• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Diduga Pungli Masih Terjadi Dalam Penyaluran BST Di Kota Tangerang

PantauNews

Sabtu, 14 Agustus 2021 11:01:28 WIB
Cetak

TANGERANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dikota Tangerang, diduga masih diwarnai adanya pungutan liar (pungli) yang diduga  dilakukan oleh oknum penyalur bansos ( oknum pendamping ) yang diduga bekerjasama dengan oknum  pengurus lingkungan.

Hal tersebut didapat dari hasil temuan awak media Pantaunews, yang bertemu dengan warga penerima bantuan sosial tunai atau Keluarga Penerima Manfaat  ( KPM ) di kelurahan Cimone Jaya, kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Rabu (4/8/21) dan Senin (9/8/21).

Salah satu KPM yang ditemui, memberitahukan, adanya pungutan yang dilakukan oleh kader pendamping, dengan berdalih, agar datanya tetap terdaftar sebagai penerima bansos  pada tahapan berikutnya dan mempermudah pada saat mencari datanya.

Menurut KPM warga RT 01/08 yang sempat bertemu dengan awak media  Pantaunews, yang tidak bersedia disebutkan namanya,  mengatakan, " saya dan 2 warga lainnya, diminta uang oleh seorang pendamping (berinisial S), sebelum adanya pencairan, tepatnya, pada saat petugas mengantar surat undangan, katanya, agar data kita tetap ada dan namanya tetap terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tunai dan jumlah yang diminta sebesar Rp. 20.000,- setiap KPM  dan yang saya tahu, ada 3 warga disini, termasuk saya,  yang diminta uang dan selanjutnya uang tersebut nantinya diserahkan ke pengurus lingkungan ", ungkap KPM yang namanya minta dirahasiakan.

Terkait adanya dugaan pungli dalam penyaluran BST tersebut, lurah Cimone Jaya, Nana Sumarna, saat diminta tanggapannya melalui WhatsApp,  menjelaskan, " maaf saya sampaikan, 
sudah saya kumpulkan dan arahkan, tidak ada seperti yg bapak katakan, sekarang begini biar jelas, saya minta namanya, biar saya panggil, dan saya berterimakasih atas infonya ", jawab lurah Cimone Jaya, dalam pesan singkatnya melalui WhatsApp.

Sementara itu ditempat terpisah, seorang KPM lainnya, yang masih berada diwilayah RT 01/08, saat dikunjungi awak media, mengatakan, " kalau saya memang ngasih uang kepada pendamping, sebesar Rp. 30.000,-tapi itu seikhlasnya, tidak diminta oleh pendamping, ya sebagai tanda terimakasih saja dan memang ada juga yang lain selain saya, yang memberikan uang, tapi itu kita kasih seikhlasnya,  tidak diminta pak ", tutur istri salah satu KPM berinisial D.

Anggota DPRD Kota Tangerang, H Jusman Said, saat di minta tanggapannya, terkait adanya dugaan pungli dalam penyaluran bansos, mengatakan, " harus diselidiki itu,  memang, saya juga banyak mendapat keluhan  dari masyarakat terkait bansos, untuk itu, mari kita sama-sama mengawal adanya bansos, khususnya dalam  penyalurannya, sehingga bisa tepat sasaran, jangan yang seharusnya dapat, malah tidak dapat, kemudian jangan sampai ada pungutan dalam penyaluran bansos, jadi harapan saya, para petugas yang berkaitan dengan bansos, harus benar benar amanah, salurkanlah bantuan dengan tepat sasaran dan jangan ada pungutan apapun dalam pelaksanaan penyalurannya ", tutur H Jusman Said.

Disampaikan pula oleh anggota DPRD Kota Tangerang ini, " saya juga minta tolong kepada media, minta data penerima bansos ke semua kelurahan, khususnya diwilayah kecamatan Karawaci, kalau pihak kelurahan tidak mau memberikan data, ini harus dipertanyakan, ada apa dan juga saya mengajak media, untuk sama sama mengawal penyaluran bansos, agar penyaluranya sesuai data, tepat sasaran dan tidak terjadi pungli dalam  penyaluran bansos ke masyarakat dan jika masih terjadi masalah, baik dari data warga yang mendapat bansos, maupun pada saat penyaluran bansos, nanti akan saya  tanyakan kepada Pemerintah, khususnya Walikota dan dinas sosial ", tegas anggota DPRD dari Dapil 1 ini.

Dengan adanya temuan tersebut, diharapkan,  masyarakat yang melaporkan, jangan sampai nantinya mendapat ancaman atau intimidasi dari  pihak manapun, justru kedepannya, bansos tersebut harus tepat sasaran dan dengan alasan apapun, jangan ada pungutan dalam penyaluran Bansos, kasihan warga yang terdampak adanya PPKM, karena bantuan sosial, apapun nama programnya, sangat  membantu untuk meringankan biaya kebutuhan hidup sehari - hari selama adanya pandemi dan pemberlakuan PPKM. (*)

Penulis :  Heru / Soleh


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Guru di INHU tidak terima tunjangan dari APBN

Inilah Profil Puan Maharani, Perempuan Pertama Pimpin DPR RI

Rawan Kebakaran, Babinsa Koramil 02/BK Terus Pantau Lokasi Titik - titik Api

Anak Elvy Sukaesih Sempat Stroke 3 Kali, Ini Hubungannya dengan Skizofrenia

Penangkapan 10 Kg Sabu Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Oknum Personil Polsek Rupat Terlibat

Undang Kaum Milenial, Reses Anggota DPRD Rohil Partai PKS Herkoni, S.Pd.l Sampaikan Bahaya Narkoba

Jokowi: Besok Pagi Saya Kenalkan Menteri Baru

Tinjau Semburan Gas dan Lumpur di Ponpes Tenayan Raya, Gubernur Riau Minta Pihak Terkait Lakukan Tindakan

Polres Dumai Laksanakan Penyemprotan Disinfektan

TPI Lakukan Evaluasi Lapangan Di Rutan Dumai

Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar

Propam Polres Dumai Wajibkan Seluruh Personil Polres Dumai dan Polsek Jajaran Patuhi Protokol Kesehatan

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 766 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 362 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1191 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 932 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved