SPN Dumai Murka: PT Sumber Jaya Dituding Tak Punya Itikad Baik Hadiri Klarifikasi
DUMAI – Upaya Tripartit yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai kembali menuai ketegangan. Dalam pemanggilan klarifikasi ketiga terhadap PT. Sumber Jaya Industri Oleo, kehadiran perusahaan dinilai tidak mencerminkan itikad baik. Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Dumai menilai pertemuan tersebut hanya formalitas tanpa substansi.
Pihak perusahaan hanya mengirimkan staf legal, Maruli Marbun, untuk menghadiri agenda klarifikasi. Hal ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak serikat, yang menganggap perusahaan tidak mengutus perwakilan yang kompeten dan memiliki kewenangan mengambil keputusan.
Pertemuan yang digelar di kantor Disnaker Dumai itu dihadiri langsung oleh Ketua DPC SPN Kota Dumai, Mhd. Alfien Dicky Khasogi, didampingi Sekretaris DPC Marjoni serta pengurus PSP SPN PT. Sumber Jaya Industri Oleo pada Selasa 6/5/2025.
Dalam suasana yang memanas, Alfien terlihat beberapa kali meninggikan suara saat menyampaikan sikap tegasnya terhadap perwakilan perusahaan. “Kami tidak main-main. Pada saat mediasi pertama nanti, perusahaan harus menghadirkan pihak yang bisa mengambil keputusan. Bukan staf legal tanpa kewenangan,” tegasnya.
Ia juga menuntut agar General Manager PT. Sumber Jaya Industri Oleo yang telah diberikan kuasa substitusi hadir langsung dalam mediasi mendatang. “GM harus hadir sebagai pihak yang bisa membuat keputusan final. Kalau tidak, ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya lantang.
Tak hanya itu, Alfien turut menyoroti tindakan mutasi sepihak terhadap Ketua PSP SPN PT. Sumber Jaya Industri Oleo yang dinilai sebagai bentuk intimidasi. Ia meminta agar manajer bernama Hendra Wijaya dihadirkan dalam mediasi nanti. “Bawa serta sertifikasi layak Anda sebagai manajer. Kami ingin tahu dasar Anda bisa memimpin,” sindir Alfien tajam.
Sementara itu, Sekretaris DPC SPN Kota Dumai, Marjoni, menyayangkan sikap perusahaan yang tidak menghargai Disnaker sebagai fasilitator resmi. “Ini penghinaan terhadap lembaga negara. Kalau sikap seperti ini terus terjadi, maka aksi mogok kerja bukan tidak mungkin dilakukan. Itu hak normatif buruh,” ujarnya.
Serikat Pekerja Nasional mendesak Pemerintah Kota Dumai untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Mereka menilai kelambanan penanganan dan sikap acuh perusahaan dapat memicu instabilitas hubungan industrial di wilayah tersebut.
Dalam acara tersebut tampak staff legal PT.Sumber Jaya Industri Oleo Tidak Membawa berkas-berkas yang berhubungan,kehadiran nya dinilai hanya memenuhi undangan klarifikasi saja yang di taja oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai.


Berita Lainnya
Gelar Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, KKP Imbau Tenaga Bongkar Muat, Kru Kapal dan Agen Pelayaran
Polres Dumai Perketat Keamanan Jelang Debat Publik Pilkada 2024
Ketua PCNU Kab. Pelalawan Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025
PCNU Pelalawan Kembali Membimbing Seorang Perempuan Non Muslim Masuk Islam
Berkah Ramadhan, Ketua KNPI Riau Fuad Santoso Bersama Jajaran Pengurus Bagikan Paket Sembako
Plant Stop KPI RU II Dumai Tuntas dan Berjalan Sukses, Manajemen Gelar Syukuran
Wali Kota Dumai H. Paisal Buka Seminar Nasional Entreprenur 2022 Indonesia Recovery
Lanjutkan Semangat Juang di Hari Pahlawan, PLN Layani 1.000 Pelanggan Riau dan Kepulauan Riau
Setya Novanto Diduga Berperan Dalam Kasus Proyek PLTU Riau-1
Rapat Bersama Persiapan menjelang MTQ Provinsi Riau XLII, Walikota Dumai Menyarankan Jaga Komunilasi
Gempeta Dumai Resmi Terbentuk, Willy: Siap Berkontribusi Untuk Kemajuan Kota Dumai
Terkait Bantuan Uang Pulsa Untuk ASN, BKD Riau Tunggu Surat Resmi Dari Pemerintah Pusat