• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News

Jalur Satu Arah Jalan Pangeran Hidayat Dumai Menuai Berbagai Kritikan

Redaksi

Sabtu, 09 November 2019 22:44:00 WIB
Cetak


Dumai (PantauNews.co.id) â€“ Fenomena pemasangan rambu lalu lintas jalur satu arah (forbidden) yang terpasang di Jalan Pangeran Hidayat (eks. Jalan Baru) yang menjadi penghubung dua jalan protokol di Kota Dumai.
Pemasangan rambu yang diduga tanpa pemberitahuan dan sosialisasi kepada masyarakat luas, akibatnya banyak dikalangan pengendara kendaraan bermotor yang tidak mengetahui adanya rambu rambu larangan tersebut.
Pantauan awak media dilapangan Sabtu (09/11/2019), pemasangan rambu forbidden terlihat pengendara masih terlihat lalu lalang seperti biasa atau seperti tidak mengetahui bahwa ada rambu larangan terpasang dijalan tersebut.
Seperti dikutip unggahan status media sosial Facebook milik Revi Mandiri yang menulis dipostingan:
“Yang lagi hangat diperbincangkan masyarakat….
Jalan Pangeran Hidayat exs Jalan Baru…
Mungkin ada ide atau gagasan dari masyarakat Kota Dumai agar perekonomian masyarakat yang membuka usaha disepanjang jalan tersebut bisa berlangsung seperti biasa…
Karena kalau sudah dibuat satu arah, pasti akan berdampak pada pedagang2 disepanjang jalan tersebut…..”.
Mendapat tanggapan dan komentar komentar dari netizen dari postingan Akun Milik Revi Mandiri :
Dipo Aprian : “Sosialisasi tak ada, tiba tiba udah jalan aja. Sekalian yang depan PLN, depan Lepin, depan Cititel, Asia Cafe ditutup juga biar satu arah semua”.
Hannur Hadi Putra: “Sebaiknya dlm. Pemasangan jg harus memikirkan dampak pemasangan jgn asal pasang tampa ada sosialisasi dulu…. Ni dumai kayak negeri g bertuan dan berpenghuni aja… Apa apa mau embat aja…”.
Ayu Tiara: “tanpa aba-aba langsung main tanam ajo rambu macam tu. Kadang ntahlah, tak ada aja gunanya mereka sekolah tinggi-tinggi kalau kelakuan ttp bahlul”.
Rodyee Ansyah: “taati dan patuhi kebijakan pemerintah. selaku masyarakat liat ke depannya. apa hikmah yg dibuatnya”.
Randa Herianda: “Besok2 larangan parkir sembarangan pula di jalan baru”.
Benny Akbar: “wewww…..apakah penetapan 1arah sudah melalui suatu kajian?….jgn sampai mematikan perekonomian masyarakat…..”.
Papanya Dika Andina: Benny Akbar “sdh pak beny, Melalui forum LLAJ, Dan sdh lama dibahas hal ini. Barulah saat ini diberlakukan, dan ini sifatnya masih sosialisasi, mudahan kemacetan yg disebabkan oleh dua arah satu jalur yg sempit bisa teruraikan. Niat dan tujuannya hanya utk membenahi dan membangun kota kita lebih baik”.
Muslim Rnk: “Yg bikin macet krn jalannya rusak dn sering tergenang air bukan krn 2 arah. Apa ini ndak di bahas?”.
Arif Rahmat Siregar: Benny Akbar “Setuju, Parkir yg di jl. Baru yang harus di tertibkan, udh mulai berlapis lapis motor & mobil, bukan jalurnya tg salah..”.
Hendiego Ananda Stiawan: “yg buat aturan sudah mulai fikun mgkin tu…yg hrs d trtip kn parkir sembarangan yg buat macet bkn para pengendara”.
Koto Saja: “Kedai nasi yg disimpang itu disuruh buat tpt parkir. Aman. Jln. Baru”.
Ketika awak media mencoba menklarifikasi, terkait viralnya persoalan yang hampir menjadi obrolan dimasing akun pengguna akun media sosial Facebook, salah satu masyarakat setempat yang sempat diwawancarai mengungkapkan bahwa pemasangan rambu forbidden ini perlu kajian oleh pemerintah daerah.
“Pelu kajian ulang dan harus mengkaji efek dan dampak dari pemasangan rambu tersebut. Sebab, banyak nantinya berdampak kepada daya beli dan ekonomi pedagang yang memiliki usaha disini,” ujar masyarakat yang akrab disapa Ajo ini, Minggu dini hari (10/11/2019).
Ajo juga menyebutkan, bahwa selama ia melintasi Jalan Pangeran Hidayat memang terkadang terjadi kemacetan, tetapi bukan setiap hari.
“Biasanya kemacetan terjadi hanya pada hari hari besar seperti bulan Ramadhan, malam takbiran Idul Fitri atau Idul Adha dan malam pergantian tahun baru. Hari biasa memang terkadang terjadi kemacetan lalu lintas,” tambahnya lagi.
Dilanjutkannya, persoalan terjadi pada parkir kendaraan melintasi jalan tersebut yang sembarangan dan semberawutan. Sehingga pihak pemerintah perlu mengkaji ulang atau evaluasi terkait pemasangan jalur satu arah yang nanti dapat merugikan pelaku pelaku usaha yang berada disepanjang jalan tersebut.
Harus diakui, Jalan Pangeran Hidayat sebelumnya bukan jalur lalu lintas yang padat. Jalan tersebut mulai terjadi kepadatan lalu lintas oleh pengendara, disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi mikro yang berdagang disepanjang jalan tersebut.
“Disinilah kejelian pemerintah yang harus melakukan kajian kajian terkait pemasangan Forbidden. Ironisnya, banyak komentar komentar miring dan saling menyalahkan. Pertanyaannya, apakah pemasangan rambu ini sudah sah dan memiliki sangsi ?, ” papar Ajo.
Penulis: Edriwan


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ibu-ibu Pengajian Panik Babi Hutan Masuk Masjid

KPK Tetapkan Nama Nama Tersangka Dugaan Suap Proyek Jalan di Bengkalis

Bentrok Antara Warga dan Petugas, Kaum Ibu Ibu Melakukan Aksi Buka Pakaian

Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru, Ini Penjelasan Sekdako

Kapolres Sampaikan kepada Pengurus FPI Dumai Terkait Larangan Kegiatan

Apical Dumai Rayakan RGE Founder Day 2024 dengan Beragam Kegiatan Sosial dan Lingkungan

Polres Dumai Bersama Stakeholder Gencar Sosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan

Melalui Rakor, DPC MCI Kota Tangerang Eratkan Silaturahmi dan Perkuat Kebersamaan

10 Preman Legendaris di Indonesia, Begini Sepak Terjangnya

Kantor UPT Samsat Bapenda Riau di Dumai Mulai Rampung

KPAI Minta Polisi Periksa Kejiwaan Ibu yang Masukkan Bayinya ke Mesin Cuci

Jelang Purnatugas, Menkominfo Curhat Soal Pemblokiran Medsos

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 227 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1888 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 502 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved