Kedalaman Hampir 4 Meter
Banjir Bengkayang Kalbar, Akses Lumpuh Total dan Terpaksa Warga Gunakan Perahu
BENGKAYANG, PANTAUNEWS.CO.ID - Sejumlah wilayah di Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, terdampak banjir. Pantauan dilapangan, belum ada tanda mengalami penurunan jumlah debit air hingga hari, Sabtu (6/2/2021).
Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bengkayang selama awal bulan Februari 2021 menyebabkan sungai-sungai meluap dan sebagian lalu lintas lumpuh total. Ada tiga kecamatan terdampak banjir terparah, yakni Kecamatan Ledo, Kecamatan Sanggau Ledo dan Kecamatan Lumar
Banjir terjadi sejak Selasa (2/6/2021), berawal dari di Desa Lesabela, Kecamatan Ledo. Kemudian meluas ke desa sekitarnya dan ada sebanyak 8 desa di Kecamatan Ledo dan 2 desa di Kecamatan Sanggau Ledo terendam air dengan kedalaman air mencapai 2- 4 meter.
Sejumlah titik akses jalan utama terendam banjir. Kendaraan roda dua harus menggunakan perahu untuk melewatinya. Banjir setinggi 2-4 meter yang melanda delapan desa di Kecamatan Ledo dan dua desa di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang yang berbatasan dengan Malaysia tersebut terjadi sejak Rabu (3/2/2021), serta mengakibatkan akses menuju perbatasan terputus.
Sementara arus lalu lintas Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang (Indonesia) – Serikin (Malaysia), selama seminggu ini juga lumpuh total.
Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan bersama segenap jajarannya saat ini selalu dalam kondisi siaga.
"Saya memerintahkan kepada anggota saya untuk terus memantau situasi dan membantu mengevakuasi warga serta barang-barang milik warga," kata Kapolsek Sanggau Ledo.
Ditempat terpisah, seperti dilansir Kompas.com, Kapolsek Ledo Iptu Asep Maulana mengatakan, selain merendam ratusan rumah, banjir juga memutuskan akses jalan utama menuju perbatasan Malaysia.
“Sejumlah titik akses jalan utama terendam banjir. Kendaraan roda dua harus menggunakan perahu untuk melewatinya,” kata Asep saat dihubungi, Jumat (5/2/2021). Ada enam desa dan 500 kepala keluarga di Kecamatam Ledo terdampak banjir.
Desa tersebut, yakni Desa Lesabela, Desa Lomba Karya, Desa Seles, Desa Rodaya, Desa Dayung dan Desa Suka Jaya. Asep memperkirakan kedalaman air berpotensi semakin naik jika hujan terus mengguyur.
Terkait penanganan, kepolisian, TNI dan pemerintah daerah telah membuat tenda pengungsian di halaman Koramil Ledo. Kemudian ada dibuat dapur umum di Masjid Darul Fikri, halaman Koramil Ledo dan Kantor PNPM Ledo.
"Masih ada sebagian warga terdampak banjir yang belum mengungsi," ujar Asep. (*)
Penulis: Ef Vicky


Berita Lainnya
Tim Gabungan Razia Ruang Sel Rutan Dumai
693 Personel Polda Riau Mendapatkan Kenaikan Pangkat
Aparat TNI Berhasil Evakuasi Nakes Korban Kekejaman KST Dari Distrik Kiwirok
Urun Rembug Ngumpul Bareng Ormas Bersama Kodim 0715/Kendal
Dugaan Mark Up Penggadaan Bandwidth Diskominfo Dumai Tahun 2019 Mulai Ada Titik Terang
Dumai Siaga Darurat Covid- 19 Antisipasi Penyebaran
Pemdes Bonisari Bersama Polsek Pakuhaji, Kabupaten Tangerang Gelar Vaksinasi Massal
Tamu Comporta Hotel ini Menggangu Lalu Lintas, Warga Minta Management Ditegur
Ketum GJI akan Tuntut Mantan Pengurus yang Diduga Cemarkan Nama Baiknya
Dandim Sambas: Ciptakan Sinergitas dengan Rakyat, Satgas TMMD Bersihkan Jalan
Kadis DLH Rohil Suwandi Pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Pohon Indonesia Tahun dan Pencanangan Gerakan Rokan Hilir Menanam
SDN Cimone 4 Kota Tangerang Sosialisasikan Tabungan Siswa