• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Dumai

Pabrik CPO Kerap Buang Gas Berbahaya,

Ketua DPK ALUN Tuding DLH Tak Serius Tangani Perihal Lingkungan, Sebaiknya Copot Saja Kadisnya

PantauNews

Jumat, 30 Juni 2023 21:27:45 WIB
Cetak

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Terkait pencemaran udara yang acap dilakukan PT Meridan Sejati Surya Plantation (MSSP), dugaan adanya pembiaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai. Lagi-lagi perusahaan di Kota Dumai yang berletak di Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan ini mengeluarkan asap hitam mengepul dari cerobong asap, Kamis dini hari (29/6/2023).

Diketahui sebelumnya pernah diberitakan terkait aktivitas cerobang pabrik PT MSSP ini mengeluarkan asap hitam. Informasi dari warga tempatan dan juga fungsionaris DPK Apresiasi Lingkungan & Hutan Indonesia (ALUN) Kota Dumai, Tuwah Iskandar Sibarani menyampaikan bahwa kali ini tindakan PT MSSP cukup meresahkan.

Pria yang akrab disapa Sibarani ini menduga bahwa PT MSSP ini membuang gas beracun disaat masyarakat setempat terlelap dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Dugaan tindakan PT MSSP ini memanfaatkan, disaat umat muslim terlelap untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha.

TERKAIT
  • Grand Opening Kajay Cafe & Resto, Lengkapi Citarasa Pencinta Kuliner di Kota Dumai
  • DPK ALUN Soroti Dugaan Aktivitas Bongkar Muat CPO Ilegal di Laut Dumai
  • Laporan DPK ALUN Dumai Ditanggapi KLHK RI, 2 Staf Direktorat PPU ini Sambangi PT MSSP

"Kali ini kita tak tolelir lagi terkait pencemaran udara yang notabene merupakan kejahatan lingkungan. Kita minta DLH dan Komisi III DPRD Dumai turun tangan dan ambil sikap terkait tindakan kriminalisasi lingkungan," kata Sibarani menegaskan, Jumat (30/6/2023).

Terkait kejadian tersebut, Sibarani menilai kinerja DLH Dumai ini terkesan mandul alias tak berfungsi. Beber Sibarani lagi, dugaan ada pembiaran atau personil DLH Dumai ini tak mampu berkerja. 

"Ada apa dengan DLH Dumai, kok tidak ada tindakan yang tegas dan bahkan terkesan main-main dengan pencemaran asap hitam yang mengepul tersebut. Itu asap cukup berbahaya bagi masyarakat jika terhirup dengan durasi yang cukup lama," bebernya menegaskan.

Kinerja DLH Mandul, Ketua ALUN Minta Copot Kadis LH Dumai

Ditambahkan Ketua DPK ALUN Kota Dumai Edriwan, terkait pembuangan gas hitam dari PT MSSP, hal ini telah dikoordinasi baik DPW dan bahkan DPP. Bukan hanya PT MSSP saja, tapi ada beberapa perusahaan khusus pengolahan CPO ini juga kerap melakukan hal yang sama.

" Terkait hal ini, saya sudah meminta tanggapan dengan pihak DLH Dumai. Namun, tampaknya ada ketidakseriusan dalam menanggani hal tersebut," ucap Edriwan yang juga praktisi media di Kota Dumai.

Anehnya lagi papar Edriwan saat konfirmasi dengan DLH Dumai, kurangnya respon serta tanggapan terkait asap hitam yang acap dikeluarkan pihak perusahaan. Pihak DPH saat itu menyampaikan bahwa pihaknya sudah turun kelokasi yang dilaporkan DPK ALUN Dumai. Namun, tidak ada klarifikasi dan tindakan dalam penangganan terkait pencemaran udara.

"Sebaiknya Walikota menempatkan orang orang yang memahami bidangnya, jika perlu gelar Job Fit di DLH Dumai tersebut. Selanjutnya, tempatkan orang orang yang layak dibidangnya," harap Ketua ALUN Dumai.

Ditambahkan Edriwan, ia juga pernah menyoroti terkait pencemaran udara yang terjadi didalam kawasan PT Pelindo Dumai, tepatnya di PT KBPN (Eks. PT SAN), namun masih minim dalam penindakan dan serta tindak lanjut, walaupun pihak pabrik perusahaan tersebut kerap berulang ulang kali mengeluarkan asap hitam.

Dipaparkan Edriwan bahwa emisi yang dikeluarkan dari gas buang industri tersebut dugaan merupakan CO2, CO, dan HC. Ini merupakan gas paling berbahaya dan memiliki persentase tertinggi.

"Gas tersebut cukup berbahaya bagi kesehatan manusia bahkan dapat menyebabkan kematian apabila berada diatas standar baku mutu," tukasnya lagi.

Ditambahnya, selain industri menghasilkan emisi gas,  juga menghasilkan limbah panas dimana dihasilkan oleh proses pembakaran bahan bakar atau reaksi kimia. Kemudian dibuang ke lingkungan dan tidak diguna ulang untuk tujuan ekonomis dan bermanfaat.

"Kita minta instansi terkait khususnya Dinas Lingkungan Hidup Dumai untuk lebih peka dengan kondisi masyarakat dengan polusi udara yang ditimbulkan oleh perusahaan," pungkasnya menegaskan.

Terangnya terakhir, bahwa asap pabrik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya pencemaran udara. Gas buang yang dihasilkan oleh pabrik memiliki kandungan yang berbahaya bagi lingkungan, terutama makhluk hidup. Asap pabrik merupakan salah satu sumber polusi udara yang harus dengan cepat diatasi supaya tidak membuat lingkungan menjadi lebih rusak. (*)

Sumber: DPK ALUN Dumai


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Makam Sultan Johor Malaysia Ditemukan dan Dipugar

Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di 8 OPD, Ini Nama-nama ASN yang Lulus

Program Peduli kepada Masyarakat Kurang Mampu Merupakan Program DPD PWRI Riau

Rektor Unri Terpapar Covid-19, Berikut Kronologinya

Dumai Tetap Aman dan Kondusif Pasca Pilkada, Apresiasi dari Ketua DPC GRIB Jaya Dumai

Gate PT PHR Dumai Diduduki Pekerja PT Recon Sarana Utama, Ada Apa...?.

Polres Dumai Gelar Operasi Tertib Ramadhan Lancang Kuning 2022

Ini Yang Dilakukan Walikota Dumai Bulan Romadhan, Ada yang Unik

Biaya Berobat Riska yang Derita Tumor di Lutut Ditanggung Pemprov Riau

Dugaan Penyelewengan Anggaran Pengadaan Komputer UNBK di Disdik Riau, Kajati Usut Tuntas

Sambut Hari Bhayangkara Ke 76, Polres Rohul Akan Gelar Aksi Donor Darah Presisi

Laksanakan Rapat Peningkatan Hak Atas Tanah Jadi SKGR, Junaidi: Sesuai Saran dari Komnas HAM

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved