PILIHAN
Ingkar Janji 6 Bulan Pelunasan Sisa Pembayaran, PT EKJY Diminta Kembalikan Tanah Masyarakat
Dumai (PantauNews.co.id) – Sekitar Delapan Puluhan masyarakat Dumai berunjukrasa akan mengambil kembali lahannya yang terletak di Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan sebagai miliknya. Karena, menurut keterangan mereka, PT Era Karya Jata Yumas tidak melunasi pembayaran tanah mereka tersebut sesuai perjanjian yang telah disepakati.
Diketahui lahan masyarakat di Tanjung Penyembal itu seluas 135 hektar dari 104 surat, yang disepakati bersama dari tahun 2008 akan di lunasi oleh PT. EKJY kepada masyarakat. Namun sampai tahun 2020 PT. EKJY yang berkedudukan di Kota Medan itu belum juga melunasi pembayaran uang tanah masyarakat Dumai tersebut.
Menurut Abu Kasim sebagai Ahli Kuasa lahan masyarakat itu mengatakan kepada sejumlah wartawan, pada tahun 2008 tanah masyarakat di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan seluas 135 hektar di beli oleh PT Era Karya Jata Yumas. Tanah itu hanya di panjar saja oleh PT EKJY melalui Direktur nya bernama Johan, setelah itu hingga kini pihak perusahaan tidak pernah melakukan pembayaran lagi.
“Ini kezoliman yang dilakukan oleh Johan selaku Direktur PT Era Karya Jata Yumas kepada masyarakat Dumai. Pada saat itu, di tahun 2008 tanah kami di Tanjung Penyembal akan di lunasi pembayarannya oleh PT EKJY dengan luas 135 hektar,†ungkap Abu Kasim, Minggu (19/01/2020).
Setelah ada pemanjaran itu PT EKJY berjanji akan melunasi sisanya. Pada saat itu disepakati bersama, kalau tidak dilunasi selama 6 bulan setelah pemanjaran itu di tahun 2008, tanah akan kembali haknya kemasyarakat dan panjar itu menjadi hangus,â€tegas Abu Kasim selaku mewakili ahli waris dan juga masyarakat pemilik lahan.
Abu Kasim mengungkapkan, dikabarkan tanah mereka ini akan di jual lagi ke investor lain oleh PT EKJY tanpa ada pelunasan dan pemberitahuan kepada masyarakat. Jika selama ini lahan itu digarap sendiri oleh masyarakat, kata Abu Kasim mungkin sudah mendatangkan pendapatan dari tanah itu. Namun sekian lama menunggu tak ada keputusan dari pihak perusahaan sehingga masyarakat yang dirugikan.
†Lahan itu juga sudah di kapling oleh PT EKJY sesuka hati mereka, mau itu ada sawit masyarakat dan kebun yang lain di atas tanah itu, pokoknya diratakan oleh Perusahaan itu tanpa ada pelunasan.
Diduga PT. Era Karya Jata Yumas yang pada saat itu Direktur nya Johan, telah menjual lagi ke insvestor lain dengan harga tinggi dengan meraup keuntungan lebih besar, namun masyarakat lah yang terzolimi di atas ulah Johan itu, “ujar Abu Kasim.
Abu Kasim menegaskan, dalam waktu dekat kelompok masyarakat akan mendatangkan alat berat dan akan mengambil kembali lahan tersebut sesuai ukuran yang mereka miliki.
Sumber: Surya24.com
Editor: Redaksi



Berita Lainnya
Kasie Ekbang Cimone Jaya Hentikan Pekerjaan PT Link Net yang Tak Sesuai SOP
Terdaftar Sebagai Penerima PKH dan tidak Menerima Bantuan,Samsiah Juga Tidak Mendapat Bantuan Covid -19
Terganjal Program PTSL Adanya Persengketaan Tanah, Kepala BPN Dumai: Kita Mediasikan agar Permasalahan ini Jangan Berlarut Panjang
Anggota DPRD Kota Tangerang Dedi Fitriadi Kawal Aspirasi Warga Terdampak
Tuntaskan Tugas, Dansatgas Pengamanan Hari Lahir Pancasila tingkat Nasional di Dumai
Kapasitas Tempat Puskesmas Kecamatan Karawaci Kurang Memadai
Terkait Adanya Pungli, Camat Ciledug Sudah Tindak Tegas Oknum Lurah
Harga Gambir Tahun 2018 Untungkan Petani
Ratusan SP-KMPT RU II Dumai Lakukan Unjuk Rasa
Pencapaian Walikota Dan Dampak Positif Yang Dihasilkan Terhadap Tingkat Kepuasan Masyarakat Dumai
Wakapolri Ancam Copot 3 Pejabat Polda Jika Ada Polisi Gugur akibat Covid-19
Tingkatkan Budaya K3, PT KPI RU Dumai Gelar Training Safety Culture and Leadership