PILIHAN
Ainun Berjuang Melawan Kanker Ovarium, Habibie Melawan Gagal Jantung
Jakarta (PantauNews.co.id) - Perjalanan hidup almarhum BJ Habibie tak pernah lepas dari kisah cintanya dengan mendiang istri Hasri Ainun Besari atau yang biasa dipanggil Hasri Ainun Habibie. Kisah 'sehidup semati' mereka pun akan selalu dikenang oleh khalayak luas.
Pada Rabu (11/09/2019), Habibie dapat melepas rindu bersama sang istri. Presiden RI ke-3 itu meninggal dunia di usia 83 tahun. Ia disebut memiliki masalah jantung yang sudah diidapnya sejak usia muda.
"Alasan kenapa meninggal adalah karena sudah menua dan memang kemarin kan saya katakan bahwa gagal jantung yang mengakibatkan karena penuaan itu karena memang orang menjadi tua. Organ-organ itu melemah menjadi tidak kuat lagi," jelas anak bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie.
Masalah jantung yang pernah dialami Habibie adalah kebocoran klep jantung pada tahun 2018 sehingga membuatnya dirawat di salah satu rumah sakit di Munchen, Jerman. Kebocoran klep jantung merupakan kondisi di mana klep jantung tidak berfungsi dengan baik, tidak menutup dan tidak kembali seperti semula.
Sementara itu, istrinya Ainun meninggal pada 22 Mei 2010 pada usia 72 tahun di Munchen, Jerman karena kanker ovarium setelah menjalani sembilan kali operasi.
Sumber : Detik.com




Berita Lainnya
Apical Bersama Tanoto Foundation Serahkan Bantuan Buku Untuk Pelajar di Kelurahan Lubuk Gaung
Kepala BPBD Jelaskan Soal Penolakan Bantuan dari Pemprov DKI
Tertibkan Pramuwisata Ilegal, HPI Manggarai Barat Lakukan Monitoring
Pemuda Pancasila Lubuk Gaung Gelar Pembagian Baksos Dari Rumah Ke Rumah
Bupati Kubu Raya Undang Lintas Sektor Terkait Pembatasan Perayaan Cap Gomeh
Walikota Dan Wakil Walikota Dumai Hadiri Acara Ramah Tamah
Ketum KERIS Kunjungi DPP SKPPHI dan LPPKI Jakarta
Pangdam XVII/Cenderawasih Beri Bantuan Komputer untuk Panti Asuhan Polomo Sentani
Dishub Dumai Tanggap Cepat Keluhan Warga Terkait Penerangan Jalan
Diduga Pungli Masih Terjadi Dalam Penyaluran BST Di Kota Tangerang
HIPAKAD Peringati HUT ke 4, DPD dan DPC se-Indonesia Ikut Hadir Melalui Zoom
Menag: Banyak Mudaratnya, Sistem Khilafah Musuh Semua Negara