• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • Sumatera

Terkait Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja, Kebijakan DPR Dinilai 'Konyol'

PantauNews

Jumat, 09 Oktober 2020 12:52:11 WIB
Cetak

Bireuen, PantauNews.co.id - Ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen mengepung kantor DPRK Bireuen Kamis (08/10/2020) pagi, guna melakukan aksi demo penolakan terhadap adanya pengesahan undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja oleh DPR beberapa waktu lalu, menurut pendemo UU itu sedikitpun berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dari hasil pantauan awak media ini, Kamis (8/10/2020) siang mahasiswa masih melakukan aksi demo mereka di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen dengan pengawalan ketat TNI-Polri, Satpol PP.  Selain itu, penyampaian orasi terdiri dari 14 orang perwakilan masing-masing mahasiswa, mereka melakukan orasinya mengunakan pentas yang dibuat di atas satu unit mobil Mitsubishi Pick Up L300 yang dilengkapi dengan pengeras suara.

Koordinator lapangan Yosgaswara yang dikonfirmasi pantaunews.co.id menyebutkan  aksi demo yang  digelar pada ini merupakan gugatan serta penolakan keras kebijakan DPR  yang dinilai 'konyol' terhadap pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja tersebut.

"Atas kebijakan ini, kami juga menuntut DPRK Bireuen untuk menemui mahasiswa dan memberi kesempatan untuk berbincang mengapa Omnibus Law ini bisa disahkan. Karena Omnibus Law yang baru banyak kesimpangsiuran tentang kebijakan yang mengambil kerugian dan ego sepihak, saya rasa itu tidak logika, karena mereka dipercaya menjadi wakil kami dan kami mengandalkan mereka untuk kebijakan, tapi bukan malah dikhianati dengan kebijakan-kebijakan konyol,” ungkap Yogaswara.

Dalam hal ini mahasiswa Bireuen ikut mengutuk tentang keputusan pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja. Untuk penyampaian orasi, ada 14 orang perwakilan dari setiap perwakilan dan lembaga yang bergabung dalam aksi ini.

Pantauan media ini, terlihat Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos dan anggota DPRK Bireuen menemui mahasiswa pukul 13.12 WIB untuk menampung aspirasi mereka.(*)

Penulis: Hendra


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

28 KK Di Desa Kampong Tengoh Terima BLT Tahap II

Wako Subulussalam Lantik 30 Penjabat Kepala Kampong, Berikut Daftar Namanya!

Kapolda Sumbar Buka Sosialisasi dan Simulasi DVI

Kadisdikbud Sekaligus Asisten I Kota Subulussalam Mengikuti Job Fit Hari ini

Mahasiswa STITNU Sakinah Dharmasraya: Agama Yes! Prestasi Oke!

Kebakaran, Satu Rumah Di Kecamatan Lembah Gumanti Solok Ludes Dilalap Api

405 Personil Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Damai Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak

Bahagia: Prasasti Lahirnya Pemko Subulussalam Tidak Pernah Hilang

Bupati Tanjabar Tinjau Sejumlah Ruang Gedung Baru Kantor Bersama Pemerintah

Kejurda Menembak Piala Kapolda Sumbar Tahun 2021 Resmi Ditutup

Perpisahan Siswa/i MTsN 1 Kota Subulussalam, Tampilkan Ragam Pertunjukan

Mari Donasikan Bantuan Melalui Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 686 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved