Elda Suhanura: Jika Terbukti Melanggar Aturan Cabut Izin Usahanya
Ketua DPRD Minta Pemkab Inhu Segera Menindaklanjuti Laporan Warga Soal Limbah PT SJML
INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Ketua DPRD Inhu Elda Suhanura mengomentari perihal informasi adanya limbah milik PKS PT Sawit Jaya Mandiri Sejahtera (SJML) yang beroperasi di Desa Pasir Selabau, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Inhu, Riau diduga telah mencemari lingkungan belum lama ini.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu untuk turun dan melakukan kroscek dilapangan terhadap keluhan masyarakat tersebut.
Jika laporan itu benar maka sesuai dengan mekanisme dari data limbah yang dibuang itu tidak sesuai dengan baku mutu yang diatur sesuai dengan undang-undang maka segera diberikan sanksi tegas.
"Nanti saya akan tugaskan Komisi III untuk menindaklanjuti hal ini dengan turun kelapangan," tegas Elda Suhanura kepada media ini, Senin (13/2) malam kemarin.
Sebagai informasi, kata Elda, beberapa waktu lalu pernah menugaskan Komisi III untuk turun. Bahkan, pihaknya pernah melaporkan hal ini ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.
Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya tidak mengetahui bagaimana tindak lanjut ke DLHK Provinsi Riau.
"Nah, yang jadi persoalan sekarang, masih ada saja lagi. Tapi apakah ini masih informasi yang (sama) lama atau informasi (dugaan) yang baru, kita belum tahu persis. Tetapi jika saja ini terus berlanjut kita berharap kepada pemerintah daerah selaku pemberi izin untuk menindak tegas dan memberikan sanksi tegas. Jika perlu, sesuai dengan mekanisme, cabut izin usahanya," kata Elda.
Kader Partai Golkar ini kembali menegaskan, meminta kepada Pemkab Inhu melalui DLH Inhu selaku pemberi izin untuk segera turun kelapangan menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Jika benar dugaan pencemaran limbah ini dan atau membuang limbah tidak sesuai baku mutu segera berikan sanksi dan tindak tegas. Jika perlu cabut izinnya.
"Saya sebagai Ketua DPRD Inhu meminta kepada pemberi izin kroscek kelapangan. Jika terbukti segera menindak tegas. Berikan sanksi tegas kepada PT SJML," tegas Elda.
Sebelumnya, Direktur PKS PT SJML Bambang Suryanto diujung teleponnya membantah jika itu limbah. Kata dia, yang dibuang ke anak sungai itu air hujan yang menggenangi perumahan.
"Itu air hujan yang dipompa dan dibuang melalui pipa,' katanya. (stone)


Berita Lainnya
Patroli dan Sosialisasi Karhutla Babinsa Didampingi Pihak Kelurahan Bukit Kayu Kapur
Zul AS: Ini Momen Untuk Menjalin Kerjasama Yang Strategis
PT Ekadura Indonesia Serahkan 250 Sertifikat Petani Plasma
Proyek Perparkiran Amburadul, Kadishub Pekanbaru Terbukti 'Pembohong'
Program Kerjasama Advertorial Harus Diawasi
Kapolres Dumai Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personil Polres
Pelantikan Pengurus DPD dan DPC LLMB se-Kota Dumai Dihadiri KNPI Riau dan KNPI Dumai
Berstatus Integrasi, WBP Dapat Izin Keluar Negeri
Pemkab Bengkalis Akan Digugat Terkait Pembebasan Lahan Kantor Disdikbud dan PUPR
Bupati Inhu Gelar Acara Tasyakuran Aqiqah Anak Kedua, Hillary Yopi
Pria Mengaku Imam Mahdi Diamankan Polda Riau
Kepala BNPB Apresiasi IDI Riau