• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025
Polres Dumai Tutup Tahun 2024 dengan Deretan Prestasi dan Komitmen untuk Keamanan Kota
31 Desember 2024

  • Home
  • News
  • Dumai

Inspektorat Dumai Akui Ada Temuan,

Publik Desak Misteri Proyek Pembangunan 'Pasar Kosong' Kelakap Tujuh Minta Diusut Tuntas

PantauNews

Kamis, 13 April 2023 21:04:02 WIB
Cetak

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Misteri pembangunan gedung los ikan Pasar Kelakap Tujuh yang menghabiskan uang APBD Dumai sebesar Rp.3,2 Miliar lebih, ada desakan publik terkait adanya dugaan penyimpangan.

Pantauan dari hasil pembincangan dilapangan dan bahkan di dunia maya, ada desakan publik agar misteri Pasar Kelakap Tujuh ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Pembangunan Pasar Kelakap Tujuh yang sebelumnya pernah digelontorkan anggaran pembangunan sebelum pemerintahan Walikota Dumai H Paisal,SKM MARS, dinilai sebagian kalangan merupakan proyek gagal.

Mulai dari periode pemerintahan Walikota Dumai Khairul Anwar, Zulkifli AS dan Paisal, belum ada tanda tanda Pasar Kelakap Tujuh ini akan segera difungsikan. Alhasil, menuai tanda tanya besar sebagian dikalangan publik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (10/4/2023) lalu, terendus kabar yang kurang sedap. Proyek Pasar Kelakap Tujuh yang menelan biaya cukup besar ini, diduga tidak sesuai dengan speksifikasi.

Informasi dari sumber terpercaya yang enggan namanya dipublikasikan ini menyebutkan bahwa ada dugaan bangunan tidak sesuai dengan mutu beton dan spek besi yang dipakai. Tampak ada keretakan pada bangunan.

"Coba saja perhatian satu persatu bangunan, pasti ditemukan apa yang saya sampaikan tadi," ucapnya.

Pantauan dilapangan, terlihat Pasar Kelakap Tujuh yang dalam kondisi tragis serta mengenaskan ini, mustahil  waktu secepat ini akan segera ditempati seperti diucapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai Hermanto, Senin (10/4/2023).

Saat dikonfirmasi Inspektur Daerah Kota Dumai Riki Woro, Kamis (13/4/2023) terkait adanya dugaan temuan Pasar Kelakap Tujuh, belum dapat dimintai keterangan.

Selanjutnya, awak media mencoba menghubungi Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Daerah Kota Dumai Rizal, mengakui bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan sekitar bulan Februari 2023 lalu.

"Untuk informasi lebih lengkap, sebaiknya langsung kepada Pak Inspektur Riki Woro, beliau yang layak memberikan keterangan," ucap Rizal, Irban III Inspektorat Daerah Kota Dumai ini menyampaikan.

Hasil investigasi, pengerjaan proyek Pasar Kelakap Tujuh ini tidak sesuai dengan jadwal dan ada tambahan waktu. Selanjutnya, pada Rencana Anggaran Belanja (RAB) pada proyek ditemukan adanya dugaan adanya dugaan mark up.

Keretakan pada sejumlah bangunan Pasar Kelakap Tujuh yang baru dibangun ini diduga adanya penyimpangan bahan bangunan. Informasi terangkum, pihak Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Riau juga dikabarkan turun bersama Inspektorat Dumai saat pemeriksaan proyek pasar yang tak akan pernah ditempati para pedagang tersebut.

Ironisnya, selain ditemukan dugaan penyimpangan, antusias harapan publik meminta usut misteri proyek pasar kosong yang berada di Jalan Kelakap Tujuh (Jalan Ratusima,red). Bahkan, ada warga yang menyebutkan lokasi Pasar Kelakap Tujuh ini dijadikan sarang maksiat, akibat belum ditempati.

"Sangat disayangkan, menghabiskan APBD. Seharusnya Pemko Dumai tegas dalam hal ini. Bagaimana pasar tersebut difungsikan sepenuhnya kembali," ucap salah satu netizen Dumai di kolom komentar Facebook.

Hingga diterbitkan berita, terpantau situasi saat ini, mendingan kuburan ketimbang Pasar Kelakap Tujuh, masih ada manusia yang mengunjunginya. (*)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Apical Dumai Salurkan Hewan Qurban ke Masyarakat

Ratusan Guru PAUD Antusias Hadiri Seminar Pendidikan

Refleksi Kinerja Tahun 2023, PT KPI Unit Dumai Gelar Townhall Meeting

Walikota Dumai Bagi-bagi Bantuan, Kali ini Masjid Baiturrahim Kampung Baru Terima Rp25 Juta

Pembelajaran Tatap Muka di Kota Tangerang Akan Dimulai Juli 2021

KABAR GEMBIRA BAGI PENDERITA KANKER

KNPI Berbagi di Bulan Ramadhan, Kali ini Fuad Santoso CS Santuni Anak - anak Yatim di Panti Asuhan Takdir Ilahi

Kasie Ekbang Cimone Jaya Hentikan Pekerjaan PT Link Net yang Tak Sesuai SOP

Panitia Pilkades Ranca Kalapa: Tak Terdaftar di DPT Tak Bisa Memilih

Simpatisan Masyarakat Terhadap DPC PKB Kota Tangerang Terus Meningkat

Dipimpin Kasi Humas Polres Dumai, kegiatan Bhakti Sosial dan Bhakti Religi Dalam rangka peringati Hari Jadi ke-76 Polwan RI Berjalan Sukses

Pedagang Taman Bukit Galangang Minta Kejelasan Batas Penutupan Terkait Dampak Corona

Terkini +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Langkah Besar STAI Ar Ridho: SK Inpassing Dibagikan, Dosen Didorong Lebih Produktif
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara, Bengkalis
25 April 2026
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
24 April 2026
Ketika Negara Ambil Alih Tanah Rakyat, Masyarakat Dumai Lakukan Aksi Turun Kejalan
23 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyata Tekan Emisi dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis di Seluruh Proses Produksi Kilang
22 April 2026
Wakil Ketua DPRD Rohil Maston Gelar Reses di Desa Bagan Sinembah Barat
21 April 2026

Terpopuler +INDEKS

Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan

Dibaca : 661 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 358 Kali
FAP Tekal Ultimatum Kejari Dumai, Minta Laporan Dugaan Korupsi Pertamina Segera Diproses
Dibaca : 1187 Kali
Erwin Sitompul Minta Gubernur Riau Segera Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Soroti Pernyataan Provokator
Dibaca : 722 Kali
Erwin Sitompul Disambut Hangat PLT Gubernur Riau dalam Open House Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Dibaca : 928 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved