• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Ekonomi
  • Dumai

PMII Dumai Tolak Keras Relokasi PKL : Kebijakan Dinilai Sepihak dan Abaikan Nasib Rakyat Kecil

PantauNews

Ahad, 01 Februari 2026 18:32:41 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, DUMAI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Dumai menyatakan penolakan keras terhadap rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang digulirkan Pemerintah Kota Dumai. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya sepihak, tetapi juga berpotensi kuat mengarah pada maladministrasi serta pelanggaran terhadap asas-asas pemerintahan yang baik (AUPB).


Ketua PMII Dumai, Ari, menegaskan bahwa kebijakan relokasi PKL tidak bisa dipandang sebagai persoalan teknis penataan kota semata, melainkan menyangkut hak hidup dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan.


“PMII Dumai menilai kebijakan relokasi PKL ini cacat secara administratif dan miskin kajian. Pemerintah seolah menutup mata terhadap dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan. Kami tegaskan, PMII tidak akan diam,” ujar Ari dengan nada tegas.

TERKAIT
  • Mantan Pesepakbola Jual Medali Juara, Uangnya buat Beli Narkoba
  • Rayakan HUT ke-25, BUMN Dumai Gelar Jalan Sehat
  • Apical Group Cepat Tanggapi Stunting di Dumai dengan Program Pemberian Makanan Tambahan


Ari menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, setiap kebijakan publik wajib memenuhi prinsip AUPB, antara lain asas kepastian hukum, kemanfaatan, tidak menyalahgunakan kewenangan, keterbukaan, serta kepentingan umum. Namun, rencana relokasi PKL di Dumai dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.


“Tidak ada keterbukaan, tidak ada partisipasi bermakna dari PKL, dan tidak ada jaminan keberlanjutan ekonomi di lokasi relokasi. Ini jelas bertentangan dengan UU Administrasi Pemerintahan,” tegasnya.


Selain itu, PMII Dumai juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang secara tegas mewajibkan pemerintah daerah untuk melindungi, memberdayakan, dan memfasilitasi usaha kecil, bukan justru meminggirkan mereka melalui kebijakan yang represif.


“PKL adalah bagian dari UMKM. Kalau mereka direlokasi tanpa jaminan ekonomi dan tanpa perlindungan yang layak, itu sama saja dengan pengingkaran kewajiban negara terhadap pelaku usaha kecil,” kata Ari.


Lebih lanjut, Ari menyinggung Permendagri Nomor 41 Tahun 2012 tentang Pedoman Penataan dan Pemberdayaan PKL, yang menegaskan bahwa penataan PKL harus dilakukan melalui pendataan, dialog, penetapan lokasi yang layak, serta pemberdayaan, bukan sekadar pemindahan paksa yang berorientasi pada ketertiban semu dan estetika kota.


“Kalau relokasi hanya untuk membersihkan wajah kota tanpa pemberdayaan, maka itu bukan penataan, tapi penggusuran terselubung yang dilegalkan,” ujarnya.


PMII Dumai menilai kebijakan relokasi PKL ini juga mencerminkan kegagalan visi penataan kota yang seharusnya berkeadilan dan berpihak pada rakyat kecil. Menurut Ari, pemerintah daerah tidak boleh menjadikan PKL sebagai korban dari buruknya perencanaan tata ruang dan lemahnya konsistensi kebijakan pembangunan.


“Jangan lempar beban kegagalan perencanaan kota kepada PKL. Ini bukan salah pedagang, ini soals kebijakan yang tidak matang,” tambahnya.


Ari menegaskan, PMII Dumai siap mengambil peran aktif  dalam mengawal isu ini, ia memastiikan PMII siap turun kelapangan, mulai dari advokasi kebijakan, konsolidasi dengan PKL, hingga mendorong pengawasan publik terhadap potensi maladministrasi dalam kebijakan tersebut dengan Aksi jika kebijakan tersebut tetap dipaksakan.


“Kami ingatkan, PMII Dumai tidak akan diam. Jika kebijakan ini tetap dipaksakan tanpa kajian, tanpa dialog, dan tanpa dasar hukum yang adil, maka perlawanan moral dan gerakan mahasiswa akan terus kami lakukan,” tutupnya.


 Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pekanbaru Alokasi Rp2 Miliar Percepat Pemulihan Ekonomi Pangan

80 Tahun OCBC NISP Melaju Jauh Untuk Indonesia

Srikandi Polwan Polres Rohil dan Kapolres Rohil Laksanakan Sosialisasi Program Kapolda Riau Green Policing Generasi Gen Z di SMAN 2 Tanah Putih

PT NPL Gelar Pasar Murah, Abe: Ada 8 Titik di 2 Kecamatan

Berbagi Berkah Ramadan, Apical Salurkan Ribuan Sembako untuk Bantu Masyarakat di Dumai

Pertamina Pastikan BBM Premium hingga Pertalite Tak Dihilangkan

Jek Hermanto Pimpin Rapat Bersama Panitia Pelaksana Pengukuhan

Wabup Jhoni Charles dan Istri Hadiri HUT ke-14 Partai NasDem Rohil, Sekaligus Ikut Aksi Donor Darah

Budidaya Belatung, Pemuda di Sukabumi Perangi Sampah di Lingkungannya

Pantas Ekonomi RI Mentok di 5,02%, Inikah Penyebebnya ?

Wabup Jhony Charles Hadiri HKN Ke 61, Kabupaten Rohil Raih Penghargaan UHC

Bank Danamon Hadirkan Layanan Pembayaran BI Fast Di Aplikasi D-Bank PRO

Terkini +INDEKS

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan Mahasiswa Nasional hingga Internasional, Ajak Pahami Proses Bisnis Hilir Migas dan Aspek Safety

30 Juni 2026
GM PT Ivo Mas Tunggal Dua Kali Mangkir dari Panggilan Disnakertrans, Polisi Siap Dilibatkan
30 Juni 2026
Polsek Dumai Barat Kawal Ketahanan Pangan, Peternakan Kambing di Bagan Keladi Jadi Percontohan
30 Juni 2026
Fantastis Taekwondo Dumai Sapu 12 Medali, Lawan dari Berbagai Daerah Tak Berkutik
29 Juni 2026
Usai Kecelakaan, Proyek Jalan Purnama Kembali Disorot, PT Nicholas Diminta Bertanggung Jawab
29 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Tanaman Gambas di Bumi Ayu Tumbuh Subur Dukung Ketahanan Pangan
29 Juni 2026
PRI Dumai Rampungkan Kepengurusan, Arwansyah: Saatnya Berjuang untuk Rakyat
28 Juni 2026
Dari Pekarangan Menuju Kemandirian Pangan, Sinergi Polisi dan Petani Terus Diperkuat
28 Juni 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi, Wujud Kepedulian untuk Sesama
27 Juni 2026
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Turun Langsung Cek Pekarangan Bergizi
27 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar

Dibaca : 263 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 282 Kali
Viral Video Hiburan di City Mall Dumai Tuai Kecaman, LHMB Layangkan Teguran Keras: Jangan Cederai Marwah Melayu
Dibaca : 333 Kali
Wali Kota Dumai Tegaskan Komitmen Jaga Investasi dan Dorong Penyelesaian Polemik TKBM Secara Kondusif
Dibaca : 503 Kali
Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang
Dibaca : 270 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved