Usai Kecelakaan, Proyek Jalan Purnama Kembali Disorot, PT Nicholas Diminta Bertanggung Jawab
PANTAUNEWS, DUMAI - Masyarakat kembali mempertanyakan tanggung jawab PT Nicholas terhadap proyek perbaikan Jalan Purnama yang hingga kini dinilai masih menyisakan persoalan serius.
Sorotan itu mencuat setelah sebelumnya terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang diduga dipicu tidak adanya marka maupun rambu peringatan di lokasi pekerjaan, sehingga memicu kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.
Kali ini, kritik datang melalui sebuah video berdurasi sekitar lima menit yang beredar di tengah masyarakat. Video tersebut merekam kondisi proyek perbaikan jalan di depan SMK Purnama dan memperlihatkan situasi yang dinilai membahayakan pengendara maupun warga yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam rekaman itu, seorang pria yang mengaku sebagai pemuda Purnama secara tegas meminta PT Nicholas bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek yang dianggap belum memperhatikan aspek keselamatan.
Ia menilai pengerjaan jalan seharusnya tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga mengutamakan keamanan masyarakat.
Sorotan juga diarahkan pada kondisi lokasi pekerjaan yang disebut tampak semrawut. Jalan yang tengah diperbaiki terlihat terbuka tanpa pengamanan yang memadai, sementara arus kendaraan tetap melintas di sekitar area proyek.
Menurut warga di video, tidak terlihat adanya petugas pengatur lalu lintas maupun pekerja yang memberikan peringatan kepada pengendara. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan, terlebih lokasi proyek berada tepat di kawasan sekolah yang setiap hari dipadati pelajar dan masyarakat.
"Saya minta PT Nicholas memakai hati nurani. Ini jalan dipakai masyarakat setiap hari, ada anak-anak sekolah yang melintas. Jangan sampai ada korban lagi hanya karena pengamanan proyek diabaikan," ujar pria yang merekam video tersebut.
Ia juga mendesak agar kontraktor segera melengkapi lokasi pekerjaan dengan marka sementara, rambu peringatan, pembatas jalan, serta petugas pengarah lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan publik.
Warga berharap perusahaan segera memberikan penjelasan sekaligus mengambil langkah nyata untuk memperbaiki sistem pengamanan proyek agar keselamatan pengguna Jalan Purnama benar-benar menjadi prioritas.
Awak media pun mencoab mengkonfirmasi Nicholas selaku orang yang disebut-sebut sebagai penanggung jawab pekerjaan melalui pesan singkat WhatsApp.
Kembali, Nicholas sepertinya lebih nyaman untuk memilih bungkam.


Berita Lainnya
Satresnarkoba Polres Subulussalam Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja
PHK PT Wilmar Grup Dinilai Tidak Sah, Disnaker Dumai Minta Pekerja Dipekerjakan Kembali
Kapolres Pelalawan Jalin Silaturahim Dengan PC GP Ansor Dan Satkorcab Banser Pelalawan
Polsek Sungai Sembilan Amankan Seorang Pelaku Pencurian
Bea Cukai Dumai Tegaskan Kooperatif dan Transparan, Serahkan Dokumen Lengkap kepada Kejagung dalam Penyidikan Kasus CPO
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba Lintas Sumbar - Riau, Inilah Penjelasan Kapolres Limapuluh Kota
Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang
Bupati Rohil H Bistamam Apresiasi Kinerja Kejari, TNI Polri dan Pengadilan Negeri
Seorang Wanita Lakukan Percobaan Aksi Bunuh Diri di SPBU Mundam
Kemeriahan dan Keceriaan Warga RT 014 di Malam Hiburan dan Pembagian Hadiah Pertandingan HUT RI Ke 80
Polres Tabanan Amankan Pelaku Penganiayaan Berat Hingga Korban Meninggal Dunia
Mengapa Begitu Susahnya Menangkap Seorang Goto