Berlakukan PJJ di Kota Tangerang, Arief: Keselamatan Anak Menjadi Prioritas
TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Pemerintah Kota Tangerang kembali akan memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai dari jenjang TK/ Paud hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang.
Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menjabarkan keputusan penghentian sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) merupakan imbas dari meningkatkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tangerang.
"Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis,"
"Makanya untuk menjaga anak - anak, mulai besok (Rabu, 26 Januari 2022) proses belajar mengajar kembali online untuk sementara," ungkap Wali Kota di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (25/1/2022).
Arief menambahkan pengambilan kebijakan PJJ juga mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Tangerang terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100%.
"Serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis, demi keselamatan anak - anak," jelas Wali Kota.
Lebih lanjut Wali Kota mengungkapkan Pemkot Tangerang akan kembali mengevaluasi sistem PJJ seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Tangerang.
"Semoga kasusnya bisa segera turun, dan anak - anak bisa kembali ke sekolah," tutupnya. (rls/asep ww)


Berita Lainnya
18 Negara Menawarkan Bantuan Untuk Bencana Tsunamai Di Palu dan Donggala
Prank Maut di Underpass Kulon Progo, Keluarga Sempat Siapkan Pesta Ultah
Diterima Dewan Pers, PJS Konsultasi Pendaftaran Konstituen
Polemik Dalam Pemberian Imunisasi Campak dan Rubella
TNI-Polri dan Stakeholder Manggarai Barat Bagi 3300 Masker Gratis
Update Perkembangan Covid-19 Kota Dumai, Kembali Terjadi Penambahan 3 Pasien Positif Hari Ini
Mobil Listrik Resmi di Pasok di Tahun 2021
Sambangi Warga, Satgas Yonif 125/Simbisa Bagikan Pakaian Layak Pakai
Pasien Kartu Indonesia Sehat di Tasikmalaya Diberi Obat Kedaluwarsa
Fantastis!! Film 13 Bom Di Jakarta Tembus Satu Juta Penonton Kurang Dari Sebulan
Netizen Penghina Risma Ditangkap di Bogor
KPK Tetapkan lagi 5 Tersangka Kasus Dugaan Impor Bawang Putih