• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

Resign dari Pekerjaan, Titin Memilih Wujudkan Impiannya dengan Mengabdi di Papua

PantauNews

Selasa, 15 Juni 2021 09:31:31 WIB
Cetak

SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Perempuan bernama Siti Hartinah Munthe (25) atau akrab disapa Titin memilih mengabdi di Pegunungan Bintang, Papua yang berbatasan langsung dengan Papua New Guini.

Kala itu, dia terinspirasi dari sosok seniornya alumni Pengajar Muda (PM) di Bima saat masih menjadi seorang mahasiswi di Telkom University Bandung.

Wanita asal Subulussalam, Aceh ini memutuskan ikut Program Indonesia Pengajar yaitu Pengajar Muda(PM). Perjuangan nya pun tak mudah, setelah lulus kuliah dan diterima kerja di bidang telekomunikasi dari tahun 2018-2019, Titin memilih resign supaya bisa mengikuti program Pengajar Muda karena ia merasa itu adalah mimpinya dahulu dan pantang bila tidak meraihnya.

Dia pun tidak ragu mendaftar bersama 6039 pendaftar lainnya untuk menjadi bagian Pengajar Muda(PM) angkatan XIX pada bulan Juni 2019 lalu. Saat itu, ia hanya pasrah melihat ribuan orang ikut mendaftar. Titin terus percaya kalau niat kita baik insya Allah semesta pun akan mendukung. Alhasil, usaha nya berbuah manis, dia lulus bersama 36 orang lainnya.

Mereka pun berangkat pada tanggal 4 Desember 2019 dari Jakarta untuk mengabdikan diri selama 15 bulan di pelosok Papua.

"Saya senang bisa di tempatkan di Papua, karena memang penempatan ini banyak di sasar oleh PM lainya, dan alhamdulillah saya di percaya disini dengan 5 teman lainya," tutur nya.

Setiba nya di penempatan, Titin bersama rekan nya disambut dengan antusias oleh orang-orang disana bahkan sering mengunjungi kediaman mereka. Apalagi anak-anak sangat senang melihat guru baru yang datang untuk belajar bersama di rumah dinas Pengajar Muda yang memiliki banyak buku bacaan.

"Saya sering dikasih sayur mayur, walaupun kadang-kadang saya berada di kabupaten, mereka tetap mau mengantar kan apa yang memang mereka punya," kenang nya.

Selain sebagai guru di sekolah, mereka juga mencari orang-orang baik untuk bersama-sama mewarnai pendidikan di daerah. Oleh karena nya, gerakan Indonesia Mengajar ini percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab setiap pihak dan setiap orang yang terdidik. 

"Kami kerap sekali mencari potensi pendidikan di daerah dengan negosiasi dan lobying sangat dibutuhkan untuk pihak yang mempunyai kebijakan," tutur Titin yang baru menginjak usia 25 tahun ini.

Karena Titin merasa sedih melihat banyak guru PNS di data nominatif namun yang di sekolah hanyalah orang asli Papua. Sehingga anak-anak jarang belajar di sekolah padahal mereka semangat sekali ke sekolah, terkadang guru yang honorer disana harus ngerangkap mengajar anak-anak.

Dia menilai anak-anak diperkotaan dan pedesaan sangat berbeda. Mereka sangat mandiri dan tangguh serta kepedulian mereka kepada guru sangat lah tinggi.

Baginya, ini merupakan pengalaman yang paling berkesan dalam hidup nya, dia merasa didekatkan dengan orang yang tulus. Orang Papua yang ia kira keras dan kasar ternyata mereka sangat ramah dan tulus. Apalagi sosok guru dimata mereka adalah bagaikan sosok dewa yang diutus untuk anak-anaknya, maka dari itu mereka sangat sayang sekali sama guru-guru.

Pada penghujung pengabdian Titin yang hendak bergegas pulang, anak-anak Papua menagis dan memeluk nya serta mengalungkan Noken (tas khas Papua) dan memberikan anak panah sebagai kenangan perpisahan.

"Yang membuat tersentuh saat mereka hanya memiliki Noken yang mereka pake untuk sekolah, saat perpisahan mereka mengeluarkan buku dan bolpen dan mengalungkan Noken yang harta satu satunya mereka punya di kalungkan kepada saya," ucapnya dengan terharu.

"Kami di lepas dengan doa yang sangat khusuk, dengan pelukan yang sangat erat, dengan mata yang berlinang serta dengan harapan suatu saat bisa bertemu kembali," sambung nya.

Dari pengalaman berharga tersebut, dia berpesan bahwa banyak hal yang bisa menjatuhkan kita, tapi yang paling bahaya ialah diri sendiri. Penting sekali rasanya untuk bisa mengelola diri sendiri, menemukan kebahagiaan dalam diri sendiri, tidak bergantung orang lain. Berbuat baiklah Insya Allah kita akan didekatkan dengan orang baik.

Saat ini Titin bersama rekannya di Pengajar Muda mengeluarkan sebuah buku untuk menceritakan kisah inspiratif yang diberi judul Perempuan Raya. Selasa, 15 Juni 2021.

Dalam buku tersebut, mereka menceritakan hal baik dari perempuan selama penempatan dulu yaitu Aceh Singkil, Natuna, Nunukan, Kepulauan Sula, Kepulauan Yapen dan Pegunungan Bintang. Buku ini menceritakan Perempuan yang hebat di pelosok negeri yang jarang disadari sekitar kita. (*)

Penulis : Ali Hanafi


 Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Jubir BISA Apresiasi Pemko Subulussalam Laksanakan Lelang Jabatan Eselon II

Pimpinan Komisi VIII DPR-RI Angkat Bicara: Sekalipun Tersangka, Tidak Boleh Diperlakukan dengan Cara Kekerasan

IWO PD Kota Subulussalam: LSM dan Wartawan Sada Kata Harus Tetap Jaga Kekompakan

Kebakaran, Satu Rumah Di Kecamatan Lembah Gumanti Solok Ludes Dilalap Api

Besok, Koalisi Perempuan Akan Gelar Aksi Damai di Depan Gedung DPRA Aceh

WJI Kota Subulussalam Kibarkan Bendera Di Perbatasan Aceh-Sumut

Mubes HIMAPAKOSAKA Tuai Kontra Saat Pembacaan LPJ

Adakan Acara Hari Bersedekah, ACT Subulussalam Bersama MRI Aceh Barat Daya Kumpulkan 112 Juta

Gubernur Sumsel Resmikan Sejumlah Infrastruktur di Kota Lubuklinggau

Warga Desa Lae Ikan Geruduk Inspektorat Kota Subulussalam

Terkait Laporan Masyarakat Kampong Sepadan, Kanit Tipidter: Sedang Dalam Tahap Penyelidikan

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Silaturahmi ke Polda Sumbar

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 651 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved