Diduga Cemari Lingkungan, Limbah PT Energi Sejahtera Mas Picu Kekhawatiran Warga
PANTAUNEWS, DUMAI– Keluhan nelayan dan warga sekitar terkait bau tengik yang berasal dari ikan di pesisir pantai Dumai semakin mengundang perhatian. Dugaan mencuat bahwa pencemaran ini disebabkan oleh limbah industri PT Energi Sejahtera Mas (PT ESM), yang diduga membuang limbah secara sembarangan tanpa mengikuti aturan pengelolaan lingkungan.
Supri, warga Lubuk Gaung, mengisahkan pengalamannya saat memancing di sekitar perairan dekat PT ESM. Hasil tangkapannya—jenis ikan Sembilang, Belukang, dan Duri—ternyata berbau busuk, berbeda dengan ikan yang biasa ia tangkap di lokasi lain. "Sekitar enam bulan lalu saya mancing di sana, ikan Duri dan Belukang baunya benar-benar tak enak, terutama ikan Sembilang," ujar Supri, mengenang.
Bukan hanya Supri, Darwin, warga setempat lainnya, juga mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menolak mengonsumsi hasil tangkapan dari daerah tersebut karena bau yang tak sedap. "Tak bisa makan ikan dari sana lagi, baunya tak enak, terutama ikan Belukang dan Sembilang," tegasnya.
Warga setempat menduga bahwa ikan-ikan tersebut telah terkontaminasi oleh limbah perusahaan yang diduga tidak dikelola dengan baik. Pencemaran ini dianggap merusak ekosistem pesisir dan mengancam sumber penghidupan nelayan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Dumai, Agus Gunawan, belum memberikan tanggapan yang jelas terkait masalah ini. Saat dikonfirmasi, ia mengaku sibuk dengan persiapan acara Adipura di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mekar Sari. "Nanti saya tanyakan ke staf, sekarang kami lagi di TPA persiapan Adipura," ujar Agus melalui pesan WhatsApp pada Rabu (2/10/2024).
Ketidakpastian ini memicu keresahan warga, yang berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap PT ESM untuk memastikan bahwa limbah mereka tidak mencemari lingkungan sekitar. Dengan adanya laporan masyarakat yang terus berkembang, desakan agar instansi terkait turun tangan semakin menguat.
Perlu adanya investigasi menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana dampak limbah PT ESM terhadap lingkungan, dan tindakan preventif serta penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan kepastian bagi masyarakat dan nelayan yang terdampak.


Berita Lainnya
Banjir di Inhu, Ini Imbauan Kepala KPBD Inhu Ergusfian
Apindo Inhu Beri Dua Alternatif Jalan Untuk Angkutan Batubara
PemerIntah Kota Dumai Hadiri Penyampaian Pansus DPRD Terkait Laporan LKPJ Dalam Rapat Paripurna
Kapolsek Rengat Barat Hadiri Wisuda Akbar MDTA dan MDTW
Ketua DPRD Minta Pemkab Inhu Segera Menindaklanjuti Laporan Warga Soal Limbah PT SJML
Feri Sibarani: Dewan Pers Diharapkan Mendukung Kemajuan Masyarakat Pers Tanpa Penyalahgunaan Wewenang
Aklamasi, Yanto Budiman Nahkodai PJS Riau
PTPN V Bersama Polres Rohul Salurkan Bantuan Sembako Pada Korban Terdampak Banjir
Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Ramaikan Rakernas KNPI di Bandung, Ketua Larshen Yunus: Rombongan DPD Siak Juga Kami Bawa
Pangdam I BB Bahas Tingginya Investasi yang Masuk ke Kota Dumai
Belajar Tatap Muka Masih Daring
Dua Maling di Ujungbatu Sempat Babak Belur Dihajar Massa, Beruntung Polisi Cekatan Amankan Pelaku