• Home
  • Opini
  • Riau
    • Meranti
    • Kuansing
    • Inhil
    • Inhu
    • Rohil
    • Rohul
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Pelalawan
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Olahraga
  • Nasional
  • Politik
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Sumatera
  • Hukrim
  • More
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Video
    • News
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
WAKO H Paisal Apresiasi Aksi Penanaman Pohon Kapolda Riau Di Mundam Kota Dumai
05 Juni 2026
SMKN 2 Dumai Tegaskan Tidak Menolak Program MBG, Penyaluran Dilanjutkan Usai Libur Sekolah
07 Januari 2026
20 Warga Kurang Mampu Rutin Terima Sembako Dari Tim GJB Pemuda Sintong
03 Januari 2026
DPRD Dumai Matangkan Regulasi Kepariwisataan, Dorong Kontribusi Pariwisata untuk PAD
29 Juli 2025
MK Tolak Gugatan, Paisal-Sugiyarto Siap Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai
04 Februari 2025

  • Home
  • News
  • Dumai

Inspektorat Dumai Akui Ada Temuan,

Publik Desak Misteri Proyek Pembangunan 'Pasar Kosong' Kelakap Tujuh Minta Diusut Tuntas

PantauNews

Kamis, 13 April 2023 21:04:02 WIB
Cetak

DUMAI, PANTAUNEWS.CO.ID - Misteri pembangunan gedung los ikan Pasar Kelakap Tujuh yang menghabiskan uang APBD Dumai sebesar Rp.3,2 Miliar lebih, ada desakan publik terkait adanya dugaan penyimpangan.

Pantauan dari hasil pembincangan dilapangan dan bahkan di dunia maya, ada desakan publik agar misteri Pasar Kelakap Tujuh ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

Pembangunan Pasar Kelakap Tujuh yang sebelumnya pernah digelontorkan anggaran pembangunan sebelum pemerintahan Walikota Dumai H Paisal,SKM MARS, dinilai sebagian kalangan merupakan proyek gagal.

Mulai dari periode pemerintahan Walikota Dumai Khairul Anwar, Zulkifli AS dan Paisal, belum ada tanda tanda Pasar Kelakap Tujuh ini akan segera difungsikan. Alhasil, menuai tanda tanya besar sebagian dikalangan publik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (10/4/2023) lalu, terendus kabar yang kurang sedap. Proyek Pasar Kelakap Tujuh yang menelan biaya cukup besar ini, diduga tidak sesuai dengan speksifikasi.

Informasi dari sumber terpercaya yang enggan namanya dipublikasikan ini menyebutkan bahwa ada dugaan bangunan tidak sesuai dengan mutu beton dan spek besi yang dipakai. Tampak ada keretakan pada bangunan.

"Coba saja perhatian satu persatu bangunan, pasti ditemukan apa yang saya sampaikan tadi," ucapnya.

Pantauan dilapangan, terlihat Pasar Kelakap Tujuh yang dalam kondisi tragis serta mengenaskan ini, mustahil  waktu secepat ini akan segera ditempati seperti diucapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Dumai Hermanto, Senin (10/4/2023).

Saat dikonfirmasi Inspektur Daerah Kota Dumai Riki Woro, Kamis (13/4/2023) terkait adanya dugaan temuan Pasar Kelakap Tujuh, belum dapat dimintai keterangan.

Selanjutnya, awak media mencoba menghubungi Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Daerah Kota Dumai Rizal, mengakui bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan sekitar bulan Februari 2023 lalu.

"Untuk informasi lebih lengkap, sebaiknya langsung kepada Pak Inspektur Riki Woro, beliau yang layak memberikan keterangan," ucap Rizal, Irban III Inspektorat Daerah Kota Dumai ini menyampaikan.

Hasil investigasi, pengerjaan proyek Pasar Kelakap Tujuh ini tidak sesuai dengan jadwal dan ada tambahan waktu. Selanjutnya, pada Rencana Anggaran Belanja (RAB) pada proyek ditemukan adanya dugaan adanya dugaan mark up.

Keretakan pada sejumlah bangunan Pasar Kelakap Tujuh yang baru dibangun ini diduga adanya penyimpangan bahan bangunan. Informasi terangkum, pihak Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) Riau juga dikabarkan turun bersama Inspektorat Dumai saat pemeriksaan proyek pasar yang tak akan pernah ditempati para pedagang tersebut.

Ironisnya, selain ditemukan dugaan penyimpangan, antusias harapan publik meminta usut misteri proyek pasar kosong yang berada di Jalan Kelakap Tujuh (Jalan Ratusima,red). Bahkan, ada warga yang menyebutkan lokasi Pasar Kelakap Tujuh ini dijadikan sarang maksiat, akibat belum ditempati.

"Sangat disayangkan, menghabiskan APBD. Seharusnya Pemko Dumai tegas dalam hal ini. Bagaimana pasar tersebut difungsikan sepenuhnya kembali," ucap salah satu netizen Dumai di kolom komentar Facebook.

Hingga diterbitkan berita, terpantau situasi saat ini, mendingan kuburan ketimbang Pasar Kelakap Tujuh, masih ada manusia yang mengunjunginya. (*)


[Ikuti PantauNews.co.id Melalui Sosial Media]


PantauNews.co.id

Tulis Komentar


Berita Lainnya

4 hektar lahan Hangus saat kebakaran di Dumai Motor ,Tanjung Palas

Lihat Foto Bugil Tara Basro, Menkominfo: Tak Langgar UU ITE!

Badan Eksekutif Muda Tangerang Kota Salurkan Bantuan Bencana Banjir Di Serang

Ketidakhadiran PT Sumber Jaya Industri Oleo di Bipartit I , SPN Dumai Sesalkan Sikap Perusahaan

Anak Durhaka Bunuh Ibu Kandung Lalu Bakar Rumah Sendiri Minta Maaf

Dinkes Surabaya Selidiki Permen Beracun yang Makan Korban 15 Siswa SD

Inilah Sosok Anggota DPRD Banten Yang Peduli Pendidikan

Terkait Persoalan Pekerja Di Kota Dumai, Mhd Alfien Dicky Khassogi: Pemerintah Kota Dumai Harus Mencari Solusi

Kegiata Hari HPN 2021 PWI Berbagi Sembako dan Masker kepada Masyarakat Cilacap

Kunjungan DPD KNPI Riau Ke Negara Jiran Malaysia

Pemuda Gonjong Limo Dumai Hadiri Acara PKK7

Disnakertrans Matim Gelar Sosialisasi UU Ketenagakerjaan

Terkini +INDEKS

Sinergi Polisi dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan, Pekarangan Bergizi di Bumi Ayu Tunjukkan Hasil Positif

12 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Bukit Timah Pantau Peternakan Sapi Kelompok Tani Mekar Sejati
11 Juni 2026
Bhabinkamtibmas Dumai Barat Pantau Kebun Ubi Warga, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
10 Juni 2026
Ketua Kelompok Tani Kenduduk Putih Bersama Puluhan Anggota Desak Segera Bentuk Tim Penyelesaian Lahan Balai Kayang
09 Juni 2026
Ketahanan Pangan Dimulai dari Kebun, Bhabinkamtibmas Cek Langsung Perkebunan Alpukat Warga
09 Juni 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 427 Koli Pakaian Bekas dari Malaysia, Lima Kru KM Bintang Mas 88 Jadi Tersangka
08 Juni 2026
DPRD Dumai Turun Langsung ke Batam, Jemput Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci
07 Juni 2026
PeHR dan Polres Dumai Bersatu, Mangrove Ditanam untuk Lawan Abrasi dan Perubahan Iklim
06 Juni 2026
Diikuti Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Prodi, STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
06 Juni 2026
Kapolda Riau, Wako Dumai dan DPRD Turun Langsung Tanam Mangrove, Perkuat Pesisir Hadapi Perubahan Iklim
05 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Hasanuddin Dumai! Pengemudi Fortuner Diduga Mabuk, Dua Nyawa Melayang

Dibaca : 226 Kali
Komitmen Tegas: Polisi dan LBH GP Ansor Bersatu Kawal Keadilan di Pelalawan
Dibaca : 273 Kali
Desakan Bongkar Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat hingga Dugaan Unsur Kesengajaan Mencuat
Dibaca : 1886 Kali
Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Minta Presiden Prabowo Subianto Dan KPK Segera Turun Tangan
Dibaca : 1356 Kali
Aktivis Pendidikan Riau Desak Komisi Pemberantasan Korupsi Pantau Pengumuman Kelulusan SMA Negeri Plus
Dibaca : 501 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
PantauNews.co.id ©2020 | All Right Reserved