• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News

Kondisi Radio Lokal Di Bireuen Sangat Memprihatinkan

PantauNews

Sabtu, 08 Agustus 2020 13:35:48 WIB
Cetak

Bireuen, PantauNews.co.id - Stasiun Radio Getsu Nada FM dan radio tertua Sonya Manis FM di Kabupaten Bireuen berdiri sejak Tahun 1974 kondisinya sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan tidak adanya bantuan pemberdayaan dari pemerintah terhadap stasion radio tersebut sehingga membuat pimpinan radio di Bireuen kesulitan dalam menyiarkan berbagai bentuk informasi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini kepada masyarakat luas.

Kedua stasiun radio itu hanya mempunyai perangkat exiter dan tidak memiliki boster sebagai penguat jangkauan, boster mereka saat ini mengalami kerusakan yang biayanya cukup tinggi untuk dibeli. Ernawati selaku pimpinan radio Getsu Nada FM dan Sukirman Sulaiman selaku pimpinan Radio Sonya Manis FM Bireuen mengatakan ini kepada wartawan pantaunews.co.id, Jum'at (07/8/2020).

Semenjak konflik, tsunami dan Covid-19 terjadi, stasiun radio di Bireuen memiliki keterbatasan, malahan saat ini banyak radio di Provinsi Aceh tutup. Oleh karena itu direktur utama Radio Getsu Nada FM dan Sonya Manis Bireuen sangat mengharapkan pemerintah untuk serius dan segera membantu nasib bersama keluhan mereka, misalnya tidak mempersulit pengurusan perpanjangan surat izin, IPP yang biayanya naik secara tiba-tiba mulai dari Rp 1.900.000 menjadi Rp.2.500.000 pertahun tanpa ada pemberitahuan sebelumnya secara resmi. Apalagi radio di Bireuen berada pada zona tiga di Kabupaten Bireuen jadi agak kesulitan mendapatkan perekonomian yang layak.

Disisi lain perlu kita ketahui bersama bahwa pada dasarnya radio merupakan sejarah dalam memperebutkan kemerdekaan negara Republik Indonesia, seharusnya pemerintah tidak membiarkan radio tutup. Apalagi media radio telah memiliki organisasi seperti (PRSNNI) atau lembaga lainya (KPI), kominfo seharusnya memback-up setiap persoalan yang terjadi.

Merekalah yang seharusnya mencari solusi supaya radio bisa berkembang dengan membantu memasukan kerjasama dalam bidang periklanan, dengan begitu kehidupan radio di daerah bisa sejahtera. Oleh karenanya, apapun kendala dilapangan bisa diatasi tidak seperti yang terjadi saat ini radio terpaksa tutup karna mengingat biaya operasional lebih tinggi dibandingkan pemasukan.

Untuk saat Ini radio Getsu Nada Bireuen telah mengalami tungakan IPP sebanyak 5 tahun dari tahun 2015, hal ini dikarenakan pihak kementrian yang menangani bidang radio di pemerintahaan pusat tidak pernah mengirimkan setiap tahun surat penagihan untuk pembayaran IPP. 

Kasus  seperti ini membuat pimpinan radio Getsu Nada FM Ernawati kewalahaan untuk membayarnya, persoalan ini bukan kesalahan dari pihak radio melainkan dari pihak kementrian pemerintah pusat sendiri. Pimpinan radio sebelumnya sudah berulang kali melaporkanya hingga sampai hari ini, Jum'at (07/8/2020) belum ada jawaban, kapan surat penagihaan pembayaran IPP itu diberikan untuk segera dilunasi agar pihak radio Getsu Nada Bireuen dapat memperpanjang izin perusahaan mereka sebelum batas waktu yang diberikan sudah habis. 

Sementara itu perpanjangan Izin Siaran Radio (ISR) yang baru sudah keluar dibantu oleh pihak Balmon Propinsi Aceh karena pihak Balmon sendiri  tahu kondisi  sebenarnya nasib radio lokal khusus yang berada di Kabupaten/Kota, Propinsi Aceh. (*)

Penulis: Hendra


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Johan Budi mantan jubir KPK Maju Sebagai Calek Usungan PDIP

Dishub Dumai Tanggap Cepat Keluhan Warga Terkait Penerangan Jalan

Peduli Masyarakat, Apical Dumai Serahkan Ribuan Paket Sembako ke Masyarakat Sekitar Perusahaan

Berkat Model Fighter, Mitsubishi Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga 2019

Disahkan Gelar Baru, Sebanyak 181 Mahasiswa STIA Lancang Kuning Dumai akan Diwisuda

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang: Adanya Dugaan Permainan Sistem PPDB Online Harus Bisa Dibuktikan

Tenaga Harian Lepas Bakal Dipecat 5.716 Orang di Dumai

Siap Mendukung Pembangunan Kota Dumai, GMBD Akan Segera Dikukuhkan

Menjabat Sebagai Ketua DPH LAMR, Pencalonan Syaruddin Agus Menuju Dumai Satu Diduga Syarat Perpecahan

Dandim 0510/Trs dan Kapolresta Tangerang Salurkan Bantuan Beras Kepada Serikat Buruh

Polres Dumai Bersama Stakeholder Gencar Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Pasar Kelakap Tujuh Sudah Dianggarkan, Tapi Belum Ada Tanda-tanda akan Ditempati Para Pedagang

Terkini +INDEKS

21 Mahasiswa STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Ikuti Sidang Seminar Proposal

12 Maret 2026
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Polemik Program Koperasi Desa Merah Putih Menguat
12 Maret 2026
Sah..Usai Terima SK DPC Pekanbaru S Hondro Siap Berbenah
12 Maret 2026
Warga Israel Berebut Keluar Negeri, Bandara Ben Gurion Kacau Usai Rudal Iran Hujani Tel Aviv
11 Maret 2026
Guru Karawang Gugat Negara ke MK, Anggaran Pendidikan Diduga Tergerus Program Makan Bergizi Gratis
11 Maret 2026
252 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Dihentikan Sementara, BGN Temukan Pelanggaran
10 Maret 2026
Safari Ramadan di Dumai, PT Krakatau Bandar Samudra Santuni Yatim dan Pererat Kolaborasi Stakeholder Pelabuhan
06 Maret 2026
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
05 Maret 2026
Kabareskrim Apresiasi Kinerja Polda Riau dalam Penanganan Karhutla, Minta Tindak Tegas Pelaku Pembakaran
05 Maret 2026
Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan
05 Maret 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Kerja di PT Ivo Mas Tunggal Dumai, FAP Tekal Soroti Pengawasan Keselamatan

Dibaca : 254 Kali
Kasus Laka Maut Bukit Datuk Dumai, Anak Korban Resmi Gandeng Pengacara, Proses Hukum Dikawal Ketat
Dibaca : 302 Kali
Aktivis dan Pengamat pendidikan Riau, Minta PLT Gubernur Riau Segera Copot Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Dibaca : 1504 Kali
kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai: Insan Pers Terus Menjadi Mitra Dalam Menyebarluaskan Informasi
Dibaca : 223 Kali
Dua Bersaudara Harumkan Dumai di Kejuaraan Karate Piala Dandim 0320, Deretan Prestasi Nasional Ikut Mengiringi
Dibaca : 313 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved