• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Nasional

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Terkait Suap Importasi, Rp5,19 Miliar Uang Tunai Disita

PantauNews

Jumat, 27 Februari 2026 11:54:31 WIB
Cetak

PANTAUNEWS, Jakarta, 27 Februari 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap praktik dugaan korupsi di sektor strategis penerimaan negara. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut menetapkan dan menahan BBP, Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait pengondisian jalur masuk importasi barang dan pengurusan cukai. 

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kegiatan tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 5 Februari 2026 lalu. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan tujuh orang yang kini telah berstatus tersangka, termasuk BBP. 

Tak hanya itu, dalam rangkaian operasi dan penyidikan, KPK turut mengamankan uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing dengan total nilai mencapai Rp5,19 miliar. Uang tersebut diduga berkaitan langsung dengan praktik suap dan pengondisian proses kepabeanan. 

Dugaan Pengondisian Jalur Impor 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para tersangka diduga melakukan pengaturan terhadap jalur masuk barang impor, termasuk pengurusan cukai, guna mempermudah proses administrasi dan menghindari pemeriksaan ketat. Modus ini memungkinkan importasi barang berjalan lebih lancar dengan imbalan sejumlah uang. 

Praktik semacam ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan bea masuk dan cukai, sekaligus menciptakan ketidakadilan dalam persaingan usaha. Importir yang patuh terhadap aturan dapat dirugikan akibat adanya perlakuan istimewa kepada pihak tertentu. 

Dampak Sistemik pada Ekonomi 

KPK menyayangkan terjadinya praktik korupsi di sektor kepabeanan dan cukai yang merupakan salah satu pintu utama arus barang dan sumber penerimaan negara. Korupsi di sektor ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga berdampak langsung terhadap ekosistem ekonomi nasional. 

Penyimpangan dalam tata kelola impor dapat memicu masuknya barang ilegal, manipulasi nilai barang, hingga potensi kebocoran penerimaan negara. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu stabilitas industri dalam negeri, menurunkan kualitas pembangunan nasional, serta menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara. 

Komitmen Pencegahan dan Kolaborasi 

KPK menegaskan bahwa selain penindakan, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas. Lembaga ini membuka ruang kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat sistem pengawasan, transparansi proses kepabeanan, serta integritas aparatur. 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa sektor strategis seperti bea dan cukai memerlukan sistem pengawasan berlapis dan penguatan integritas internal. Penegakan hukum yang konsisten diharapkan mampu memberi efek jera serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan penerimaan negara. 

Penyidikan masih terus berjalan. KPK membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara, termasuk penelusuran aliran dana serta pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat dalam praktik pengondisian importasi tersebut.


Sumber : Rilis /  Editor : Dedi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Mahmud Marhaba Ahli Pers Dewan Pers Bongkar Dugaan Kesalahan Prosedural Polda Babel dalam Kasus Wartawan

Ketua DPD PJS Sumut: Kita Sesalkan Wartawan Dilarang Meliput Pisah Sambut Kapoldasu

Effendi Sianipar Prihatin Kondisi Bayi Ammar, Bersama Hendri Pangaribuan Janji Galang Bantuan

Jubir Luhut: 500 TKA China Dibutuhkan untuk Mempercepat Pembangunan Smelter

Tetap Patuhi Prokes, Pemdes Wanakerta Gelar Musrenbang Tahun 2021

Kapolri Instruksikan Jajarannya Tak Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah

Korban akan Laporkan Influencer Selain Indra Kenz, Siapa Saja Mereka?

DPP Pro JARWO Minta Presiden Copot Menteri Terlibat Kasus PCR

MK Tolak Gugatan Penanam Ganja di Rumah, Ini Alasannya

Kejati DKI Jakarta Terima Audiensi DPW LPPKI DKI Jakarta, Wakajati: Harapkan Adanya Kolaborasi

Debby Susanto Bantah Kedekatannya dengan Mantan Menteri Edhy Prabowo

Bahas Pelaksanaan HUT, Ini Tiga Agenda Besar PJS

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved