• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Politik

Tutup Muktamar IX, Hamzah Haz: PPP Pernah Dibilang Pepesan Kosong

PantauNews

Ahad, 20 Desember 2020 22:45:37 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Hamzah Haz mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini. Kekhawatiran ini juga pernah dirasakannya saat memimpin partai berlambang Ka'bah itu.

"Sebenarnya saya merasakan keadaan PPP ini pada halnya ketika saya memimpin PPP dulu. Ketika itu, reformasi terjadi, di mana semua ormas-ormas boleh mendirikan partai," kata Hamzah Haz dalam sambutannya secara virtual di Penutupan Muktamar IX PPP di YouTube Petiga TV, Minggu (20/12/2020).

Saat itu, Hamzah menyebut nama-nama besar pemimpin ormas Islam memutuskan mendirikan partai sendiri setelah adanya reformasi. Hal itu membuat Hamzah menerima sejumlah kritik dari para pengamat politik.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19


Kritik para pengamat saat itu sempat membuatnya putus asa dalam membesarkan partai yang dinaunginya. Sebab, mayoritas kader PPP yang saat itu menjabat berasal dari ormas Islam besar yang malah mendirikan partai sendiri.

"Saya ingat Gus Dur Ketua Umum PB NU mendirikan PKB, Profesor Amien Rais mendirikan PAN. Nah, para pengamat hampir semua mengatakan habislah PPP menjadi 'pepesan kosong' ya karena isinya PPP kan intinya NU, Parmusi, SI, PERTI. Tapi yang banyak itu NU dan Muhammadiyah dan keduanya sudah dengan partai. Jadi masuk akal kalau PPP jadi pepesan kosong," ucap Ketua Umum PPP periode 1998-2007 itu.

Namun Wakil Presiden ke-9 RI ini mengatakan PPP kemudian menorehkan prestasi yang baik saat itu. Misalnya saja, lanjut Hamzah Haz, saat Pemilihan Umum 1999-2004, PPP mendapatkan 58 kursi di DPR RI. Akan tetapi, semenjak masa itu, PPP menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

"Alhamdulillah Pemilihan Umum 1999-2004 (dapat) 58 kursi, kita nomor 3: PDIP, Golkar, PPP. Tahun 1999 sampai 2004 kebetulan waktu saya memimpinnya itu alhamdulillah dapat nomor 3. Kemudian setelah itu terjadi penurunan-penurunan yang galau hati saya melihatnya. Tahun 2009 barangkali yang memimpin Saudara Suryadharma, menurun dari 58 jadi 38 kursi, Saudara Romy jadi 39 kursi dan tahun 2019 tinggal 11 kursi. Jadi di sini saya katakan kalau (partai) ini tidak dikelola sungguh-sungguh, bisa nanti itu Pemilu 2024 bisa hilang PPP-nya," jelasnya.

Ia pun khawatir, apabila terus menampakkan penurunan, PPP tidak akan mendapat kursi di Senayan pada Pilkada 2024. Untuk itu, ia berpesan, dalam Muktamar IX, pemimpin yang ditunjuk bukan hanya populer, tetapi mampu menarik suara masyarakat serta dapat mengelola partai ini dengan sungguh-sungguh.

"Carilah pemimpin yang tidak populer tapi juga yang vote getter, yang bisa menarik suara. Jadi pilih pemimpin-pemimpin yang betul-betul berbasis agar supaya PPP ini jangan sampai nanti tidak ada lagi di DPR. Saya merasa kekhawatiran saya," tegasnya.

Untuk diketahui, Muktamar IX ini mengambil tema 'Merawat Persatuan dengan Pembangunan'. Dia menyebut tema itu akan menjadi tema perjuangan PPP untuk Pemilu 2024.

Suharso Monoarfa pun terpilih menjadi ketua umum (ketum) PPP secara aklamasi. Suharso yakin PPP dapat lolos parliamentary threshold 2024.

"Insyaallah PPP akan lolos dari parliamentary threshold 2024. Insyaallah partai yang kita cintai ini akan kembali ke masa jayanya dan ini hanya bisa dilakukan secara bersama-sama. Itu yang bisa saya janjikan, kerja-kerja elektoral akan tetap kita laksanakan," kata Suharso dalam akun FB DPP PPP, Sabtu (19/12/2020). 

Suharso mengapresiasi para peserta muktamar yang telah mempercayakan kembali jabatan Ketum PPP kepadanya. Ia mendorong setiap kader untuk bergotong royong memenangi Pemilu 2024.

"Marilah kita kumpulkan semua kelebihan-kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing, kearifan-kearifan yang kita miliki, masing-masing kita satukan menjadi sebuah kekuatan untuk memenangkan Pemilu 2024. Mari kita tanggalkan cara-cara kerja yang sendiri-sendiri yang berkelompok-kelompok, jangan," ungkapnya. ***


Sumber : Detik.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Benny Akbar dan H. Paisal SKM MARS: Mewujudkan Visi Bersama untuk Kota Dumai yang Lebih Maju

DPW Partai Perindo Riau Tegaskan Instiawati Ayus Belum Kembalikan Aset ke DPP

Dukungan Terhadap PKB Di Kota Tangerang Terus Bertambah

PPP Sumatera Barat Gelar Musyawarah Kerja Wilayah Di Kota Bukittinggi

Dukungan Solid dari PKS dan PAN, Paisal-Sugiyarto Siap Maju di Pilwako Dumai 2024

Diperintahkan DPP NasDem Cari Pendamping, Paisal - Amris Dipastikan Maju di Pilkada Dumai 2020

Merasa Dizolimi, Asri Auzar Nyatakan Keluar dari Partai Demokrat

Pilkada Desember 2020 di Tengah Badai Covid -19

Tongkat Komando Partai Gerindra Dumai Kini Resmi Berpindahtangan ke Johannes MP Telelepta

Bagi-bagi Takjil di Bulan Ramadhan, Partai Perindo Dumai Barat 'Sapa' Warga Purnama

Penanaman Magrove Serentak di 7 Provinsi Partai NasDem, Kota Dumai Ditunjuk Wakili Riau

Calon Gubernur Riau H. Muhammad Nasir Kunjungi Pasar Pulau Payung Dumai

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 255 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved