• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Gagal Lelang Alat Pemadaman, Kapolda Geram Ada Dirut Bisa Lolos Tender, Padahal Tak Lolos BI Checking

Redaksi

Ahad, 26 Januari 2020 19:57:00 WIB
Cetak


Pekanbaru (PantauNews.co.id) - Terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak awal tahun. Diduga, akibat gagalnya lelang pengadaan 86 alat pemadaman. Hal ini membuat Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi geram.

Hal ini disampaikan perwira Bintang dua ini, saat mengadakan silatutahmi dengan para wartawan di Hotel Pangeran, Sabtu (25/01/2020) siang kemarin.

"Lelang 86 alat pemadaman ini gagal," ungkap Kapolda.

Menurut Agung, ia mengetahui proses lelang sudah dilakukan sejak 2019 lalu, dan dimenangkan PT Pacivica Wildan Utama yang  beralamat di Jalan Walang Baru Raya, Nomor 8A, Jakarta Utara, DKI Jakarta.

Namun, sambung Kapolda, kenyataannya, perusahaan tersebut tidak kunjung menyelesaikan proyek itu. Sehingga bisa dikatakan gagal.

"Sebelumnya sudah saya cek ke BPBD Bengkalis langsung waktu itu. Bahwa di tahun 2019 lalu, kita akan punya 86 mesin baru. Sudah dilelang. Saya sudah merasa tenang, artinya dari segi peralatan kita cukup memadai," kata Agung, Sabtu (25/01/2020).

Maka, seharusnya di akhir 2019, pompa air itu sudah bisa digunakan. Namun, kenyataannya, pada awal 2020 diketahui kalau proyek gagal.

"Makanya, saya kaget mengetahui proyek gagal," ucap Agung.

Sedangkan, hasil pengecekan, pemenang lelang proyek pengadaan pompa air ternyata tidak ubahnya hanya makelar saja.

"Artinya, tidak serius dari awal, tidak sungguh-sungguh," ungkap Agung.

Karena itu, saat ini, proyek gagal itu sudah masuk ranah hukum dan sedang dalam proses penyelidikan.

"Penyidik sudah ke Jakarta mendalami perusahan pemenang lelang," terang Kapolda.

Sedangkan, hasil pengecekan, diketahui bahwa direktur utama perusahaan pemenang lelang memiliki catatan buruk di perbankan.

''Temuan ini tentu akan didalami oleh penyidik, tidak hanya proses lelang tapi juga penyebab kegagalan proyek,'' beber Kapolda.

Menurut Kapolda, penelusuran di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), melalui website lpse.bengkaliskab.go.id PT Pacivica Wildan Utama keluar sebagai pemenang, setelah melewati proses dan tahapan lelang, serta mengalahkan sekitar 38 perusahaan lainnya, dengan harga penawaran Rp6,3 miliar.

''Kegiatan ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Bengkalis 2019 dengan nilai pagu sebesar Rp12,82 miliar dan harga perkiraan sementara (HPS) Rp6,4 miliar,'' sebut Kapolda.

Selain itu, sebut Kapolda, pihaknya mendapat informasi bahwa Direktur utama perusahaan pemenang lelang tidak lolos BI Checking. Punya kredit macet Rp20 juta, mengapa bisa dapat proyek 6 miliar lebih.

"Itu akan kita dalami. Ini akan kami beberkan kesempatan khusus," ucap Agung.

Menurut Kapolda, kebakaran hutan dan lahan sudah dimulai hari ini Sabtu. Bahkan, Kapolres Bengkalis sudah tujuh hari tujuh malam di lokasi karhutla dan juga dia di laut menangani kapal tenggelam.

Untuk data yang dimiliki Polda Riau, pada lima tahun terakhir ini hotspot paling banyak adalah tahun 2015 sebanyak 1.949 hotspot. Pada Januari 2020 sudah 217 hotspot. Pada 2019 Pelalawan paling banyak hotspotya 208 titik, 146 Inhil, dan 111 Rohil.

Luas lahan yang terbakar 9.717 hektare. Rohil paling luas terbakar yakni tahun 2019 seluas 1.941,45 ha. Upaya penanganan Karhutla yakni pencegahan, upaya pemadaman dan lokalisir titik api, dan penegakan hukum. Empat satelit  digunakan untuk memantau yakni satelit NOA, Terra, Aqua, dan LAPAN.

Giat preventif pun dilakukan setiap Polres. Misalnya membuat embung, sekat kanal menggunakan alat berat ekskavator lahan sedalam dua meter dikeruk tanah ditemukan air. Water boombing, kata Kapolda, terkadang tak efektif mengatasi karhutla.

Kapolda Riau juga akan meluncurkan Posko Pemadaman Karhutla. Lokasinya di Purna MTQ Pekanbaru Kamis depan.

"Di sini bisa dijadikan tempat diskusi bagaimana mengatasi karhutla," ujarnya.

Relawan akan digerakkan juga, ada juga elemen masyarakat peduli api (MPA) sama-sama untuk melakukan pemadaman demi program Langit Biru. Ini bukan hanya program Menteri LHK saja.

"Polda Riau juga telah menyebarkan maklumat, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan. Selama Januari 2020 sudah 12 tersangka karhutla ditangkap. Ada media bilang kakek sudah tua kenapa dihukum 4 tahun karena itulah aturan hukum harus tegak. Pada 2019 ada 73 perorangan dan 4 perusahaan tersangka karhutla," tegas Kapolda Riau.

Sedangkan di Siak paling banyak sudah dipersiapkan 246 buah pompa pemadaman karhutla. Sudah 706 sekat kanal yang dibangun. Polda Riau sudah buat Dashboard Lancang Kuning aplikasi sistem penanganan karhutla secara terukur terstruktur dan efisien.

Ia melanjutkan, pada Sabtu (25/01/2020) kemarin karhutla terjadi di Rupat utara. Sehingga Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya langsung menelepon petugas polisi yang bertanggung jawab di lokasi karhutla tersebut. Petugas polisi ini sudah sembilan hari berada di lokasi karhutla PT SRL hutan Samak Titi Akar Rupat Utara bersama tim Manggala Agni, BPBD, perusahaan, Kabag Ops Polres Bengkalis, dan tim lain.

"Kemarin, petugas kepolisian yang sampai 10 kali melakukan pemadaman karhutla di lokasi berbeda, akan diberi reward pin emas dan 30 kali juga bagus diberi reward. Di seluruh Riau ada 9.560 orang yang menjadi tim pemadaman karhutla,'' beber Agung.

''Kabupaten Pelalawan dan Rokan Hilir selalu mendominasi karhutla dan ini menjadi PR semua untuk menyelesaikan ini,"tambah Kapolda.

Sumber: Koran MX


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Penjualan BBM Jenis Bersubsidi kepada Para Pengencer di SPBU Bukit Timah Sesuai dengan Peraturan ?

Sah! Kakek 90 Tahun di Sleman Ini Resmi Nikahi Nenek 72 Tahun

PT KPI RU Dumai Sukses Terima Dua Penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan RI Atas Program K3 dan Penanggulangan Covid-19

Sambut Ramadhan Ditengah COVID-19, Komunitas Facebook GCD Bagi-bagi Takjil

Akses Jalan Warga Bukit Kapur Alami Kerusakan, Berikut Tanggapan Eks Ketua LPMK Gurun Panjang

Erwin Sitompul Bongkar Dugaan Jalur Belakang PPDB Riau: Minta KPK Turun Tangan

Rekening Tertua DiDunia,Berumur 1400 Tahun

Perpusnas Dukung Upaya Peningkatan Kesejahteraan di Nagekeo Melalui Literasi

Pertamina Peduli Wartawan

Dukung Mengalir Terus Menerus Tanpa Hentinya, Apakah Ini 'Pertanda' Buat Nita Ariani ??

Ichang Mundur dari Ketua PORBBI Dumai, Bripka Rahmad Dany Diminta Pimpin Kembali

MCI Tangsel Kembangkan Konsep Perkebunan di Perkotaan

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved