan.

Dilansir dari detikJateng, jawaban Ganjar itu dilontarkan ketika berada di desa Wadas, Purworejo hari Minggu (13/2/2022) lalu. Dari video yang diperoleh detikJateng, dua kali pertanyaan dilontarkan saat ia berjalan menuju mobil hendak pulang.

Saat ditanya, dalam video itu, Ganjar sempat menolak spekulasi bahwa kepala daerah yang dimaksud Puan dalam pernyataannya adalah dirinya.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

"Gubernur Jateng? Ngarang, nggak mungkin ah. Saya nyambut nyambut (terpotong dialog dengan warga)," kata Ganjar yang kemudian bercengkrama dengan warga, Minggu (13/4/2022).

Setelah itu ia kembali ditanya soal hal serupa dan dia menegaskan akan menyambut Puan paling depan jika ada kunjungan ke Jawa Tengah.

"Siap nanti kalau ke Jawa Tengah saya sambut. Sambut paling depan," ujarnya sambil tertawa dan masuk ke mobil.

Untuk diketahui, Puan berbicara terkait gubernur yang tak menyambut Puan dalam forum rapat koordinasi PDI Perjuangan (Rakor PDIP) di Manado, Sulawesi Utara, pada Rabu (9/2). Kala itu, Puan mengaku heran sekaligus kesal terhadap sikap gubernur semacam itu.

Dugaan kuat sosok gubernur yang disindir Puan pun datang dari Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. Dia menduga sindiran tersebut ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Publik menduga-duga pernyataan Puan ditujukan ke Gubernur Jateng (Ganjar Pranowo) karena, saat peresmian pasar di Solo, Ganjar ke Jakarta bertemu Presiden rapat tentang COVID. Karena belum ada kejadian di tempat lain dimana Puan datang kepala daerahnya tak nyambut kecuali di Jateng," ujar Adi, Sabtu (12/2/2022).

Menurutnya tidak mungkin Puan menyindir gubernur lain selain Ganjar. Terlebih Ganjar dan Puan sempat terlibat sejumlah polemik beberapa kali.

"Publik yakinnya Ganjar gubernur yang dimaksud. Gubernur atau wakil gubernur lain dari PDIP tak pernah terekspos ke publik. Beda cerita dengan Ganjar, polemik internalnya berulang kali. Serba salah jadi Ganjar. Dulu rapat konsolidasi di Jateng nggak diundang. Peresmian pasar di Solo diundang mendadak dan bentrok dengan jadwal ketemu Presiden," jelasnya.

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menganggap gubernur yang dimaksud tak sambut Puan bukanlah Ganjar. Dia juga beralasan, ketika pimpinan legislatif hadir, pejabat eksekutif tidak perlu terlibat.

"Kalau bicara protokoler, sambut-menyambut itu ada protokolernya. Jadi kalau Ketua DPR RI kunker, pejabat eksekutif tidak terlibat di situ," kata Rudy saat dihubungi detikJateng, Kamis (10/2/2022).

"Karena kan eksekutif dan legislatif itu sendiri-sendiri. Jadi tidak mengarah ke Pak Ganjar. Kalau Pak Ganjar suruh menjemput, ya menjemput," imbuhnya.

Dia mengaku tidak pernah menjemput Ketua DPR RI saat dia masih menjabat Wali Kota Solo. Kecuali jika kehadiran Ketua DPR berkaitan dengan kegiatan kepala daerah.

"Saya pun tidak pernah menjemput (Ketua DPR), karena tidak dihubungi. Beda dengan Presiden. Eksekutif ya eksekutif yang menjemput," ungkap dia.

Sementara itu kader senior PDIP Hendrawan Supratikno menyebut pernyataan Puan soal gubernur tidak menyambut itu bersifat umum.

"Tujuannya agar terbangun sinergisitas dalam pelaksanaan program-program untuk menyejahterakan rakyat. Karena ada dalam forum koordinasi tersebut, pernyataan Bu PM pertama-tama dimaksudkan untuk kepentingan internal. Jadi penafsiran terhadap pernyataan tersebut tak terlepas dari posisi Bu PM, selain sebagai Ketua DPR, juga Ketua DPP Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga," tuturnya.

"Jadi sifatnya umum, untuk kepentingan partai yang lebih besar, partai yang mendapat mandat sebagai pemenang pemilu. Bila disebut 'ada gubernur yang... dan seterusnya', pasti ada gabungan referensi empiris dan nada canda di dalamnya," lanjut dia. (*)

 


Sumber : Detik.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bagi-bagi Takjil di Bulan Ramadhan, Partai Perindo Dumai Barat 'Sapa' Warga Purnama

Masyarakat Riau Apresiasi Kepemimpinan SF Hariyanto, Sosok Pemimpin Merakyat dan Visioner

Beredar 'Rekom' Golkar 5 Balon Kepala Daerah di Riau, Syarifah Dampingi Eko Suharjo di Pilkada Dumai

Wali Kota Dumai H. Paisal Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024

Agus Widayat 'Pompa' Semangat Kader Partai Hanura Dumai

Ketua Harian 19 Suku Kota Dumai Tepis Isu Murahan Primodial dan Sentrisme Terhadap Syaiful Amri Datuk Domo

Keributan Di DIC ,Sebut Sebut Walikota Dumai: Ini Penjelasan Pihak Keluarga

Pemilihan Wawako Tak Kunjung Digelar, Dugaan Wako Dumai Inginkan Kader NasDem Menjadi Pendampingnya

Ini 7 Janji Politik M Adil-Asmar saat Kampanye Pilkada Meranti

Megawati Ingatkan Calon Kepala Daerah Jangan Memperkaya Diri Sendiri

Gelar Rakerda Tahun 2025, Ketua DPD Partai Nasdem Rohil Basiran Nur Efendi Pilih Kader Yang Solid dan Setia

Bupati Terpilih Orient Riwu Kore: Saya Warga Negara Indonesia

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved