• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Sumatera
  • Pekanbaru

Dualisme HPN 2025, Perebutan Kekuasaan di PWI Mengoyak Tradisi Pers Nasional

PantauNews

Ahad, 09 Februari 2025 11:09:33 WIB
Cetak
Dualisme HPN 2025

PANTAUNEWS, PEKANBARU - Di tengah gegap gempita perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, masyarakat justru disuguhi ironi, dua acara HPN digelar secara terpisah di Kalimantan Selatan dan Riau. 

Ini adalah konsekuensi langsung dari perpecahan internal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi yang selama puluhan tahun menjadi tuan rumah HPN. Padahal, sejak era Presiden Soeharto, HPN selalu dihadiri kepala negara sebagai simbol penghormatan terhadap peran pers. Tahun ini, pemerintah memilih "netral" tak satu pun acara yang dihadiri pejabat tinggi.  

Akibat Perebutan Kursi, Tradisi Nasional Terancam 

HPN, yang jatuh setiap 9 Februari, tak sekadar peringatan hari lahir PWI. Tanggal ini juga dimaknai sebagai simbol perjuangan pers Indonesia melawan kolonialisme Belanda. Namun, kini PWI justru menjadi contoh bagaimana konflik internal menggerus nilai sejarah tersebut. 

Perpecahan dimulai dari persaingan sengit di tubuh elite PWI, terutama antara kubu Henry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang. Tokoh kunci seperti Ilham Bintang, pemilik media Check&Recheck, disebut sebagai dalang di balik dinamika politik ini. Dukungannya yang berubah-ubah—dari Atal Depari, Henry, hingga Zulmansyah—memperuncing friksi hingga PWI terbelah dua.  

Dampaknya langsung terasa: Dewan Pers menyegel kantor pusat PWI di Jakarta dan mengosongkan kursi keanggotaannya. 

"Ini bukan perpecahan ideologis seperti era BM Diah vs Rosihan Anwar, tapi rebutan kursi layak piring pecah," ujar Dahlan Iskan, pendiri media Disway, yang turut menyaksikan gejolak ini.  

HPN Kembar: Antara Kemeriahan dan Kekosongan Makna 

Di Banjarmasin, HPN Kalsel diwarnai gerak jalan massal, seminar bertema masa depan media, dan penganugerahan Hadiah Adinegoro kepada Erandhi Hutomo Saputra, wartawan Kumparan. Karyanya mengungkap kasus penggusuran petani oleh proyek PIK2 di Tangerang.
sebuah investigasi yang disebut "melampaui batas waktu" karena terbit sebelum isu tersebut viral. "Saya tak peduli konflik PWI. Tugas saya hanya memberitakan fakta," tegas Erandhi, yang memenangkan penghargaan ini dua tahun berturut-turut.  

Sementara itu, di Riau, HPN digelar dengan narasi berbeda. Meski detail acara belum sepenuhnya terkuak, konflik kepemimpinan PWI membuat kedua acara saling klaim legitimasi. Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang hadir di Kalsel, menyampaikan pidato penuh semangat tentang pentingnya pers bersatu. Namun, tepuk tangan riuh tamu undangan seakan menutupi kegelisahan: bisakah PWI kembali menjadi rumah bersama bagi wartawan Indonesia?  

Generasi Muda vs Elite yang Terjebak Konflik 

Di tengah hiruk-pikuk dualisme HPN, muncul pertanyaan: seberapa relevan PWI hari ini? Bagi wartawan muda seperti Erandhi, PWI bukan lagi penentu kredibilitas. 

"Media akan terus bergerak, dengan atau tanpa PWI," ujarnya. Pendapat ini diamini banyak jurnalis milenial yang lebih fokus pada karya ketimbang politik organisasi.  

Sementara itu, Disway—media yang didirikan Dahlan Iskan—merayakan ulang tahun ke-7 pada tanggal yang sama. "Saya sengaja memilih 9 Februari agar sejalan dengan semangat HPN. Tapi siapa sangka, HPN sendiri kini terbelah?" kelakarnya.  

Masa Depan Suram atau Titik Balik? 

PWI kini berada di persimpangan. Jika konflik berkepanjangan, bukan tidak mungkin organisasi ini akan ditinggalkan anggotanya. Sejarah sudah membuktikan: perpecahan di tubuh organisasi seperti Kadin pernah berakhir dengan rekonsiliasi. Namun, untuk PWI, jalan damai masih samar.  

Yang pasti, HPN 2025 akan dikenang sebagai tahun di mana pers Indonesia diingatkan: musuh terbesar bukan lagi tekanan eksternal, tapi pertikaian internal yang mengubur makna perjuangan bersama. 

Seperti kata Dahlan Iskan, "Ini bukan perpecahan karena ideologi, tapi rebutan piring di meja yang sama."


Sumber : Pantaunews /  Editor : Redaksi

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

UKW Perdana PJS Sukses Digelar di Medan, Ini Jadwal Tujuh Kota Berikutnya

Teguh Mandiri Putra: Butuh Anggaran Tambahan Untuk Perbaikan Armada Kebakaran

Sartina: Mari Dukung Khalwat Suluk di Desa Tualang

Wakil Bupati Rohil Jhony Charles dan Istri Hadiri Lomba Masak Serba Ikan Tahun 2025

Bahagia Maha Minta Penegak Hukum Lakukan Penyelidikan Hingga Ada Kesimpulan

Terkait Masyarakat Beramai-ramai Datangi Polres Subulussalam, Ini Penjelasan Kapolres

Breaking News: Dikabarkan Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Subulussalam

Terkait Banjir, Kapolsek Tapan Himbau Warga Agar selalu Waspada

Kebakaran di Lembah Gumanti, Enam Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Ayah Bejat Cabuli Anak Tirinya Diciduk Sat Reskrim Polres Lampung Utara

Kunjungi BPK Perwakilan Kepri, LSM Anti Korupsi Ingin Jalin Komunikasi Informasi Publik

Polda Sumbar Libatkan Ribuan Personel dalam Operasi Ketupat Singgalang

Terkini +INDEKS

Sari Dumai Oleo Tingkatkan Akses Jalan bagi Masyarakat Lubuk Gaung

27 Juli 2026
Merasa Bahagia dan Bangga diIkut Sertakan Tarian Zapin Bagan, Pengawas Dlh Rohil Berikan Klarifikasi
24 Juli 2026
STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Gandeng Guru Besar UIN Suska Riau
24 Juli 2026
Melebihi Standar, Kabupaten Rohil Berhasil Pecahkan Rekor MURI Melalui Tari Sapin Bagan
24 Juli 2026
Jawaban Bupati Rohil Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Pandangan Umum Fraksi -Fraksi DPRD Rohil Atas Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD Rohil Dengan Agenda Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 Oleh Bupati
21 Juli 2026
Aisya Fhatih Az Zahra, Dara Berbakat Rohil 2026, Kunjungi STAI Ar Ridho Bagansiapiapi
20 Juli 2026
STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Pembekalan Dosen dan Mahasiswa KKN-PPL Angkatan XIV
20 Juli 2026
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
20 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

PT KIMI Berdarah Ketua PWRI Kabupaten Siak desak Seluruh Pihak yang Melanggar Hukum Dipidana Biar Ada Efek Jera

Dibaca : 309 Kali
Dituding Alihkan Pokir ke Luar Dapil, Anggota DPRD Dumai Muhammad Al Ichwan Hadi Beri Klarifikasi
Dibaca : 306 Kali
Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, JMSI Kota Dumai Berbagi Rezeki untuk Masyarakat
Dibaca : 240 Kali
Erwin Sitompul Sebut Data Kemendagri Membuktikan Program MBG Tidak Menurunkan PAD Riau, Justru Menghemat APBD Rp45 Miliar
Dibaca : 354 Kali
Dua Perusahaan Galangan Kapal di Siak Riau Kebanggan Bupati Afni.z di Hentikan, Dugaan Memanfaatkan Ruang Laut Tanpa Izin
Dibaca : 389 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved