Diberitakan Oknum Kepala Kampong Pasar Panjang Sunat Dana Rehab Rumah, Warga: Tidak ada Pemotongan
SUBULUSSALAM, PANTAUNEWS.CO.ID - Menanggapi pemberitaan yang beredar di Media Sosial (Medsos), terkait pemotongan dana rehab rumah warga di Kampong Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, yang bersumberkan dari Dana Desa (DD) APBN, menuai pengakuan dari penerima manfaat, Rabu, (5/04/23).
Informasi tersebut di himpun media ini, salah seorang penerima manfaat menyampaikan bahwa tidak ada pemotongan anggaran dana rehab rumah warga oleh Kepala Kampong setempat.
"Sama sekali tidak ada pemotongan pak," ujar, Nurhalimah, warga Kampong Pasar Panjang, penerima manfaat rehab rumah tersebut.
Ditambahkannya, dengan adanya kabar pemotongan diduga oknum Kepala Kampong setempat memotong dana rehab seperti yang di beritakan, dia mengatakan itu tidak benar.
Dikabarkan, pemotongan dana rehab tersebut, sebesar Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah), kabar itupun langsung di tepis oleh Nurhalimah.
Sementara itu, Kepala Kampong Pasar Panjang, Syamsudin Lingga, mengatakan ada sebanyak 12 (Dua Belas) Kepala Keluarga (KK) di Kampongnya, menerima manfaat Rehab Rumah, yang saat ini masih dalam proses tahap awal pengerjaan.
"Ada sebanya 12 KK yang menerima rebab rumah itu, dan Dana rehab itupun di peruntukkan bagi warga yang telah berumah tangga dan yang belum mempunyai rumah," jelasnya.
Lanjutnya, Dana rehab itupun berjumlah sebesar Rp. 10.000.000,- dari 12 Penerima manfaat rehab rumah di Kampongnya itu.
Terlihat juga, Camat Simpang Kiri langsung turun ke Kampong Pasar Panjang, setelah mengkonfirmasi masyarakat langsung, bahwa tidak ada pemotongan, pihak desa langsung menyerahkan material yang dibutuhkan senilai Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah), melalui toko material. (Juliadi)


Berita Lainnya
Ini Nama dan Data Korban Serta Kerugian Saat Ini
Dua Pejabat di Lampung Utara Positif Covid-19
Ibra Yasser: Sekarang Nasib Buruh Ada Padamu Bapak Presiden, Hapuslah Air Mata Rakyatmu
Terkait Laporan Masyarakat Kampong Sepadan, Kanit Tipidter: Sedang Dalam Tahap Penyelidikan
Terkait Pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja, Kebijakan DPR Dinilai 'Konyol'
AMPES Minta Kejari Usut Tuntas Kasus Korupsi Di Subulussalam
DPRD Rohil Gelar Rapat Paripurna Dengan Agenda Penyampaian LKPJ Bupati Rohil Tahun Anggaran 2025
Ini Tanggapan Wako Subulussalam Terkait Pembagunan Gapura Tauhid Sufi Syekh Hamzah Fansuri
Jajaran Reskrim Polda Sumbar Dengarkan Ceramah Konstitusi
Tim Satreskrim Dharmasraya Ciduk Tukang Peras Anak Dibawah Umur
Beredar Informasi TPP Nakes Tanjung Jabung Barat Dipotong, Ini Penjelasan Sekda!
Periksa Kendaraan, Ini Yang Dilakukan Satlantas Polres Padang Pariaman