• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • Riau
  • Inhu

Selama AKBP Dody Wirawijaya Kapolres Inhu, Tiga Kasus Pembunuhan Berhasil Diungkap

PantauNews

Rabu, 17 Mei 2023 22:58:02 WIB
Cetak

INHU, PANTAUNEWS.CO.ID - Bersyukur Kepada Tuhan, selama jabatan Kapolres Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau dijabat oleh AKBP Dody Wirawijaya, S.I.K, semua kasus pembunuhan yang terjadi diwilayah Kabupaten Inhu berhasil diungkap.

Hal ini juga tidak terlepas dari strategi penyelidikan dan kerja keras Satreskrim Polres Inhu serta Polsek jajaran.

Setidaknya, ada tiga kasus pembunuhan terjadi selama Kapolres Inhu dijabat AKBP Dody Wirawijaya yakni kasus pembunuhan terhadap kakak ipar di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, kasus pembunuhan majikan di samping PT Gas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida.

Kemudian, kasus pembunuhan dua beranak di Kecamatan Batang Cenaku. Semuanya bisa terungkap dengan jumlah tersangka tiga orang dan empat korban.
Pada Rabu (17/5) siang diruang Sanika Satyawada, Polres Inhu kembali menggelar press release pengungkapan kasus pembunuhan terhadap dua beranak di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku yang dipimpin langsung oleh Kapolres Inhu didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Agung Rama Setiawan dan PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran.

Kapolres menjelaskan, korban pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas) tersebut adalah, Joen Sinaga (49) warga Desa Anak Talang dan anaknya kandungnya, Yohanes Vianney Rizal Sinaga (20), dengan pelaku, ML alias Marbun (37) buruh perkebunan asal Kabupaten Humbang Hasunduta Sumatera Utara (Sumut).

Awalnya, lanjut Kapolres, Senin (27/3) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB, warga dikejutkan dengan temuan mayat yang tak dikenal karena sudah lama terkubur, namun tidak dalam diperkirakan hanya setengah meter saja, sehingga sebagian tubuh mayat tersembul keluar serta mengeluarkan bau tak sedap di areal kebun kelapa sawit milik salah seorang warga di Desa Anak Talang.

Temuan ini dilaporkan ke Polsek Batang Cenaku, sore itu juga, sejumlah personel Polsek dan Dokter Puskesmas Lubuk Kandis serta perangkat desa setempat tiba di lokasi temuan mayat. Kemudian, mayat yang sudah tak bisa dikenali itu di evakuasi dan dibawa ke RSUD Indrasari Pematangreba untuk keperluan otopsi.

Selanjutnya, Polsek Batang Cenaku berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Inhu, sejak itu pula Kasat Reskrim mengintruksikan sejumlah personel untuk turun kelapangan melakukan penyelidikan, olah TKP. Selang beberapa hari kemudian, hasil otopsi keluar.

Diketahui, mayat tak dikenal itu berjenis kelamin laki-laki, yakni Yohanes Vianney Rizal Sinaga. Berdasarkan hasil otopsi, terdapat beberapa bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala dan tubuh korban.

Dengan demikian, korban meninggal karena pembunuhan, korban diperkirakan sudah di kubur selama 2 hingga 3 bulan sebelum ditemukan.

Setelah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti dan proses penyelidikan lainnya yang sudah mengerucut, mengarah pada 
ML alias Marbun yang bekerja sebagai buruh dikebun bersama orangtua korban dan ML sudah beberapa bulan menghilang.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Inhu terus memburu keberadaan pelaku, hingga akhirnya, Selasa (2/5), Kasat Reskrim mendapat informasi jika pelaku berada di Desa Tapian Nauli, Kecamatan Sipaholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

Atas perintah Kasat Reskrim, tim Opsnal berangkat ke Sumut, butuh perjuangan yang luar biasa, sebab sampai di Tapanuli Utara, tim tidak langsung bisa mengamankan pelaku, tapi harus maping dan menyelidiki serta melacak keberadaan pelaku yang memakan waktu sekitar enam hari.

Hingga akhirnya, Kamis (11/5) sekitar pukul 20.00 WIB, tim berhasil mengamankan pelaku disebuah rumah yang jauh dari pemukiman penduduk di Desa Tapian Nauli.

Pelaku mengaku telah membunuh korban dan mengambil sejumlah barang berharga milik korban seperti handphone.
Tidak hanya itu, pelaku juga membunuh bapaknya, Joen Sinaga pada hari yang sama dengan menggunakan kayu broti ukuran 5X7 cm panjang setengah meter, sedangkan Yohanes Vianney Rizal Sinaga dibunuh mengunakan kayu bulat dengan diamater sekitar 10 centimeter, panjang setengah meter.

Berdasarkan pengakuan pelaku, aksi pembunuhan itu terjadi pada Jumat (24/2) lalu sekitar pukul 09.00 WIB dikebun kelapa sawit tempat korban dan pelaku bekerja.

Saat kejadian, korban pertama, Joen Sinaga sempat cek-cok mulut dengan pelaku soal gajinya yang belum dibayar oleh korban Joen. Sementara, pelaku sudah bekerja dengan korban selama lebih kurang satu bulan.

Pelaku juga mengaku kerap mendapat perkataan kotor yang tidak pantas dari korban selama dia bekerja sebagai pemanen buah kelapa sawit.

Merasa sakit hati dengan korban, pelaku mengambil balok broti kemudian mendekati korban dari arah belakang dan menghantamkan broti kearah kepala belakang korban dengan sekuat tenaga.
Korban tumbang, namun pelaku masih membukul bagian dada dan tubuh lainnya sebanyak 7 kali. Setelah korban tak bergerak lagi, pelaku menyeret tubuh korban untuk dikubur. Ketika itu, aksi pelaku ini dilihat oleh anak korban, Yohanes Vianney Rizal Sinaga.

Bahkan Yonahes sempat berlari mendekati pelaku sambil berteriak, melihat hal itu, pelaku sempat lari, namun pelaku tidak kabur begitu saja, sekitar 100 meter dari lokasi pembunuhan Joen, pelaku bersembunyi, kemudian mengendap-endap mendekati Yonahes dan menghantamkan kayu bulat sepanjang 1 meter ke bagian kepala Yohanes juga dari arah belakang. Setelah tumbang, pelaku kembali mengayunkan kayu kebagian kaki korban.

Setelah itu, pelaku mengubur masing-masing korban dengan jarak yang berbeda, sebelum mengubur Joen, pelaku menghantamkan kepalanya dengan cangkul untuk memastikan Joen telah meninggal, begitu juga nasib Yohanes, sebelum dikubur, pelaku memukul bagian kepala Yohanes berulangkali.

Selanjutnya, masing-masing korban dikubur sedalam 0,5 meter saja. Setelah itu, pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban, seperti handphone, sepeda motor merek Honda Revo, termasuk STNK dan BPKP sepeda motor Honda Revo dengan Nopol B 6742 EZG serta uang tunai milik korban sebanyak Rp300 ribu.

Setelah itu, pelaku melarikan diri ke daerah Tapanuli Utara hingga akhirnya tim Opsnal Satreskrim Polres Inhu berhasil meringkus dan membawanya ke Kabupaten Inhu untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Press release pengungkapan kasus pembunuhan dua beranak itu juga dihadiri oleh keluarga korban dan Ketua Marga Sinaga Kabupaten Inhu.

Pihak keluarga memberikan apresiasi dan penghargaan atas kerja keras dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menimpa keluarga mereka minta Polres Inhu menyidik lebih dalam kronologi dan latar belakang kejadian. (stone)


 Editor : Pepen Prengky

[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kasat Lantas: Untuk Memudahkan Pemudik Jika Ban Kenderaannya Kempes

Kapolres Inhu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning

PT Lansani Jaya Indragiri Tawarkan Hunian Murah dan Bersubsidi

Berbagi Bersama Membangun Negeri , Polres Dumai Laksanakan Peresmian dan Penyerahan Kunci

Bupati Pelalawan Resmikan Rumah Singgah Ketiga Yayasan RRD di Pekanbaru

Polda Riau Gerak Cepat Lakukan Penegakan Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum Polwan

Pilkada Inhu, KPU Inhu Aktifkan Badan Adhoc dan Sosialisasi PSU

Warga Temukan Dua Mayat Tertimbun Pupuk, Personil Polres Rohul Bergerak Cepat Menuju TKP

Wawako Dumai: Agar Tidak Tumpang Tindih, Dibuat Skala Prioritas

Jelang PSU, KPU Inhu Proses Persiapan Logistik dan APD

Meningkatkan Akses Pasar, Dinas Perdagangan, Koperasi & UKM Riau Gelar Sosialisasi Pasar Lelang dan Sistem Resi Gudang di Dumai

Penyembelihan Hewan Kurban di Dinas Lingkungan Hidup Rohil, Suwandi Sampaikan Ucapan Terima Kasih Kepada Bupati, Wakil Bupati dan PJ Sekda

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 225 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved