• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Politik

Tutup Muktamar IX, Hamzah Haz: PPP Pernah Dibilang Pepesan Kosong

PantauNews

Ahad, 20 Desember 2020 22:45:37 WIB
Cetak

JAKARTA, PANTAUNEWS.CO.ID - Hamzah Haz mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini. Kekhawatiran ini juga pernah dirasakannya saat memimpin partai berlambang Ka'bah itu.

"Sebenarnya saya merasakan keadaan PPP ini pada halnya ketika saya memimpin PPP dulu. Ketika itu, reformasi terjadi, di mana semua ormas-ormas boleh mendirikan partai," kata Hamzah Haz dalam sambutannya secara virtual di Penutupan Muktamar IX PPP di YouTube Petiga TV, Minggu (20/12/2020).

Saat itu, Hamzah menyebut nama-nama besar pemimpin ormas Islam memutuskan mendirikan partai sendiri setelah adanya reformasi. Hal itu membuat Hamzah menerima sejumlah kritik dari para pengamat politik.

TERKAIT
  • Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter
  • Masyarakat bisa memperpanjang SIM hingga akhir Agustus 2020.
  • Peringatan Keras Presiden pada Kementerian yang Kinerjanya Tak Menujukkan Adanya Perasaan Krisis Dalam Penanganan Covid-19


Kritik para pengamat saat itu sempat membuatnya putus asa dalam membesarkan partai yang dinaunginya. Sebab, mayoritas kader PPP yang saat itu menjabat berasal dari ormas Islam besar yang malah mendirikan partai sendiri.

"Saya ingat Gus Dur Ketua Umum PB NU mendirikan PKB, Profesor Amien Rais mendirikan PAN. Nah, para pengamat hampir semua mengatakan habislah PPP menjadi 'pepesan kosong' ya karena isinya PPP kan intinya NU, Parmusi, SI, PERTI. Tapi yang banyak itu NU dan Muhammadiyah dan keduanya sudah dengan partai. Jadi masuk akal kalau PPP jadi pepesan kosong," ucap Ketua Umum PPP periode 1998-2007 itu.

Namun Wakil Presiden ke-9 RI ini mengatakan PPP kemudian menorehkan prestasi yang baik saat itu. Misalnya saja, lanjut Hamzah Haz, saat Pemilihan Umum 1999-2004, PPP mendapatkan 58 kursi di DPR RI. Akan tetapi, semenjak masa itu, PPP menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

"Alhamdulillah Pemilihan Umum 1999-2004 (dapat) 58 kursi, kita nomor 3: PDIP, Golkar, PPP. Tahun 1999 sampai 2004 kebetulan waktu saya memimpinnya itu alhamdulillah dapat nomor 3. Kemudian setelah itu terjadi penurunan-penurunan yang galau hati saya melihatnya. Tahun 2009 barangkali yang memimpin Saudara Suryadharma, menurun dari 58 jadi 38 kursi, Saudara Romy jadi 39 kursi dan tahun 2019 tinggal 11 kursi. Jadi di sini saya katakan kalau (partai) ini tidak dikelola sungguh-sungguh, bisa nanti itu Pemilu 2024 bisa hilang PPP-nya," jelasnya.

Ia pun khawatir, apabila terus menampakkan penurunan, PPP tidak akan mendapat kursi di Senayan pada Pilkada 2024. Untuk itu, ia berpesan, dalam Muktamar IX, pemimpin yang ditunjuk bukan hanya populer, tetapi mampu menarik suara masyarakat serta dapat mengelola partai ini dengan sungguh-sungguh.

"Carilah pemimpin yang tidak populer tapi juga yang vote getter, yang bisa menarik suara. Jadi pilih pemimpin-pemimpin yang betul-betul berbasis agar supaya PPP ini jangan sampai nanti tidak ada lagi di DPR. Saya merasa kekhawatiran saya," tegasnya.

Untuk diketahui, Muktamar IX ini mengambil tema 'Merawat Persatuan dengan Pembangunan'. Dia menyebut tema itu akan menjadi tema perjuangan PPP untuk Pemilu 2024.

Suharso Monoarfa pun terpilih menjadi ketua umum (ketum) PPP secara aklamasi. Suharso yakin PPP dapat lolos parliamentary threshold 2024.

"Insyaallah PPP akan lolos dari parliamentary threshold 2024. Insyaallah partai yang kita cintai ini akan kembali ke masa jayanya dan ini hanya bisa dilakukan secara bersama-sama. Itu yang bisa saya janjikan, kerja-kerja elektoral akan tetap kita laksanakan," kata Suharso dalam akun FB DPP PPP, Sabtu (19/12/2020). 

Suharso mengapresiasi para peserta muktamar yang telah mempercayakan kembali jabatan Ketum PPP kepadanya. Ia mendorong setiap kader untuk bergotong royong memenangi Pemilu 2024.

"Marilah kita kumpulkan semua kelebihan-kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing, kearifan-kearifan yang kita miliki, masing-masing kita satukan menjadi sebuah kekuatan untuk memenangkan Pemilu 2024. Mari kita tanggalkan cara-cara kerja yang sendiri-sendiri yang berkelompok-kelompok, jangan," ungkapnya. ***


Sumber : Detik.com /  Editor : Edriwan

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

17 Laskar Pandu Garuda Partai Gerindra Kota Dumai Resmi Dikukuhkan

TKN Prabowo-Gibran Berkomitmen untuk Pilpres 2024 yang Bermartabat

Survei Pilkada 2020, PDIP Riau Gandeng Lembaga Indo Barometer

Hengkang dari Gerindra, Said Hasrian Resmi 'Berlayar' Bersama Partai Perindo Dumai

Didukung Empat Partai, Wahyu Adi-Supriati Mendaftar ke KPU

Ketum Pelita Rayu Gatot Nurmantyo Gabung, Guyon 'Jangan ke Partai Ummat'

Kantongi Restu Megawati Soekarnoputri, PDIP Jadi 'Kunci' HANDAL Maju di Pilkada Dumai

Sandiaga Masuk Timses Bobby Nasution di Pilkada Medan, Gerindra Sebut Kewajiban Kader

Kualifikasi dan Elektabilitas Jefrizar dalam Pencalonan Pilkada Dumai 2024

Bawaslu Kota Tangerang Imbau Tahapan Pemilu Dijalankan Sesuai Ketentuan

Dewan Pakar NasDem Dumai: Tidak Ada Kewenangan Pengurus Daerah Menentukan Calon Kepala Daerah

Debat Kandidat Pilkada Disiarkan di TV Lokal, Nazarudin Arnaz: Tak Jangkau Seluruh Wilayah Pelalawan

Terkini +INDEKS

FSPMI Dumai Laporkan Mitra RS Awal Bros ke Pengawas Ketenagakerjaan, Diduga Bayar Upah di Bawah UMK dan Langgar Aturan Lembur

29 Juli 2026
Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
29 Juli 2026
Aparat Bongkar Dugaan Penimbunan Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
29 Juli 2026
Bipartit Gagal Dua Kali, FSPMI Dumai Bawa Sengketa PHK PT Tridaya Dimensi Indonesia ke Disnaker
29 Juli 2026
PT ITA dan Pemkab Siak Tanam 5.000 Mangrove, Perkuat Kolaborasi Jaga Pesisir
28 Juli 2026
Ketua Petani Plasma Rohil Zulfakar Tuntut Kejelasan Data, Transparansi
28 Juli 2026
DKPP Dumai Luncurkan LENTERA, Inovasi Edukasi Pertanian untuk Cetak Generasi Petani Muda
28 Juli 2026
Perkuat Pemahaman Personel Polres Dumai terhadap KUHP, KUHAP, dan Perubahan UU Kepolisian
28 Juli 2026
Rapat Lanjutan Banggar DPRD Rohil Bersama Inspektorat, Dlh, Disdik dan Camat Pasir Limau Kapas
28 Juli 2026
Banggar DPRD Rohil Laksanakan Rapat Lanjutan Bersama TAPD dan OPD
28 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 328 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 311 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 245 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 359 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 397 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved