• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

M.Ridwan Hisjam : Mengenang Pangeran Diponegoro dan Sejarah Perjuangannya

PantauNews

Jumat, 19 November 2021 11:20:08 WIB
Cetak


JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Padepokan Kosgoro 57, M. Ridwan Hisjam mengatakan, ziarah di makam para pahlawan ini tentunya untuk mengingatkan kembali khazanah keilmuan tentang jasa-jasa mereka dalam ikut serta membangun bangsa ini.

M.Ridwan Hisjam mengungkapkan," Ziarah ini mengingatkan kembali kepada kita tentang semangat kebangsaan yang dimiliki oleh para pahlawan kita di masa lampau. Mereka berani mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk agama dan bangsa. Ini yang harus selalu kita contoh sebagai generasi penerusnya,” tutur M. Ridwan di Makam Pangeran Diponegoro belum lama ini kepada wartawan Jumat (19/11/2022) di Jakarta.

M.Ridwan Hisjam menambahkan,Sejarah mencatat, Pangeran Diponegoro atau Pangeran Harya Dipanegara ini telah berjibaku memimpin Perang Diponegoro atau Perang Jawa pada periode 1825-1830 melawan Hindia Belanda.Kini, perjuangannya dalam memerdekakan Indonesia masih dikenang dan diilhami tauladannya bagi masyarakat Indonesia.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19

Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat (PP) Padepokan Kosgoro 57, M. Ridwan Hisjam mengungkapkan,"Pangeran Diponegoro memiliki nama kecil yakni Bendara Raden Mas Mustahar.

Ia merupakan putra Gusti Raden Mas Suraja (Sultan Hamekubuwana III), raja Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dengan RA Mangkorowati.

Dalam buku Sejarah Singkat Diponegoro (2019) karya Wardiman Djojonegoro, Bendara Raden Mas Mustahar (7) dipindah dari Keputren (tempat kaum perempuan dan para garwa raja) di dalam keraton menuju Tegalrejo,
"ujarnya.

Pangeran Diponegoro dibimbing oleh pejuang wanita berpengalaman, taat beragama, serta berkemauan baja.

M.Ridwan Hisjam memaparkan,"Ketika berusia 18 tahun, nama Bendara Raden Mas Mustahar berubah menjadi Bendara Raden Mas Antawirya.Pada masa itu, Pangeran Diponegoro mendapatkan pendidikan kesastraan Islam-Jawa dan menjalani pengajaran bergaya pesantren lebih formal tentang Al Quran dan hadis yang didapat dari ulama yang berkunjung ke Tegalrejo.Beranjak 
dewasa, meski merupakan keturunan kerjaan, ia justru menolak permintaan ayahnya agar ia menjadi raja,disebutkan bahwa lahirnya Pangeran Diponegoro telah diramalkan akan mendatangkan kerusakan yang lebih hebat pada pihak Belanda,"tegas M.Ridwan Hisjam.

Hal ini terealisasi pada 1825 di mana Perang Jawa terjadi.Adapun perang itu bermula dari keputusan dan tindakan Belanda yang memasang patok-patok di atas tanah milik Pangeran Diponegoro di Desa Tegalrejo.

Pematokan tersebut juga tidak pernah mendapat pemberitahuan kepada Pangeran Diponegoro.

Ketua Dewan Pembina Pengurus  Pusat Padepokan Kosgoro 57 M.Ridwan Hisjam menegaskan,"Saat itu, Belanda akan membuat jalan raya yang melintas di sebelah timur Tegalrejo, di mana pematokan itu meresahkan masyarakat.
Keresahan masyarakat juga diperparah dengan adanya pajak tinggi, sikap tidak menghargai adat istiadat, dan eksploitasi berlebih dari Belanda.
Akhirnya, perselisihan pun terjadi dan meluas hingga menjadi peperangan yang berlangsung selama lima tahun lamanya,"katanya.

Perang ini berlangsung di sebagian Pulau Jawa, dengan lokasi Yogyakarta di pantai selatan hingga perbatasan Banyumas di bagian barat, dan Magelang di utara.

Pada 1827, Pangeran Diponegoro terjepit karena Belanda menyerang dengan 23.000 pasukan.

Masih dari sumber yang sama (9/12/2019), pasukan Belanda yang dipimpin Jenderal De Kock berhasil mendesak Diponegoro di Magelang pada 28 Maret 1830.

"Saat itu, Belanda meminta agar Pangeran Diponegoro menghentikan perang, namun permintaan itu ditolak,Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Ungaran, Semarang.
,"pungkasya.

Pangeran Diponegoro merupakan putra Sultan Hamengkubuwana III. Sejak kecil ia diasuh oleh sang eyang. Ia diajarkan berbagai macam ilmu, termasuk ilmu agama.( Rilis )


 Editor : Dedi Saputra

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ketua Dewan Penasihat DPP PJS Menjadi Narasumber dalam Pekan Wirausahaan ITL Trisakti 2024/2025

Peserta Kartu Prakerja Peroleh Insentif Setiap Bulan, Begini Prosedurnya

Panglima TNI Kerahkan Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Bencana Alam di NTT dan NTB

Hadiri Rakernas di Jakarta, DPC PJS Waykanan Adakan Rapat Pengurus dan Anggota

Panglima TNI Ingatkan Santri dan Masyarakat Tetap Pakai Masker Serta Disiplin Prokes

Pemukulan Wartawan di Pohuwato, PJS Gorontalo Desak APH Proses Sesuai UU Pers

Percepat Perlindungan Ekosistem, Apical Tanam 3.000 Pohon Mangrove di Jakarta

Bakamla RI Sinergi dengan TNI AL Usir Kapal Tanker Marshall Islands di Perairan Selat Malaka

Gelar Apel Kelistrikan Nasional, Dirut PLN Pastikan Keandalan Listrik dan Kecukupan Pasokan Selama Hari Raya Idul Fitri

Bakamla RI Usung Strategi Kamla Bidang Peringatan Dini

Hari Pelanggan Nasional, PT Timah Tbk Berkomitmen untuk Berikan Pelayanan Maksimal Bagi Pelanggan

Netralitas TNI: Pilar Utama Stabilitas Demokrasi Indonesia

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved